<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612</id><updated>2011-11-28T08:22:19.714+07:00</updated><category term='Harokah'/><category term='Khulafa Ar-Rosyidin'/><category term='Film'/><category term='Clip Ali Baqir'/><category term='Kisah Islam'/><category term='Batak'/><category term='Spesial `Asyuro'/><title type='text'>18</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>37</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-4835764494090962627</id><published>2009-01-20T12:04:00.002+07:00</published><updated>2009-01-20T12:10:30.934+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Batak'/><title type='text'>Tarutung - Siopat Pusoran</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/SXVcp5EsRpI/AAAAAAAAAYU/Ums3IAUjkJY/s1600-h/51390.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 231px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/SXVcp5EsRpI/AAAAAAAAAYU/Ums3IAUjkJY/s320/51390.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293238811808777874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Daerah Tarutung yang menjadi ibukota Tapanuli Utara dahulu merupakan wilayah Silindung. Sebuah wilayah yang dihuni oleh marga Pasaribu. Kumpulan marga-marga yang serumpun dengan Pasaribu disebut Siopat Pusoran.Mereka itu adalah Matondang, Tarihoran, Bonda dan Habeahan. Namun entah kenapa pada masa sekarang berdasarkan rapat Pasaribu Saruksuk mereka yang disebut Opat Pusoran tersebut adalah Habeahan, Bondar, Gorat dan Saruksuk.Kota Tarutung sendiri mulai dikenal saat marga Hasibuan mulai datang dan menikah dengan boru Pasaribu yaitu Guru Mangaloksa Hasibuan.Setelah itu GM Hasibuan mempunyai anak-anak yaitu Si Raja Nabarat (Hutabarat), Si Raja Gabe (Panggabean), Si Raja Galung (Hutagalung), Si Raja Toruan (Hutatoruan). Berafiliasi menjadi Hutabarat, Panggabean anak-anaknya Panggabean dan Simorangkir, Hutagalung, Hutatoruan anak-anaknya Hutapea dan Lumbantobing. Dominasi komunitas muslim marga Hutagalung dalam bidang ekonomi di Tanah Batak terjadi antara 1513-1818 M. Mesjid pertama di Silindung didirikan oleh marga Hutagalung pada abad 14. Komunitas muslim ini dengan karavan-karavan kuda menjadi komunitas pedagang penting yang menghubungkan Silindung, Humbang Hasundutan dan Pahae. Pada abad ke-16 ini marga Hutagalung mendirikan mesjid lokal kedua di Silindung.Marga Hutagalung ini juga yang diyakini pertama sekali membangun pelabuhan maritim di Sibolga yang menjadi cikal bakal kota Sibolga sekarang. Secara umum kalangan Siopat Pusoran, menguasai daerah Silindung sampai pesisir Sumatare Utara. Sultan Ibrahimsyah Pasaribu merupakan tokoh pimpinan kesultanan Barus Raya (Hilir) dari rumpun marga ini.Dalam politik ekonomi, Kelompok Siopat Pusoran selalu berlawanan secara politik di era dinasti Sisingamangaraja. Alasannya adalah kompetisi dalam penguasaan jalur ekonomi dari dan ke tanah Batak. Persaingan itu terus berlanjut sampai zaman penjajahan Belanda dimana Raja Huta, Pontas Lumbantobing dari Saitnihuta, Silindung, menjadi antipode dari Sisingamangaraja XII, maharaja di wilayah huta-huta Batak, dan menjadi pihak pendukung Belanda.Dimasa sekarang, Keturunan Siopat Pusoran banyak yang berhasil dan menjadi tokoh penting di Indonesia. Contohnya, Jenderal M. Panggabean dan F.L Tobing serta masih banyak lagi yang menjadi konglomerat dan bupati/walikota di Sumatera Utara. Menurut wikipedia: Hutagalung adalah salah satu marga dari suku batak, termasuk golongan batak toba. Hutagalung merupakan salah satu anak dari Hasibuan, memiliki 3 saudara, yaitu Tobing, Hutabarat, dan Panggabean. Keturunan marga Hutagalung dilarang menikah dengan sesama marga Hutagalung dan dengan marga Hasibuan.Kelompok Marga Hutagalung di Tarutung merupakan elemen pertama Batak melakukan kontak dengan dunia luar di pesisir barat Sumatera. Mereka menjadi penghubung antara masyarakat pedalaman Batak dan dunia internasional karena profesi mereka yang pedagang.Di Tarutung, mereka membangun mesjid pertama pada abad-14 dan beberapa mesjid berikutnya namun semuanya dihancurkan oleh penjajah Belanda pada abad ke-19. Keturunan Hutagalung, khususnyanya yang muslim dibasmi oleh Belanda dari Silindung.Daerah lain di Tarutung adalah Sipoholon yang dihuni marga turunan Naipospos seperti Hutauruk, Simanungkalit, Situmeang, Marbun dll&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-4835764494090962627?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/4835764494090962627/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=4835764494090962627&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/4835764494090962627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/4835764494090962627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2009/01/tarutung-siopat-pusoran.html' title='Tarutung - Siopat Pusoran'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/SXVcp5EsRpI/AAAAAAAAAYU/Ums3IAUjkJY/s72-c/51390.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-4320566279192486722</id><published>2009-01-20T11:57:00.001+07:00</published><updated>2009-01-20T12:12:22.917+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Batak'/><title type='text'>Profil Marga Tobing</title><content type='html'>KINI Marga Tobing itu unik. Marga dan boru Tobing merupakan marga yang fenomenal. Suatu marga yang diklaim dan diyakini sebagai marga yang diberkati Tuhan. Berbagai peristiwa di republik ini hingga di luar negeri telah dilakukan oleh pribadi-pribadi dari marga ini.Menelusuri peran dan aktivitas marga dan boru Tobing sungguh menarik. Sangat variatif sekali peran dan aktivitasnya. Melalui penelusuran dunia maya, lewat berbagai situs, mulut kita bakal terkagum-kagum. Tampaknya cirri khas dari marga ini terletak pada menonjolnya cara berfikir dan pelayanananya. Brain &amp; Service. Mengapa Service? Sebab, ternyata yang menjadi hamba Tuhan berprofesi sebagai pendeta sangat tak terbilang jumlahnya. Kalau kita membuka Ancestry.com kita dapat membaca nama-nama keluarga Tobing yang tinggal di Inggris, dan Amerika. Tapi, yang menganggetkan kita kebanyakan yang hijrah ke USA malah Tobing yang berasal dari Irlandia. Lha? Ini menunjukkan bahwa tradisi merantau sampai ke negeri orang sudah jadi tipikal Tobing.Jangan heran belakangan ada beberapa orang Jepang ikutan latah memakai marga Tobing. Nama yang pernah sangat terkenal dari marga ini yakni nama dr. Ferdinand Lumban Tobing, yang dicatat sebagai pahlawan nasional. Pernah menduduki berbagai jabatan penting di republik ini, seperti Manteri Penerangan Indonesia. Buku tentang Ferdinad Tobing malah lebih gampang dicari di perpustakaan nasional National Library of Australia (www.nla.gov.au).Yang paling menarik terdapat seorang boru Tobing yang mewakili negara Suriname. Dr.Irma Loemban Tobing-Klein (Suriname) menjabat Secretary-General United Nations Association of Suriname P.o. Box 1359 Paramaribo Suriname Telephone: +597 463 760 , +597 455 500 , +597490 778 Fax: +597 463 760, +697455 019 Email: tobing@sr.net. Dalam sebuah Press Release disebutkan Irma Klein-Loemban Tobing, disebutkan the new Permanent Representative of Suriname to the United Nations, presented her credentials to Secretary-General Kofi Annan today. Mrs. Klein-Loemban Tobing began her career in 1958 with Suriname?s Ministry of Justice, where she headed divisions for the legal protection of children and rehabilitation of delinquents; served as barrister; and eventually became Chief of the Legal Department. From 1982 to 1988, she served as Chief of the Department of Juridical Affairs and Treaties of the Ministry of Foreign Affairs.Her diplomatic career began in September 1988 with her appointment as Counsellor at the Embassy of Suriname in the Netherlands, followed by her first assignment in June 1994 at the Permanent Mission of Suriname to the United Nations. Most recently, she became Ambassador-at-large at the Permanent Mission.Dalam politik luar negeri setelah Leonard Tobing menjadi Duta Besar Republik Indonesia di Praha, tercatat nama Jacob Tobing yang menjadi Duta besar Indonesia untuk Korea Selatan; yang oleh The Japan Times dan The Korea Times (www.times.hankokii.com) memuji-muji pemikiran Jacob Tobing untuk persoalan Korea Utara-Korea Selatan sebagai an Indonesian official. "They agreed to resume the inter-Korean dialogue . . . and they agreed to exchange views over the six-party talks," said Jacob Tobing, Indonesia's ambassador to South Korea. Tobing was at the conference with the South Korean delegation. Selain itu tercatat nama Artauli RM Panggabean Tobing, yang tercatat sebagai duta besar Indonesia untuk Vietnam (Indonesian Ambassador to Vietnam);dan Dewi Gustina Tobing ?sebagai Fisrt Secretary KBRI Buonos Aires, juga tercatat marga Tobing yang menjadi staff local KBRI di Tokyo. Juga tercatat nama Martamba Tobing (Konsul Indonesia dari Hamburg).Banyak Marga Tobing yang menonjol di bidang akademis. Baik yang menjadi guru besar di dalam negeri bahkan yang menjadi asisten bahkan professor di berbagai perguruan tinggi di luar negeri. Diantaranya terdapat nama: Prof. Ir MPL Tobing (Rektor US XII); Ir. Erina Herawaty Christiana Tobing, MSc; Dr. Ekayani Tobing (UI); Fatimah Tobing Rony, Ph.D (Assistant Professor, Ph.D. Yale University); Dr. Wilson RLTobing, Ak (Perbanas) dan Huala Adolf Tobing Ph.D (UNPAD); Bonggas L. Tobing (dosen Teknik Universitas Sumatera Barat). Dalam penyelenggaraan training di dalam negeri kita mengenal Viktor Tobing, MBA (Viatama Training). Selain itu di luar negeri terdapat nama Dr. med. Sotar Hondur Lumban Tobing Facharzt f?r Allgemeinmedizin, Badearzt; Detmolder Str. 5; 32545 Bad Oeynhausen Innenstadt; Telefon: 0 57 31 / 2 12 47; Fax:05731/21248.Dr.Anne Lumban Tobing Diese kleine Vortr (ahli ilmu politik di Jerman); dan tercatat beberapa marga Tobing yang aktif sebagai akademisi dan telah menjadi warga negara Australia.Di Indonesian Institute terdapat nama Elwin Tobing is a Ph.D. candidate in Economics at the University of Iowa, U.S. He worked for years as a research analyst in Jakarta, Boston Financial Data Services and American International Group (AIG) both in Boston, Massachusetts. He did internship at Arthur D. Little, a multinational consulting company, and Harvard Business School both in Cambridge, Massachusetts. Currently he writing his dissertation and teaching Statistics at Henry Tippie College of Business, the University of Iowa. He is also writing a book Indonesia's Agenda: Building a Value-based Nation to be published soon.Fatimah Tobing Rony dalam sebuah tulisan Women Make Movies disebut sebagai a filmmaker, writer, and educator. Dalam Women Make Movies dia dipuji-puji atas karyanya. She received her MFA in Film (Directing/Production) from UCLA and her PhD in the History of Art from Yale UniversityDalam bidang media massa (jurnalistik) tercatat nama Sumita Tobing, Ph.D (mantan Dirut TV RI) Jurnalis dan Broadcaster Sejati; Maruli Tobing (wartawan Kompas); Paul Tobing (Mantan wartawan Suara Pembaruan). Terdapat nama Hermanto Tobing sebagai fotografer yang karya-karyanya dimuat di www.Guardian.co.ukDalam bidang seni pasca Gordon Tobing muncul nama Sandro Tobing, Jelly Tobing (drum); Joy Tobing (Juara Idonesian Idol I); Jelita Tobing (AFI); Lulu Tobing (Artis); dll.Di dunia kedokteran khususnya seksologi tercatat nama Dr. naek L.Tobing dan Dohar Tobing MD Dohar Tobing; Dept. Orthopaedic Surgery, Jakarta Pusat 10430, Orthopedic Surgeon, Tel: 62-21-3929655Yang berprofesi sebagai polisi tercatat nama Posma Tobing, Drs Erwin TPL Tobing, ?AKP L.Tobing SH (Kapolsek Legok); AKBP Adi Karia Tobing (Kapolres HSU, Banjarmasin Kalimantan); di Angkatan Udara Kolonel Tek Lambok L Tobing (mantan Aslog Kas Koopsau I); Letkol Victor Tobing (Dandim 1701/Jayapura)Di dunia usaha/swasta terdapat namaBing Tobing, Presiden Direktur PT International Nickel Indonesia Tbk; Drs. Simon Tobing, MBA, (Farmasi); Elias L. Tobing, penguaaha garment; Renata Tobing Vice President HSBC; dan Juliandus Tobing. (Director BES, Gedung Bakrie)Hayatinufus A.L.Tobing Seorang pakar dunia boga, Hayatinufus A.L.Tobing atau lebih akrab disapa ibu Tobing. Telah berkecimpung didunia boga selama lebih dari 30 tahun. Setelah sekian tahun menjadi pengajar diberbagai sekolah kejuruan dan SMA, jurusan boga, pada tahun 1977 ia kemudian beralih kedunia media massa, mengasuh rubrik seni masak-memasak di sebuah majalah terkemuka di Indonesia dan menjadi koordinator Dapur uji coba di majalah tersebut. Setelah menjalani masa pensiun,ia melanjutkan profesinya sebagai penulis buku masak. Bersama beberapa teman yang memiliki minat sama, mereka tergabung dalam kelompok pengarang buku masak yang cukup terkenal dan karya mereka merupakan best seller di Indonesia, bahkan diminati di luar negeri.Saat ini tercatat dua orang marga Tobing yang menjabat sebagai Bupati yakni Torang Tobing (Tapanuli Utara) dan Tuani Tobing, M.Si (Bupati Tapanuli Tengah).Dalam profesi pajak dan hokum tercatat berbagai nama yang tak tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-4320566279192486722?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/4320566279192486722/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=4320566279192486722&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/4320566279192486722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/4320566279192486722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2009/01/profil-marga-tobing.html' title='Profil Marga Tobing'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-2845632120404994701</id><published>2009-01-19T18:21:00.004+07:00</published><updated>2009-01-20T12:12:31.917+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Clip Ali Baqir'/><title type='text'>Ali Baqir Lumban Tobing</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-32372d9bf32b80cb" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v9.nonxt4.googlevideo.com/videoplayback?id%3D32372d9bf32b80cb%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331296517%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D10599C58C08A5E50A722291A5F267CF873B07171.660128C1697D2A41740A95E0309A68D6F160C364%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D32372d9bf32b80cb%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DE-tbGNgs50weBGHByVxDVlKAvMY&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v9.nonxt4.googlevideo.com/videoplayback?id%3D32372d9bf32b80cb%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331296517%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D10599C58C08A5E50A722291A5F267CF873B07171.660128C1697D2A41740A95E0309A68D6F160C364%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D32372d9bf32b80cb%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DE-tbGNgs50weBGHByVxDVlKAvMY&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-865827d6f7389e60" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v7.nonxt6.googlevideo.com/videoplayback?id%3D865827d6f7389e60%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331296517%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D4989DD73CB75DF742C77CCE23664CA9F80095334.162EEF8D19000E974EADCA7905FF0CF6817A3DAC%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D865827d6f7389e60%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3Dcig_W79108mw5SjviSvOlhhDIJs&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v7.nonxt6.googlevideo.com/videoplayback?id%3D865827d6f7389e60%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331296517%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D4989DD73CB75DF742C77CCE23664CA9F80095334.162EEF8D19000E974EADCA7905FF0CF6817A3DAC%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D865827d6f7389e60%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3Dcig_W79108mw5SjviSvOlhhDIJs&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-9a57d3d2931423de" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v1.nonxt2.googlevideo.com/videoplayback?id%3D9a57d3d2931423de%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331296517%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D51B6B1822822D209E96C1669D699C16FECF3D25E.61484E356370CC2351553F40BF9D975397D653F7%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D9a57d3d2931423de%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3Dn1Bm8Anfo1FhH-NEWHxjckTeR-M&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v1.nonxt2.googlevideo.com/videoplayback?id%3D9a57d3d2931423de%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331296517%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D51B6B1822822D209E96C1669D699C16FECF3D25E.61484E356370CC2351553F40BF9D975397D653F7%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D9a57d3d2931423de%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3Dn1Bm8Anfo1FhH-NEWHxjckTeR-M&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-940fbdd5fa4604b3" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v7.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D940fbdd5fa4604b3%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331296517%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D5612EAD433CDE49E5AFF2384668CC37B741BE09F.77579F2A3B6D08E93053EA97350E5D485FC9EDF6%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D940fbdd5fa4604b3%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DJ_6CJFu7Hcy0bxNDQ4ozr5tb12g&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v7.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3D940fbdd5fa4604b3%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331296517%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D5612EAD433CDE49E5AFF2384668CC37B741BE09F.77579F2A3B6D08E93053EA97350E5D485FC9EDF6%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D940fbdd5fa4604b3%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DJ_6CJFu7Hcy0bxNDQ4ozr5tb12g&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-fc56c2cb05aecf3c" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v9.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dfc56c2cb05aecf3c%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331296517%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D695DF74B422E731B0AEC57F2C0FD24D3C6A4A5C8.2F15B0B33AC7E802124D3C9D8CADC9EDABD72B7%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dfc56c2cb05aecf3c%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DkICXCJMVTK4NrvF-G2SEMQ580VU&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v9.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dfc56c2cb05aecf3c%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1331296517%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D695DF74B422E731B0AEC57F2C0FD24D3C6A4A5C8.2F15B0B33AC7E802124D3C9D8CADC9EDABD72B7%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dfc56c2cb05aecf3c%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DkICXCJMVTK4NrvF-G2SEMQ580VU&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-2845632120404994701?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=32372d9bf32b80cb&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=865827d6f7389e60&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=940fbdd5fa4604b3&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=9a57d3d2931423de&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=fc56c2cb05aecf3c&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/2845632120404994701/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=2845632120404994701&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/2845632120404994701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/2845632120404994701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2009/01/ali-baqir-lumban-tobing.html' title='Ali Baqir Lumban Tobing'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-6312872443919949939</id><published>2009-01-12T10:14:00.002+07:00</published><updated>2009-01-12T10:21:17.512+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film'/><title type='text'>Sutradara Iran Persiapkan Film Yesus Versi Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/SWq2eMfpIqI/AAAAAAAAAXM/fYy6CSAoWa4/s1600-h/Messiah_Poster_-_LC.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 219px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/SWq2eMfpIqI/AAAAAAAAAXM/fYy6CSAoWa4/s320/Messiah_Poster_-_LC.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290241342166344354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Ini Yesus,” kata seorang pria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus, yang ditunjuk pun duduk di samping kawannya, Nader Talebzadeh. Nader ialah sutradara Iran yang saat ini membesut film “Jesus Spirit of God”, film terbaru bertema kisah hidup Isa Al Masih dalam versi Islam. Tokoh yang oleh umat Nasrani dipercaya sebagai messiah, anak Tuhan yang disiksa kaum Judah dan pengabar kedatangan Muhammad sebagai utusan terakhir, diperankan oleh Ahmad Soleimani-Nia, pria yang dipanggil Yesus tadi, ketika sang sutradara mengenalkan aktor utamanya kepada publik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya berdoa untuk umat Kristiani. Mereka salah memahami. Suatu hari, mereka akan menyadari kebenaran cerita yang sesungguhnya,” ujar Nader saat diwawancarai oleh Los Angeles Times, April silam. Kini film Nader telah mengikuti seleksi di beberapa festival film Internasional dan dipasarkan secara meluas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menggarap film Jesus Spirit, Nader mengaku mengambil acuan dari naskah Al Qur’an dan ajaran Barnabas-yang oleh banyak pelajar Barat dianggap sekedar dongeng fabel era pertengahan. Premis yang diusung dalam film ini bisa ditebak, Yesus ialah penyebar kasih sayang dengan mukjizat keajaiban, tapi tidak mati disalib dan tidak bangkit dari kematian. Nader memang ingin memberi pesan, jika Kristen, kepercayaan yang dianut lebih dari 2 milyar umat dan inti dari mayoritas filosofi barat ialah berdasar hal yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nader yang tumbuh di Iran saat pemerintahan Shah Mohammed Reza Pahlevi menuturkan jika di tahun 1970 dirinya hijrah ke Amerika dan menimba ilmu di American University, Washington, DC dan Colombia University, New York. Ia mengaku menyaksikan momen-momen protes anti perang terhadap Vietnam dan mundurnya Richard Nixon, di Negara Paman Sam tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu Iran masih menjadi sekutu Amerika. Status berubah di tahun 1979, ketika Ayatollah Ruhollah Khomeini memimpin revolusi dan menempatkan ulama di pucuk pimpinan serta sempat menyandera 52 warga Amerika selama 444 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya kembali ke Iran dengan perasaan bahwa ada salah paham yang besar dari Barat tentang negara saya. Iran dipropaganda hitam,”ujar Nader&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika ada satu hal yang ingin saya lakukan dalam hidup ialah membuat film ini,” ungkap sutradara yang memenangkan penghargaan Dialog Antar Kepercayaan di Religion Today Film Festival, Italia, 2007 silam. “Saya tidak berkata Yesus tidak disalib. Tuhan yang melakukan. Itu semua ada di Al Qur’an. Film ini dibuat dengan keyakinan. Saya mencoba membuatnya seindah yang saya bisa,” imbuhnya&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/SWq2llY9vKI/AAAAAAAAAXU/xTIMWbwcy1M/s1600-h/21295.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 248px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/SWq2llY9vKI/AAAAAAAAAXU/xTIMWbwcy1M/s320/21295.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290241469108305058" /&gt;&lt;/a&gt;Ia sendiri berharap jika film 35-milimeter besutannya mampu memulai dialog antar agama. “Kita harus bergabung bersama dalam dunia informasi serba cepat, tidak untuk memberi pemahaman distorsi. Kita harus berkata, ‘Sudahkah anda melihat pintu ini untuk mengetahui kebenaran tentang Yesus,” ujar Nader&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa warga Amerika telah ‘mengintip’ melalui pintu Nader. Film tersebut telah diputar empat kali di depan publik Amerika dan baru-baru ini diseleksi untuk mengikuti Festival Film Philadelphia, AS. Ia mengatakan jika sebenarnya banyak orang yang menerima dengan pikiran terbuka dan bahkan tergelitik dengan pertanyaan sejarah dan agama yang ditimbulkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jesus Spirit ini nyaris dibuat selama sepuluh tahun. Ia keluar saat perdebatan keras retorika antara Washington dan Tehran dan pemisahan antara Islam dan Barat yang telah menghasilkan situs-situs online jihad, bermacam rekaman apokalipse di DVD, editorial kartun Nabi Muhammad, saw, dan terakhir rekaman Osama bin Laden yang menantang Pope Benedict XVI untuk “perang salib baru” melawan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dulu agama memang menjadi inti dari ketegangan antara Timur dan Barat. Kondisi tersebut diperparah dengan perang budaya yang lebih luas ketika simbol dan teks suci diserang dan dimanipulasi dalam internet, film dan TV kabel,. Film Belanda terbaru yang diproduksi golongan sayap kanan misalnya, membandingkan Al Qur’an dengan “Mein Kampf” milik Adolf Hitler. Film tersebut menggambarkan Islam sebagai agama kekerasan. Sebagai balasan, blogger asal Saudi memposting video yang menunjukkan jika Injil dapat dimaknai sebagai dokument strategi perang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nader pun memahami jika Yesus versi filmnya berada di wilayah yang rentan dan sensitif. Seorang blogger Kristen dengan marah menuliskan jika banyak kesalahan dalam pemahaman sang sutradara akan Yesus dan Kekristenan. “Itu hanyalah salah satu propaganda Setan yang tidak memang tidak memiliki tujuan nyata dalam hidup,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Durasi asli serial sepanjang 1000 menit ini diedit dalam format DVD kasar seharga $5 perkepingnya, dan TV Iran siap menyiarkan. Menyajikan tokoh Isa sebagai nabi yang menyampaikan ajaran agama, bergerak dalam cahaya lembut dan senandung khudus ditengah hiruk-pikuk kaum Bani Israil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narasi dan dialog yang disajikan berdasarkan ajaran Islam dan Injil Barnabas, kitab terakhir—yang menurut sutradara—disembunyikan oleh otoritas gereja agar tidak mengganggu stabilitas iman umat Kristen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pelajar mempercayai jika gospel atau ajaran Kristen,( tidak termasuk karya kanonik di awal Gereja Katholik) yang ditulis beberapa abad kemudian ialah turunan dari Barnabas. Kitab tersebut memang beririsan dengan cerita-cerita Mathius, Markus, Lukas, Yohannes namun tidak menulis keberadaan Yesus sebagai anak Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita Barnabas beresonansi dengan kaum Muslim yang mempercayai ajaran Al Qur’an jika, Isa lahir dari perawan, bukan Tuhan melainkan salah satu dari lima rasul besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam film tersebut Nader juga menunjukkan jika Yesus bangkit menuju Surga sebelum prajurit Romawi mendatangi. Judas, salah satu murid Yesus yang berkhianat berubah mirip sang guru dan dialah yang disalib. Berdasar kepercayaan Islam, Yesus saat ini hidup dan akan kembali untuk mengalahkan iblis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Barnabas ialah mata rantai yang hilang, dan dunia masih belum siap untuk menerimanya kembali. Itu ialah bagian teks yang harus kita lihat dan kaji pula,” kata Nader,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nia Sang “Yesus”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia ialah Muslim Iran yang sangat mirip dengan imej Yesus versi Hollywood bahkan versi Renaisan. Ahmad Soleimani-Nia telah memerani tokoh Yesus selama tujuh tahun, memelihara rambut dan janggutnya tetap panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat raut mukanya, Nia-begitu aktor utama ini kerap disapa-sangat mirip bintang rock tahun 1970-an. Dia tidak pernah berakting sebelumnya, namun kulitnya yang terang dan sudut wajahnya yang tajam bercampur dengan ciri Timur Tengah, mampu menggabungkan estetika Barat dan spirtualitas Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan nyata, Nia tinggal di Tehran. Dia dulu adalah anggota tentara angkatan darat Iran dan menjadi ahli besi dalam Badan Energi Atom Iran, yang dituduh pemerintah Bush kedok bagi pengadaan senjata. Itu merupakan fakta ironi bagi masyarakat barat khususnya Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta ini mungkin mengganggu beberapa warga Amerika, terutama dari sayap kanan. Namun sepertinya tidak akan semengganggu pesan yang disampaikan oleh film itu sendiri, yaitu Yesus tidak disalib dan tidak bangkit dari kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya tidak pernah ingat mengapa saya begitu terlibat dengan peran ini,” kata Nia, pria yang lahir di bagian barat Iran dekat wilayah Kurdistan Irak. “Itu bermula ketika saya masih kecil, usia 7 atau 8 tahun. Saya melihat lukisan Leonardo da Vinci ‘Last Supper’ dan saya diidentikkan dengan Yesus. Dia selalu bersama saya sejak itu. Dalam lingkungan saya, dengan rambut panjang dan jenggot tebal, saya dianggap sebagai Yesus,” tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nader si sutradara sendiri sempat melontarkan canda ketika ia tengah mencari pemeran utama namun tak kunjung mendapatkan. Menemukan Nia ternyata berawal dari ketidaksengajaan. Menurut Nader, suatu hari, asistennya menunjuk Nia yang sedang melintas di sebuah jalan dan berteriak. “Aku temukan Yesus mu!”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-6312872443919949939?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/6312872443919949939/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=6312872443919949939&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/6312872443919949939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/6312872443919949939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2009/01/sutradara-iran-persiapkan-film-yesus.html' title='Sutradara Iran Persiapkan Film Yesus Versi Islam'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/SWq2eMfpIqI/AAAAAAAAAXM/fYy6CSAoWa4/s72-c/Messiah_Poster_-_LC.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-8104541729674726165</id><published>2009-01-12T09:21:00.003+07:00</published><updated>2009-01-12T09:26:29.178+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harokah'/><title type='text'>Manhaj dan Aqidah HAMAS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/SWqpi18CzFI/AAAAAAAAAW0/JUOjh2Ta0iw/s1600-h/hamas_logo_1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 190px; height: 212px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/SWqpi18CzFI/AAAAAAAAAW0/JUOjh2Ta0iw/s320/hamas_logo_1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290227128359636050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAMAS adalah kependekan dari Harokah al Muqowamah al Islamiyah atau Gerakan Perlawanan Islam, didirikan pada tanggal 14 Desember 1987 M oleh Syeikh para syuhada Ahmad Yasin bersama dengan beberapa orang yang meyakini pemikiran gerakan dan manhajnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun tahapan-tahapan dari berdirinya gerakan ini adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fase 70-an : Harokah (Gerakan) sudah mampu berperan dalam meletakan dasar dan memunculkan kelompok-kelompok islam di berbagai yayasan dan asosiasi. Dari sinilah muncul perkumpulan dan lembaga islam hingga terbentuknya Universitas Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal 80-an : Harokah semakin solid dalam aspek tanzhim (organisasi) dan ta’thir (ruang lingkup). Pada fase ini harokah merasakan kebutuhan yang mendesak untuk melakukan perlawanan terhadap pendudukan Zionis. Di tahun 1983 dibentuklah suatu komisi militer yang melakukan berbagai gerakan-gerakan rahasia untuk melindungi kerja-kerja militer hingga terbentuk Organisasi Jihad dan Dakwah (MAJD)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1987 : Harokah mulai melakukan aksi-aksi massa untuk melakukan perlawanan terhadap pendudukan Zionis melalui berbagai domonstrasi dan penyebaran pamflet kepada rakyat Palestina di daerah Gaza demi memberikan pernyadaran dan kewaspadaan terhadap berbagai cara-cara penundukan yang dilakukan musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desember 1987: Terjadi percikan pertama yang memunculkan HAMAS dikarenakan tindakan penganiayaan Zionis terhadap hak-hak rakyat Palestina hingga sampai tahap yang sudah tidak bisa ditahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehormatan dan hak-hak rakyat Palestina dihina dan direndahkan yang menyebabkan munculnya revolusi. Munculnya Gerakan INTIFADHAH (gelombang perlawanan) bulan Desember 1987 diawali dengan berbagai pemberontakan, revolusi, demonstrasi dan aksi-aksi yang menunjukkan penolakan rakyat Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan-bulan itu juga para tokoh Gerakan Ikhwan memberikan berbagai pelatihan dalam menciptakan perlawanan massa dan penyebaran berbagai pamflet untuk menggiring opini umum dalam menentang pendudukan Zionis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 Desember 1987: Terjadi tindakan sewenang-wenang yang dilakukan oleh seorang supir sebuah Truk Zionis yang menabrakkan kendaraannya ke sebuah mobil kecil yang membawa para pekerja Arab dan mengakibatkan 4 orang penduduk Palestina syahid. Kejadian tersebut menandai munculnya tahapan baru dalam jihad rakyat Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para tokoh Gerakan Ikhwan di Gaza mulai melatih para mahasiswa cara-cara berdemonstrasi. Mereka pun rela menutup kampusnya pada hari-hari demonstrasi. Mereka terus menerus melakukan berbagai demonstrasi baik siang maupun malam sehingga berhasil mendapatkan simpati dan dukungan dari masyarakat Palestina, bahkan rakyat pun ikut turun ke jalan bersama para mahasiswa menentang pendudukan Zionis. Inilah yang menjadi percikan pertama dari kemunculan intifadhah yang penuh berkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14 Desember 1987 : Merupakan tahapan baru dalam jihad rakyat Palestina menentang pendudukan Zionis zhalim yaitu tahapan yang mencerminkan gelombang perlawanan islam. Pada awalnya dinamakan حمس (HAMAS) namun setelah beberapa hari diganti menjadi حماس (HAMAAS) kata yang berarti kekuatan dan aktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelahiran HAMAS ini diprakarsai oleh para tokoh Ikhwan yang berjumlah 7 orang. Mereka mengadakan pertemuan di wilayah Gaza setelah kejadian truk 6 Desember 1987 yang kemudian menghasilkan HAMAS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh orang pendiri HAMAAS itu adalah Syeikh Ahmad Yasin, DR. Ibrahim al Bazuri, Muhammad Syam’ah (perwakilan di kota Gaza), Abdul Fatah Dakhon (Perwakilan Wilayah Tengah), DR. Abdul Aziz ar Rantisi (Perwakilan Khan Yunus), Isa an Nasyar (perwakilan kota Rafah), Shalah Syahadah (Perwakilan Wilayah Utara).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan HAMAS ini membuat panik pendudukan Zionis sehingga pada tahun 1988 mereka melakukan banyak penangkapan dan pengusiran tidak terkecuali para pendiri gerakan kecuali Syeikh Ahmad Yasin yang baru dipenjarakan pada tahun 1989.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai penangkapan terhadap para pemimpin HAMAS di level pertama terus dilakukan namun itu semua tidak menghentikan regenerasi kepemimpinan dalam tubuh HAMAS hingga sampai level kelima. Penangkapan-penangkapan yang dilakukan Zionis itu tidak berpengaruh apa-apa apalagi menghentikan gerakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAMAS juga menggunakan masjid dalam membangkitkan kesadaran dan perlawanan rakyat Palestina terhadap pendudukan Zionis, yang kemudian gerakan itu dikenal dengan “Tsaurotul Masjid” (Revolusi Masjid).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAMAS adalah sebuah Gerakan Jihad, Da’wah dan Politik, ia berdiri di atas Syumuliyatul Islam (Universalitas Islam) yang mencakup semua aspek kehidupan. Hal itu dibuktikan dengan masuknya HAMAS ke medan politik dan ikut serta dalam Pemilu bahkan bisa memenangkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal, sebenarnya HAMAS sudah menunjukkan keuniversalannya, seperti memiliki Yayasan-yayasan Sosial, Pendidikan, politik dan Jihad. Masuknya HAMAS ke medan perpolitikan adalah proses alami yang bertujuan membenahi berbagai penyimpangan yang ada didalam berbagai peraturan yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip rakyat Palestina dan memberikan perlindungan terhadap berbagai kekayaan dan hak-hak mereka. (disarikan dari hasil wawancara www.ikhwanonline.net dengan H. Muhammad Syam’ah, salah seorang pendiri HAMAS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sasaran utama Gerakan HAMAS adalah mendirikan negara Palestina diatas seluruh tanah Palestina melalui jihad yang diikuti oleh seluruh kaum muslimin. Didalam Manifestasi Gerakan dijelaskan bahwa kemunculan Intifadhah adalah demi iizzah dan kemuliaan rakyat Palestina sebagaimana disebutkan “Demi mnegembalikan hak-hak kami di negara kami dan meninggikan Panji Allah di bumi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ditegaskan lagi didalamnya bahwa “Intifadhah (Perlawanan masal) rakyat kami adalah untuk berjaga-jaga di bumi yang sedang dijajah ini. Intifadhah lahir untuk menentang politik pemaksaan Zionis dan untuk memberikan penyadaran kepada setiap sanubari… “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahaman aqidah HAMAS bersandar kepada Al Qur’an dan Sunanh Nabi. Kemunculan HAMAS diprakarsai oleh pemikiran Ikhwanul Muslimin dan HAMAS adalah salah satu sayap dari Gerakan Ikhwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasal Pertama di dalam Piagam Gerakan disebutkan bahwa manhaj HAMAS adalah islam. HAMAS menjadikan islam sebagai sumber pemikiran dan pemahamannya terhadap alam, kehidupan, manusia, kepadanya mereka berhukum dalam setiap prilakunya dan segala langkah-langkahnya juga merujuk kepadanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HAMAS adalah salah satu mata rantai dari mata rantai-mata rantai jihad dalam memerangi orang-orang Zionis yang kemunculannya memiliki kaitan erat dengan asy Syahid Izzudin al Qossam dan para mujahidin Ikhwanul Muslimin tahun 1936, yang kemudian juga merupakan kelanjutan dari jihad rakyat Palestina dan jihad Ikhwanul Muslimin di dalam perang 1948 serta berbagai operasi jihad Ikhwan Muslimin di tahun 1967.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun struktur HAMAS terbagi menjadi 4 sayap yang saling terpisah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Sayap Mobilisasi Massa.&lt;br /&gt;   2. Sayap Keamanan (dahulu bernama MAJD) yang dibentuk pada tahun 1983&lt;br /&gt;   3. Sayap Militer (Batalyon Asy Syahid Izzuddin Al Qossam), sebelumnya bernama “Mujahidu Filistiniyin” atau “Al Mujahiduun”&lt;br /&gt;   4. Sayap Politik&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/SWqpqfLCCPI/AAAAAAAAAW8/JG6aUI72tuI/s1600-h/Hamas+Logo.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 194px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/SWqpqfLCCPI/AAAAAAAAAW8/JG6aUI72tuI/s320/Hamas+Logo.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5290227259687438578" /&gt;&lt;/a&gt;HAMAS berkeyakinan bahwa peperangan dengan Zionis di Palestina adalah peperangan eksistensi yang tidak mungkin dihentikan kecuali setelah berbagai penyebabnya dilenyapkan yaitu pendudukan Zionis di bumi Palestina dan perampasan tanah-tanahnya serta pengusiran para penduduknya. (disarikan dari islamweb.net)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah swt senantiasa memberikan kekuatan dan kesabaran kepada para mujahidin Palestina dalam meninggikan panji Allah dan menjaga kehormatan bangsa Palestina dan kaum muslimin dalam melawan orang-orang yang paling keras permusuhannya kepada kaum muslimin, yaitu Zionis Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِّلَّذِينَ آمَنُواْ الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُواْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” (QS. Al Maidah : 82)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas apakah mereka yang sedang berjihad di bumi Palestina adalah HAMAS atau Ikhwanul Muslimin ataukah dari organisasi yang lainnya, selama mereka semua berniat untuk meninggikan kalimat Allah maka mereka adalah para mujahidin di jalan Allah yang harus selalu mendapatkan dukungan dari seluruh saudara-saudaranya kaum muslimin di setiap jengkal bumi Allah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah memuliakan mereka dengan jihad, Allah telah meninggikan mereka dengan syahid di jalan-Nya dan Allah juga telah menjanjikan mereka dua ganjaran terbesar yaitu kemenangan dan surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikanlah kejadian yang tengah melanda Palestina, khususnya Gaza saat ini sebagai sarana pemersatu seluruh umat islam. Lepaskanlah seluruh pakaian yang selama ini banyak menghiasi kaum muslimin dunia, seperti : ashobiyah (kesukuan), etnis, kedaerahan, kebangsaan, madzhab, ormas, jama’ah dan partai politik untuk kemudian mengenakan satu pakaian yang jauh lebih indah dan mulia, yaitu pakaian islam. Suatu pakaian yang diikat dengan tali akidah dan cocok dikenakan oleh seluruh umat islam dimana pun ia berada dan darimana pun ia berasal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah suatu hadits yang diriwayatkan dari Hudzaifah berkata,”Rasulullah saw bersabda, ’Barangsiapa yang tidak memperhatikan urusan kaum muslimin maka dia bukan dari golongan mereka (kaum muslimin).” (HR. Ath Thabrani)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-8104541729674726165?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/8104541729674726165/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=8104541729674726165&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/8104541729674726165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/8104541729674726165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2009/01/manhaj-dan-aqidah-hamas.html' title='Manhaj dan Aqidah HAMAS'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/SWqpi18CzFI/AAAAAAAAAW0/JUOjh2Ta0iw/s72-c/hamas_logo_1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-2477181944791342442</id><published>2008-02-06T13:59:00.001+07:00</published><updated>2008-02-06T14:07:37.766+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Islam'/><title type='text'>Kisah Ashabul Kahfi</title><content type='html'>Ashhabul Kahfi adalah para pemuda yang diberi taufik dan ilham oleh Allah Subhanahu wa Ta�ala sehingga mereka beriman dan mengenal Rabb mereka. Mereka mengingkari keyakinan yang dianut oleh masyarakat mereka yang menyembah berhala. Mereka hidup di tengah-tengah bangsanya sembari tetap menampakkan keimanan mereka ketika berkumpul sesama mereka, sekaligus karena khawatir akan gangguan masyarakatnya. Mereka mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبُّنَا رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ لَنْ نَدْعُوَ مِنْ دُوْنِهِ إِلَهًا لَقَدْ قُلْنَا إِذًا شَطَطًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;�Rabb kami adalah Rabb langit dan bumi, kami sekali-kali tidak akan menyeru Rabb selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang jauh.� (Al-Kahfi: 14)&lt;br /&gt;Yakni, apabila kami berdoa kepada selain Dia, berarti kami telah mengucapkan suatu شَطَطًا (perkataan yang jauh), yaitu perkataan palsu, dusta, dan dzalim.&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta�ala menyebutkan perkataan mereka selanjutnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;هَؤُلاَءِ قَوْمُنَا اتَّخَذُوا مِنْ دُوْنِهِ آلِهَةً لَوْلاَ يَأْتُوْنَ عَلَيْهِمْ بِسُلْطَانٍ بَيِّنٍ فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلَى اللهِ كَذِبًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;�Kaum kami ini telah mengambil sesembahan-sesembahan selain Dia. Mereka tidak mengajukan alasan yang terang (tentang keyakinan mereka?) Siapakah yng lebih dzalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah?� (Al-Kahfi: 15)&lt;br /&gt;Ketika mereka sepakat terhadap persoalan ini, mereka sadar, tidak mungkin menampakkannya kepada kaumnya. Mereka berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta�ala agar memudahkan urusan mereka:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَاآتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;�Wahai Rabb kami, berilah kami rahmat dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami.� (Al-Kahfi: 10)&lt;br /&gt;Mereka pun menyelamatkan diri ke sebuah gua yang telah Allah Subhanahu wa Ta�ala mudahkan bagi mereka. Gua itu cukup luas dengan pintu menghadap ke utara sehingga sinar matahari tidak langsung masuk ke dalamnya. Kemudian mereka tertidur dengan perlindungan dan pegawasan dari Allah selama 309 tahun. Allah Subhanahu wa Ta�ala buatkan atas mereka pagar berupa rasa takut meskipun mereka sangat dekat dengan kota tempat mereka tinggal. Allah Subhanahu wa Ta�ala sendiri yang menjaga mereka selama di dalam gua. Allah Subhanahu wa Ta�ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَنُقَلِّبُهُمْ ذَاتَ الْيَمِيْنِ وَذَاتَ الشِّمَالِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;�Dan Kami bolak-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri.� (Al-Kahfi: 18)&lt;br /&gt;Demikianlah agar jasad mereka tidak dirusak oleh tanah. Setelah tertidur sekian ratus tahun lamanya, Allah Subhanahu wa Ta�ala membangunkan mereka لِيَتَسَاءَلُوا (agar mereka saling bertanya), dan supaya mereka pada akhirnya mengetahui hakekat yang sebenarnya. Allah Subhanahu wa Ta�ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ كَمْ لَبِثْتُمْ قَالُوا لَبِثْنَا يَوْمًا أَوْ بَعْضَ يَوْمٍ قَالُوا رَبُّكُمْ أَعْلَمُ بِمَا لَبِثْتُمْ فَابْعَثُوا أَحَدَكُمْ بِوَرِقِكُمْ هَذِهِ إِلَى الْمَدِْينَةِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;�Berkatalah salah seorang dari mereka: �Sudah berapa lama kalian menetap (di sini)?� Mereka menjawab: �Kita tinggal di sini sehari atau setengah hari.� Yang lain berkata pula: �Rabb kalian lebih mengetahui berapa lamanya kalian berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kalian pergi ke kota membawa uang perakmu ini�.� (Al-Kahfi: 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kisah ini terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah yang nyata. Di antaranya:&lt;br /&gt;1. Walaupun menakjubkan, kisah para penghuni gua ini bukanlah ayat Allah yang paling ajaib. Karena sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta�ala mempunyai ayat-ayat yang menakjubkan yang di dalamnya terdapat pelajaran berharga bagi mereka yang mau memerhatikannya.&lt;br /&gt;2. Sesungguhnya siapa saja yang berlindung kepada Allah, niscaya Allah Subhanahu wa Ta�ala melindunginya dan lembut kepadanya, serta menjadikannya sebagai sebab orang-orang yang sesat mendapat hidayah (petunjuk). Di sini, Allah Subhanahu wa Ta�ala telah bersikap lembut terhadap mereka dalam tidur yang panjang ini, untuk menyelamatkan iman dan tubuh mereka dari fitnah dan pembunuhan masyarakat mereka. Allah menjadikan tidur ini sebagai bagian dari ayat-ayat (tanda kekuasaan)-Nya yang menunjukkan kesempurnaan kekuasaan Allah dan berlimpahnya kebaikan-Nya. Juga agar hamba-hamba-Nya mengetahui bahwa janji Allah itu adalah suatu kebenaran.&lt;br /&gt;3. Anjuran untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat sekaligus mencarinya. Karena sesungguhnya Allah mengutus mereka adalah untuk hal itu. Dengan pembahasan yang mereka lakukan dan pengetahuan manusia tentang keadaan mereka, akan menghasilkan bukti dan ilmu atau keyakinan bahwa janji Allah adalah benar, dan bahwa hari kiamat yang pasti terjadi bukanlah suatu hal yang perlu disangsikan.&lt;br /&gt;4. Adab kesopanan bagi mereka yang mengalami kesamaran atau ketidakjelasan akan suatu masalah ilmu adalah hendaklah mengembalikannya kepada yang mengetahuinya. Dan hendaknya dia berhenti dalam perkara yang dia ketahui.&lt;br /&gt;5. Sahnya menunjuk wakil dalam jual beli, dan sah pula kerjasama dalam masalah ini. Karena adanya dalil dari ucapan mereka dalam ayat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَابْعَثُوا أَحَدَكُمْ بِوَرِقِكُمْ هَذِهِ إِلَى الْمَدِيْنَة&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;�Maka suruhlah salah seorang di antara kamu pergi ke kota membawa uang perakmu ini.� (Al-Kahfi: 19)&lt;br /&gt;6. Boleh memakan makanan yang baik dan memilih makanan yang disenangi atau sesuai selera, selama tidak berbuat israf (boros atau berlebihan) yang terlarang, berdasarkan dalil:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَلْيَنْظُرْ أَيُّهَا أَزْكَى طَعَامًا فَلْيَأْتِكُمْ بِرِزْقٍ مِنْهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;�Hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah dia membawa makanan itu untukmu.� (Al-Kahfi: 19)&lt;br /&gt;7. Melalui kisah ini kita dianjurkan untuk berhati-hati dan mengasingkan diri atau menjauhi tempat-tempat yang dapat menimbulkan fitnah dalam agama. Dan hendaknya seseorang menyimpan rahasia sehingga dapat menjauhkannya dari suatu kejahatan.&lt;br /&gt;8. Diterangkan dalam kisah ini betapa besar kecintaan para pemuda yang beriman itu terhadap ajaran agama mereka. Dan bagaimana mereka sampai melarikan diri, meninggalkan negeri mereka demi menyelamatkan diri dari segenap fitnah yang akan menimpa agama mereka, untuk kembali pada Allah Subhanahu wa Ta�ala.&lt;br /&gt;9. Disebutkan dalam kisah ini betapa luasnya akibat buruk dari kemudaratan dan kerusakan yang menumbuhkan kebencian dan upaya meninggalkannya. Dan sesungguhnya jalan ini adalah jalan yang ditempuh kaum mukminin.&lt;br /&gt;10. Bahwa firman Allah Subhanahu wa Ta�ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قَالَ الَّذِيْنَ غَلَبُوا عَلَى أَمْرِهِمْ لَنَتَّخِذَنَّ عَلَيْهِمْ مَسْجِدًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;�Orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka berkata: �Sungguh kami tentu akan mendirikan sebuah rumah ibadah di atas mereka�.� (Al-Kahfi: 21)&lt;br /&gt;Di dalam ayat ini terdapat dalil bahwa masyarakat di mana mereka hidup (setelah bangun dari tidur panjang) adalah orang-orang yang mengerti agama. Hal ini diketahui karena mereka sangat menghormati para pemuda itu sehingga sangat berkeinginan membangun rumah ibadah di atas gua mereka. Dan walaupun ini dilarang �terutama dalam syariat agama kita� tetapi tujuan diceritakannya hal ini adalah sebagai keterangan bahwa rasa takut yang begitu besar yang dirasakan oleh para pemuda tersebut akan fitnah yang mengancam keimanannya, serta masuknya mereka ke dalam gua telah Allah Subhanahu wa Ta�ala gantikan sesudah itu dengan keamanan dan penghormatan yang luar biasa dari manusia. Dan ini adalah ketetapan Allah Subhanahu wa Ta�ala terhadap orang yang menempuh suatu kesulitan karena Allah, di mana Dia jadikan baginya akhir perjalanan yang sangat terpuji.&lt;br /&gt;11. Pembahasan yang berbelit-belit dan tidak bermanfaat adalah suatu hal yang tidak pantas untuk ditekuni, berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta�ala:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَلاَ تُمَارِ فِيْهِمْ إلاَّ مِرَاءً ظَاهِرًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;�Karena itu janganlah kamu (Muhammad) bertengkar tentang keadaan mereka, kecuali pertengkaran lahir saja.� (Al-Kahfi: 22)&lt;br /&gt;12. Faedah lain dari kisah ini bahwasanya bertanya kepada yang tidak berilmu tentang suatu persoalan atau kepada orang yang tidak dapat dipercaya, adalah perbuatan yang dilarang. Karena Allah Subhanahu wa Ta�ala menyebutkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلاَ تَسْتَفْتِ فِيْهِمْ مِنْهُمْ أَحَدًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;�Dan jangan pula bertanya mengenai mereka (para pemuda itu) kepada salah seorang di antara mereka itu.� (Al-Kahfi: 22)&lt;br /&gt;Wallahu a�lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-2477181944791342442?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/2477181944791342442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=2477181944791342442&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/2477181944791342442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/2477181944791342442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2008/02/kisah-ashabul-kahfi.html' title='Kisah Ashabul Kahfi'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-5272556883745003393</id><published>2008-02-06T13:36:00.000+07:00</published><updated>2008-02-06T13:38:00.457+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khulafa Ar-Rosyidin'/><title type='text'>Ali bin Abi Thalib</title><content type='html'>Khalifah keempat (terakhir) dari al-Khulafa� ar-Rasyidun (empat khalifah besar); orang pertama yang masuk Islam dari kalangan anak-anak; sepupu Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam yang kemudian menjadi menantunya. Ayahnya, Abu Talib bin Abdul Muttalib bin Hasyim bin Abd Manaf, adalah kakak kandung ayah Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam, Abdullah bin Abdul Muttalib. Ibunya bernama Fatimah binti As�ad bin Hasyim bin Abd Manaf. Sewaktu lahir ia diberi nama Haidarah oleh ibunya. Nama itu kemudian diganti ayahnya dengan Ali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berusia 6 tahun, ia diambil sebagai anak asuh oleh Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam, sebagaimana Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam pernah diasuh oleh yahnya. ada waktu Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam diangkat menjadi rasul, Ali baru menginjak usia 8 tahun. Ia adalah orang kedua yang menerima dakwah Islam, setelah Khadijah binti Khuwailid, istri Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam. Sejak itu ia&lt;br /&gt;selalu bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam, taat kepadanya, dan banyak menyaksikan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam menerima wahyu. Sebagai anak asuh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam, ia banyak menimba ilmu mengenai rahasia ketuhanan maupun segala persoalan keagamaan secara teoretis dan praktis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam hijrah ke Madinah bersama Abu Bakar as-Siddiq, Ali diperintahkan untuk tetap tinggal di rumah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam dan tidur di tempat tidurnya. Ini dimaksudkan untuk memperdaya kaum Kuraisy, supaya mereka menyangka bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam masih berada di rumahnya. Ketika itu kaum quraisy merencanakan untuk membunuh Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam. Ali juga ditugaskan untuk mengembalikan sejumlah barang&lt;br /&gt;titipan kepada pemilik masing-masing. Ali mampu melaksanakan tugas yang penuh resiko itu dengan sebaik-baiknya tanpa sedikit pun merasa takut. Dengan cara itu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam dan Abu Bakar selamat meninggalkan kota Mekah tanpa diketahui oleh kaum Kuraisy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam dan Abu Bakar telah sampai ke Madinah, Ali pun menyusul ke sana. Di Madinah, ia dikawinkan dengan Fatimah az-Zahra, putri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam, yang ketika itu (2 H) berusia 15 tahun. Ali menikah dengan 9 wanita dan mempunyai 19 orang putra-putri. Fatimah adalah istri pertama. Dari Fatimah, Ali mendapat dua putra dan dua putri, yaitu Hasan, Husein, Zainab, dan Ummu Kulsum yang kemudian diperistri oleh Umar bin Khattab. Setelah Fatimah wafat, Ali menikah lagi berturut-turut dengan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummu Bamin binti Huzam dari Bani Amir bin Kilab, yang melahirkan empat putra, yaitu Abbas, Ja�far, Abdullah, dan Usman. Laila binti Mas�ud at-Tamimiah, yang melahirkan dua putra, yaitu Abdullah dan&lt;br /&gt;Abu Bakar. Asma binti Umair al-Kuimiah, yang melahirkan dua putra, yaitu Yahya dan Muhammad.&lt;br /&gt;As-Sahba binti Rabi�ah dari Bani Jasym bin Bakar, seorang janda dari Bani Taglab, yang melahirkan dua nak, Umar dan Ruqayyah; Umamah binti Abi Ass bin ar-Rabb, putri Zaenab binti Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam, yang melahirkan satu anak, yaitu Muhammad. Khanlah binti Ja�far al-Hanafiah, yang melahirkan seorang putra, yaitu Muhammad (al-Hanafiah). Ummu Sa�id binti Urwah bin Mas�ud, yang melahirkan dua anak, yaitu Ummu al-Husain dan Ramlah. Mahyah binti Imri� al-Qais al-Kalbiah, yang melahirkan seorang anak bernama Jariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali dikenal sangat sederhana dan zahid dalam kehidupan sehari-hari. Tidak tampak perbedaan dalam kehidupan rumah tangganya antara sebelum dan sesudah diangkat sebagai khalifah. Kehidupan sederhana itu bukan hanya diterapkan kepada dirinya, melainkanj uga kepada putra-putrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali terkenal sebagai panglima perang yang gagah perkasa. Keberaniannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menggetarkan hati lawan-lawannya. Ia mempunyai sebilah pedang (warisan dari Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam) bernama �Zul Faqar�. Ia turut-serta pada hampir semua peperangan yang terjadi di masa Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam dan selalu menjadi andalan pada barisan terdepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga dikenal cerdas dan menguasai banyak masalah keagamaan secara mendalam, sebagaimana tergambar dari sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam, �Aku kota ilmu pengetahuan sedang Ali pintu gerbangnya.� Karena itu, nasihat dan fatwanya selalu didengar para khalifah sebelumnya. Ia selalu ditempatkan pada jabatan kadi atau mufti. Ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam wafat, Ali menunggui jenazahnya dan mengurus pemakamannya, sementara sahabat-sahabat lainnya sibuk memikirkan soal pengganti Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam. Setelah Abu Bakar terpilih menjadi khalifah pengganti Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam dalam mengurus negara dan umat Islam, Ali tidak segera membaiatnya. Ia baru membaiatnya beberapa bulan kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir masa pemerintahan Umar bin Khattab, Ali termasuk salah seorang yang ditunjuk menjadi anggota Majlis asy-Syura, suatu forum yang membicarakan soal penggantian khalifah. Forum ini beranggotakan enam orang. Kelima orang lainnya adalah Usman bin Affan, Talhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Sa�d bin Abi Waqqas, dan Abdur Rahman bin Auf. Hasil musyawarah menentukan Usman bin Affan sebagai khalifah pengganti Umar bin Khattab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa pemerintahan Usman bin Affan, Ali banyak mengeritik kebijaksanaannya yang dinilai terlalu memperhatikan kepentingan keluarganya (nepotisme). Ali menasihatinya agar bersikap tegas terhadap kaum kerabatnya yang melakukan penyelewengan dengan mengatasnamakan dirinya. Namun, semua nasihat itu tidak diindahkannya. Akibatnya, terjadilah suatu peristiwa berdarah yang berakhir&lt;br /&gt;dengan terbunuhnya Usman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kritik Ali terhadap Usman antara lain menyangkut Ubaidillah bin Umar, yang menurut Ali harus dihukum hadd (beberapa jenis hukuman dalam fikih) sehubungan dengan pembunuhan yang dilakukannya terhadap Hurmuzan. Usman juga dinilai keliru ketika ia tidak melaksanakan hukuman cambuk terhadap Walib bin Uqbah yang kedapatan mabuk. Cara Usman memberi hukuman kepada Abu Zarrah juga tidak disetujui Ali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usman meminta bantuan kepada Ali ketika ia sudah dalam keadaan terdesak akibat protes dan huru-hara yang dilancarkan oleh orang-orang yang tidak setuju kepadanya. Sebenarnya, ketika rumah Usman dikepung oleh kaum pemberontak, Ali memerintahkan kedua putranya, Hasan dan Husein, untuk membela Usman. Akan tetapi karena pemberontak berjumlah besar dan sudah kalap, Usman tidak dapat diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera setelah terbunuhnya Usman, kaum muslimin meminta kesediaan Ali untuk dibaiat menjadi khalifah. Mereka beranggapan bahwa kecuali Ali, tidak ada lagi orang yang patut menduduki kursi khalifah setelah Usman. Mendengar permintaan rakyat banyak itu, Ali berkata, �Urusan ini bukan urusan kalian. Ini adalah&lt;br /&gt;perkara yang teramat penting, urusan tokoh-tokoh Ahl asy-Syura bersama para pejuang Perang Badr.�&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suasana yang masih kacau, akhirnya Ali dibaiat. Pembaiatan dimulai oleh sahabat-sahabat besar, yaitu Talhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Sa�d bin Abi Waqqas, dan para sahabat lainnya. Mereka diikuti oleh rakyat banyak. Pembaiatan dilakukan pada tanggal 25 Zulhijah 33 di Masjid Madinah seperti&lt;br /&gt;pembaiatan para khalifah pendahulunya. Segera setelah dibaiat, Ali mengambil langkah-langkah politik, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memecat para pejabat yang diangkat Usman, termasuk di dalamnya beberapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gubernur, dan menunjuk penggantinya. Mengambil tanah yang telah dibagikan Usman kepada keluarga dan kaum kerabatnya tanpa alasan kedudukan sebagai khalifah sampai terbunuh pada tahun 661.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberontakan ketiga datang dari Aliran Khawarij, yang semula merupakan bagian dari pasukan Ali dalam menumpas pemberontakan Mu�awiyah, tetapi kemudian keluar dari barisan Ali karena tidak setuju atas sikap Ali yang menerima tawaran berdamai dari pihak Mu�awiyah. Karena mereka keluar dari barisan Ali, mereka disebut �Khawarij� (orang-orang yang keluar). Jumlah mereka ribuan orang. Dalam keyakinan mereka, Ali adalah amirulmukminin dan mereka yang setuju untuk bertahkim telah melanggar ajaran agama. Menurut mereka, hanya Tuhan yang berhak menentukan hukum, bukan manusia. Oleh sebab itu, semboyan mereka adalah Id hukma ilia bi Allah (tidak ada hukum kecuali bagi Allah). Ali dan sebagian pasukannya dinilai telah berani membuat keputusan hukum, yaitu berunding dengan lawan. Kelompok Khawarij menyingkir ke Harurah, sebuah desa dekat Kufah. Mereka mengangkat pemimpin sendiri, yaitu Syibis bin Rub�it at-Tamimi sebagai panglima angkatan perang dan Abdullah bin Wahhab ar-Rasibi sebagai pemimpin keagamaan. Di Harurah mereka segera menyusun kekuatan untuk menggempur Ali dan orang-orang yang menyetujui tahkim, termasuk di dalamnya Mu�awiyah, Amr bin As, dan Abu Musa al-Asy�ari. Kegagalan Ali dalam tahkim menambah semangat mereka untuk mewujudkan maksud mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi Ali menjadi serba sulit. Di satu pihak, ia ingin menghancurkan Mu�awiyah yang semakin kuat di Syam; di pihak lain, kekuatan Khawarij akan menjadi sangat berbahaya jika tidak segera ditumpas. Akhirnya Ali mengambil keputusan untuk menumpas kekuatan Khawarij terlebih dahulu, baru kemudian menyerang Syam. Tetapi tercurahnya perhatian Ali untuk menghancurkan kelompok Khawarij dimanfaatkan Mu�awiyah untuk merebut Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertempuran sengit antara pasukan Ali dan pasukan Khawarij terjadi di Nahrawan (di sebelah timur Baghdad) pada tahun 658, dan berakhir dengan kemenangan di pihak Ali. Kelompok Khawarij berhasil dihancurkan, hanya sebagian kecil yang dapat meloloskan diri. Pemimpin mereka, Abdullah bin Wahhab ar-Rasibi, ikut terbunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu, kaum Khawarij menjadi lebih radikal. Kekalahan di Nahrawan menumbuhkan dendam di hati mereka. Secara diam-diam kaum Khawarij merencanakan untuk membunuh tiga orang yang dianggap sebagai biang keladi perpecahan umat, yaitu Ali, Mu�awiyah, dan Amr bin As. Pembunuhnya ditetapkan tiga orang, yaitu: Abdur Rahman bin Muljam ditugaskan membunuh Ali di Kufah, Barak bin Abdillah at-Tamimi ditugaskan membunuh Mu�awiyah di Syam, dan Amr bin Bakar at-Tamimi ditugaskan pembunuh Amr bin As di Mesir. Hanya Ibnu Muljam yang berhasil menunaikan tugasnya. Ia menusuk Ali dengan pedangnya ketika Ali akan salat subuh di Masjid Kufah. Ali mengembuskan napas terakhir setelah memegang tampuk pimpinan sebagai khalifah selama lebih-kurang 4 tahun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-5272556883745003393?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/5272556883745003393/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=5272556883745003393&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/5272556883745003393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/5272556883745003393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2008/02/ali-bin-abi-thalib.html' title='Ali bin Abi Thalib'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-4687965771086026736</id><published>2008-02-06T13:31:00.001+07:00</published><updated>2008-02-06T13:35:17.293+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khulafa Ar-Rosyidin'/><title type='text'>Utsman bin �Affan (Wafat 35 H)</title><content type='html'>Nama lengkapnya adalah �Utsman bin Affanbin Abi Ash bin Umayah bin Abdi Syams bin Abdi Manaf al Umawy al Qurasy, pada masa Jahiliyah ia dipanggil dengan Abu �Amr dan pada masa Islam nama julukannya (kunyah) adalah Abu �Abdillah. Dan juga ia digelari dengan sebutan �Dzunnuraini�, dikarenakan beliau menikahi dua puteri Rasulullah shallallahu �alaihi wassalam yaitu Ruqayah dan Ummu Kaltsum. Ibunya bernama Arwa� bin Kuraiz bin Rabi�ah bin Habib bin �Abdi Syams yang kemudian menganut Islam yang baik dan teguh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keutamaannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Muslim telah meriwayatkan dari �Aisyah, seraya berkata,� Pada suatu hari Rasulullah sedang duduk dimana paha beliau terbuka, maka Abu Bakar meminta izin kepada beliau untuk menutupinya dan beliau mengizinkannya, lalu paha beliau tetap dalam keadaan semula (terbuka). Kemudian Umar minta izin untuk menutupinya dan beliau mengizinkannnya, lalu paha beliau tetap dalam keadaan semula (terbuka), ketika Utsman meminta izin kepada beliau, amaka beliau melepaskan pakaiannya (untuk menutupi paha terbuka). Ketika mereka telah pergi, maka aku (Aisyah) bertanya,�Wahai Rasulullah, Abu Bakar dan Umar telah meminta izin kepadamu untuk menutupinya dan engkau mengizinkan keduanya, tetapi engkau tetap berada dalam keadaan semula (membiarkan pahamu terbuka), sedangkan ketika Utsman meminta izin kepadamu, maka engkau melepaskan pakainanmu (dipakai untuk menutupinya). Maka Rasulullah menjawab,� Wahai Aisyah, Bagaimana aku tidak merasa malu dari seseorang yang malaikat saja merasa malu kepadanya�.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu �Asakir dan yang lainnya menjelaskan dalam kitab �Fadhail ash Shahabah� bahwa Ali bin Abi Thalib ditanya tentang Utsman, maka beliau menjawab,� Utsman itu seorang yang memiliki kedudukan yang terhormat yang dipanggil dengan Dzunnuraini, dimana Rasulullah menikahkannya dengan kedua putrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan hidupnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan hidupnya yang tidak pernah terlupakan dalam sejarah umat islam adalah beliau membukukan Al-Qura�an dalam satu versi bacaan dan membuat beberapa salinannya yang dikirim kebeberapa negeri negeri Islam. Serta memerintahkan umat Islam agar berpatokan kepadanya dan memusnahkan mushaf yang dianggap bertentangan dengan salinan tersebut. Atas Izin allah Subhanahu wa ta�ala, melalui tindakan beliau ini umat Islam dapat memelihara ke autentikan Al-Qur�an samapai sekarang ini. Semoga Allah membalasnya dengan balasan yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari oleh Imam Ahmad bin Hanbal dalam kitab Musnadnya dari yunus bahwa ketika al Hasan ditanya tentang orang yang beristirahat pada waktu tengah hari di masjid ?. maka ia menjawab,�Aku melihat Utsman bin Affan beristirahat di masjid, padahal beliau sebagai Khalifah, dan ketika ia berdiri nampak sekali bekas kerikil pada bagian rusuknya, sehingga kami berkata,� Ini amirul mukminin, Ini amirul mukminin..�&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Abu Na�im dalam kitabnya �Hulyah al Auliyah� dari Ibnu Sirin bahwa ketika Utsman terbunuh, maka isteri beliau berkata,� Mereka telah tega membunuhnya, padahal mereka telah menghidupkan seluruh malam dengan Al-Quran�.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abi Hatim telah meriwayatkan dari Abdullah bin Umar, seraya ia berkata dengan firman Allah�. �(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadah di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: �Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?� Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.� (Qs Az-Zumar:9) yang dimaksud adalah Utsman bin Affan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WafatnyaIa wafat pada tahun 35 H pada pertengahan tasyriq tanggal 12 Dzul Hijjah, dalam usia 80 tahun lebih, dibunuh oleh kaum pemberontak (Khawarij).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diringkas dari Biografi Utsman bin affan dalam kitab Al �ilmu wa al Ulama Karya Abu Bakar al Jazairy. Penerbit Daar al Kutub as Salafiyyah. Cairo. ditulis tanggal 5 Rab�ul Awal di Madinah al Nabawiyah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-4687965771086026736?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/4687965771086026736/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=4687965771086026736&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/4687965771086026736'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/4687965771086026736'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2008/02/utsman-bin-affan-wafat-35-h.html' title='Utsman bin �Affan (Wafat 35 H)'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-6688891027247470428</id><published>2008-02-06T13:29:00.000+07:00</published><updated>2008-02-06T13:30:03.873+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khulafa Ar-Rosyidin'/><title type='text'>Umar bin al-Khaththab (wafat 23 H)</title><content type='html'>Nama lengkapnya adalah Umar bin Khaththab bin Nufail bin Abdul Izzy bin Rabah bin Qirath bin Razah bin Adi bin Ka�ab bin Luay al-Quraisy al-�Adawy. Terkadang dipanggil dengan Abu Hafash dan digelari dengan al-Faruq. Ibunya bernama Hantimah binti Hasyim bin al-Muqhirah al-Makhzumiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal Keislamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar masuk Islam ketika para penganut Islam kurang lebih sekitar 40 (empat puluh) orang terdiri dari laki-laki dan perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Tirmidzi, Imam Thabrani dan Hakim telah meriwayatkan dengan riwayat yang sama bahwa Nabi Shallallahu �alaihi wassalam telah berdo�a,� Ya Allah, muliakanlah agama Islam ini dengan orang yang paling Engkau cintai diantara kedua orang ini, yaitu Umar bin al-Khaththab atau Abu Jahal �Amr bin Hisyam.�.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenaan dengan masuknya Umar bin al-Khaththab ke dalam Islam yang diriwayatkan oleh Ibnu Sa�ad yang diungkap oleh Imam Suyuti dalam kitab � Tarikh al-Khulafa� ar-Rasyidin� sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas bin Malik berkata:� Pada suatu hari Umar keluar sambil menyandang pedangnya, lalu Bani Zahrah bertanya� Wahai Umar, hendak kemana engkau?,� maka Umar menjawab, � Aku hendak membunuh Muhammad.� Selanjutnya orang tadi bertanya:� Bagaimana dengan perdamaian yang telah dibuat antara Bani Hasyim dengan Bani Zuhrah, sementara engkau hendak membunuh Muhammad�.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu orang tadi berkata,� Tidak kau tahu bahwa adikmu dan saudara iparmu telah meninggalkan agamamu�. Kemudian Umar pergi menuju rumah adiknya dilihatnya adik dan iparnya sedang membaca lembaran Al-Quran, lalu Umar berkata, �barangkali keduanya benar telah berpindah agama�,. Maka Umar melompat dan menginjaknya dengan keras, lalu adiknya (Fathimah binti Khaththab) datang mendorong Umar, tetapi Umar menamparnya dengan keras sehingga muka adiknya mengeluarkan darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Umar berkata: �Berikan lembaran (al-Quran) itu kepadaku, aku ingin membacanya�, maka adiknya berkata.� Kamu itu dalam keadaan najis tidak boleh menyentuhnya kecuali kamu dalam keadaan suci, kalau engaku ingin tahu maka mandilah (berwudhulah/bersuci).�. Lalu Umar berdiri dan mandi (bersuci) kemudian membaca lembaran (al-Quran) tersebut yaitu surat Thaha sampai ayat,� Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada tuhanselain Aku, maka sembahlah Aku dirikanlah Shalat untuk mengingatku.� (Qs.Thaha:14). Setelah itu Umar berkata,� Bawalah aku menemui Muhammad.�.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar perkataan Umar tersebut langsung Khabbab keluar dari sembunyianya seraya berkata:�Wahai Umar, aku merasa bahagia, aku harap do�a yang dipanjatkan Nabi pada malam kamis menjadi kenyataan, Ia (Nabi) berdo�a �Ya Allah, muliakanlah agama Islam ini dengan orang yang paling Engkau cintai diantara kedua orang ini, yaitu Umar bin al-Khaththab atau Abu Jahal �Amr bin Hisyam.�.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Umar berangkat menuju tempat Muhammad Shallallahu alaihi wassalam, didepan pintu berdiri Hamzah, Thalhah dan sahabat lainnya. Lalu Hamzah seraya berkata,� jika Allah menghendaki kebaikan baginya, niscaya dia akan masuk Islam, tetapi jika ada tujuan lain kita akan membunuhnya�. Lalu kemudian Umar menyatakan masuk Islam dihadapan Rasulullah Shallallahu �alaihi wassalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bertambahlah kejayaan Islam dan Kaum Muslimin dengan masuknya Umar bin Khaththab, sebagaimana ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Ibnu Mas�ud, seraya berkata,� Kejayaan kami bertambah sejak masuknya Umar.�.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar turut serta dalam peperangan yang dilakukan bersama Rasulullah, dan tetap bertahan dalam perang Uhud bersama Rasulullah sebagaimana dijelaskan oleh Imam Suyuthi dalam �Tarikh al-Khulafa�ar Rasyidin�.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah memberikan gelar al-Faruq kepadanya, sebagaimana ini diriwayatkan oleh Ibnu Sa�ad dari Dzakwan, seraya dia berkata,� Aku telah bertanya kepada Aisyah, � Siapakah yang memanggil Umar dengan nama al-Faruq?�, maka Aisyah menjawab �Rasulullah�.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadist Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:� Sungguh telah ada dari umat-umat sebelum kamu para pembaharu, dan jika ada pembaharu dari umatku niscaya �Umarlah orangnya�. Hadist ini dishahihkan oleh Imam Hakim. Demikian juga Imam Tirmidzi telah meriwayatkan dari Uqbah bin Amir bahwa Nabi bersabda,� Seandainya ada seorang Nabi setelahku, tentulah Umar bin al-Khaththab orangnya.�.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Ibnu Umar dia berkata,� Nabi telah bersabda:�Sesungguhnya Allah telah mengalirkan kebenaran melalui lidah dan hati Umar�. Anaknya Umar (Abdullah) berkata,� Apa yang pernah dikatakan oleh ayahku (Umar) tentang sesuatu maka kejadiannya seperti apa yang diperkirakan oleh ayahku�.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberaniannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat dari Ibnu �Asakir telah meriwayatkan dari Ali, dia berkata,� Aku tidak mengetahui seorangpun yang hijrah dengan sembunyi sembunyi kecuali Umar bi al-Khaththab melakukan dengan terang terangan�. Dimana Umar seraya menyandang pedang dan busur anak panahnya di pundak lalu dia mendatangi Ka�bah dimana kaum Quraisy sedang berada di halamannya, lalu ia melakukan thawaf sebanyak 7 kali dan mengerjakan shalat 2 rakaat di maqam Ibrahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ia mendatangi perkumpulan mereka satu persatu dan berkata,� Barang siapa orang yang ibunya merelakan kematiannya, anaknya menjadi yatim dan istrinya menjadi janda, maka temuilah aku di belakang lembah itu�. Kesaksian tersebut menunjukan keberanian Umar bin Khaththab Radhiyallahu�Anhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wafatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari rabu bulan Dzulhijah tahun 23 H ia wafat, ia ditikam ketika sedang melakukan Shalat Subuh beliau ditikam oleh seorang Majusi yang bernama Abu Lu�luah budak milik al-Mughirah bin Syu�bah diduga ia mendapat perintah dari kalangan Majusi. Umar dimakamkan di samping Nabi dan Abu Bakar ash Shiddiq, beliau wafat dalam usia 63 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disalin dari Biografi Umar Ibn Khaththab dalam Tahbaqat Ibn Sa�ad, Tarikh al-Khulafa�ar Rasyidin Imam Suyuthi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-6688891027247470428?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/6688891027247470428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=6688891027247470428&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/6688891027247470428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/6688891027247470428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2008/02/umar-bin-al-khaththab-wafat-23-h.html' title='Umar bin al-Khaththab (wafat 23 H)'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-1098410435367843392</id><published>2008-02-06T12:30:00.000+07:00</published><updated>2008-02-06T13:27:33.426+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Khulafa Ar-Rosyidin'/><title type='text'>Abu Bakar Ash-Shiddiiq (11-13 H)</title><content type='html'>Nama lengkap beliau adalah Abdullah bin Utsman bin Amir bin Amru bin Ka`ab bin Sa`ad bin Taim bin Murrah bin Ka`ab bin Lu`ai bin Ghalib bin Fihr al-Qurasy at-Taimi � radhiyallahu`anhu. Bertemu nasabnya dengan Nabi pada kakeknya Murrah bin Ka�ab bin Lu�ai. Abu Bakar adalah shahabat Rasulullah � shalallahu`alaihi was salam � yang telah menemani Rasulullah sejak awal diutusnya beliau sebagai Rasul, beliau termasuk orang yang awal masuk Islam. Abu Bakar memiliki julukan �ash-Shiddiq� dan �Atiq�.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang berkata bahwa Abu Bakar dijuluki �ash-Shiddiq� karena ketika terjadi peristiwa isra` mi`raj, orang-orang mendustakan kejadian tersebut, sedangkan Abu Bakar langsung membenarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Bakar radhiyallahu`anhu adalah seorang yang berperawakan kurus, berkulit putih, kedua pipinya tidak terlalu terisi daging, serta suka memakai daun pacar dan daun khatam untuk mewarnai rambut dan jenggotnya yang beruban. Yakni mewarnai dengan warna selain hitam, karena berdasarkan dalil-dalil mewarnai rambut dengan warna hitam adalah haram hukumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan julukan �Atiq�, ada 3 pendapat. Yang pertama, maksud �atiq� adalah �atiiqullaahi minan naar� (dibebaskan Allah dari neraka). Yang kedua, nama Atiq diberikan oleh ibu beliau. Yang ketiga, karena wajah beliau yang sangat tampan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah mempersaksikan persahabatan Rasulullah dengan Abu Bakar dalam Al-Qur`an, yaitu dalam firman-Nya : ��sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada sahabatnya: `Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita�.� (QS at-Taubah : 40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;`Aisyah, Abu Sa�id dan Ibnu Abbas dalam menafsirkan ayat ini mengatakan : �Abu Bakar-lah yang mengiringi Nabi dalam gua tersebut.�&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah juga berfirman : �Dan orang yang membawa kebenaran dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa.� (az-Zumar : 33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Imam adz-Dzahabi setelah membawakan ayat ini dalam kitabnya al-Kabaa`ir, beliau meriwayatkan bahwa Ja`far Shadiq berujar :�Tidak ada perselisihan lagi bahwa orang yang datang dengan membawa kebenaran adalah Rasulullah, sedangkan yang membenarkannya adalah Abu Bakar. Masih adakah keistimeaan yang melebihi keistimeaannya di tengah-tengah para Shahabat?�&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Amru bin al-Ash radhiyallahu`anhu, bahwa Rasulullah mengutusnya atas pasukan Dzatus Salasil : �Aku lalu mendatangi beliau dan bertanya �Siapa manusia yang paling engkau cintai?� beliau bersabda :�Aisyah� aku berkata : �kalau dari lelaki?� beliau menjawab : �ayahnya (Abu Bakar)� aku berkata : �lalu siapa?� beliau menjawab: �Umar� lalu menyebutkan beberapa orang lelaki.� (HR.Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;�Sesungguhnya Allah telah menjadikanku sebagai kekasih-Nya, sebagaimana Dia menjadikan Ibrahim sebagai kekasih-Nya. Dan kalau saja aku mengambil dari umatku sebagai kekasih, akan aku jadikan Abu Bakar sebagai kekasih.� (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Sa`id radhiyallahu`anhu, bahwa Rasulullah duduk di mimbar, lalu bersabda :�Sesungguhnya ada seorang hamba yang diberi pilihan oleh Allah, antara diberi kemewahan dunia dengan apa yang di sisi-Nya. Maka hamba itu memilih apa yang di sisi-Nya� lalu Abu bakar menangis dan menangis, lalu berkata :�ayah dan ibu kami sebagai tebusanmu� Abu Sa`id berkata : �yang dimaksud hamba tersebut adalah Rasulullah, dan Abu Bakar adalah orang yang paling tahu diantara kami� Rasulullah bersabda : �Sesungguhnya orang yang paling banyak memberikan perlindungan kepadaku dengan harta dan persahabatannya adalah Abu Bakar. Andaikan aku boleh mengambil seorang kekasih (dalam riwayat lain ada tambahan : �selain rabb-ku�), niscaya aku akan mengambil Abu Bakar sebagai kekasihku. Tetapi ini adalah persaudaraan dalam Islam. Tidak ada di dalam masjid sebuah pintu kecuali telah ditutup, melainkan hanya pintu Abu Bakar saja (yang masih terbuka).� (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda : �Sesungguhnya Allah telah mengutusku kepada kalian semua. Namun kalian malah berkata `kamu adalah pendusta�. Sedangkan Abu Bakar membenarkan (ajaranku). Dia telah membantuku dengan jiwa dan hartanya. Apakah kalian akan meninggalkan aku (dengan meninggalkan) shahabatku?� Rasulullah mengucapkan kalimat itu 2 kali. Sejak itu Abu bakar tidak pernah disakiti (oleh seorangpun dari kaum muslimin). (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;Masa Kekhalifahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat al-Bukhari diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu`anha, bahwa ketika Rasulullah wafat, Abu Bakar datang dengan menunggang kuda dari rumah beliau yang berada di daerah Sunh. Beliau turun dari hewan tunggangannya itu kemudian masuk ke masjid. Beliau tidak mengajak seorang pun untuk berbicara sampai akhirnya masuk ke dalam rumah Aisyah. Abu Bakar menyingkap wajah Rasulullah yang ditutupi dengan kain kemudian mengecup keningnya. Abu Bakar pun menangis kemudian berkata : �demi ayah dan ibuku sebagai tebusanmu, Allah tidak akan menghimpun dua kematian pada dirimu. Adapun kematian yang telah ditetapkan pada dirimu, berarti engkau memang sudah meninggal.�Kemudian Abu Bakar keluar dan Umar sedang berbicara dihadapan orang-orang. Maka Abu Bakar berkata : �duduklah wahai Umar!� Namun Umar enggan untuk duduk. Maka orang-orang menghampiri Abu Bakar dan meninggalkan Umar. Abu Bakar berkata : �Amma bad`du, barang siapa diantara kalian ada yang menyembah Muhammad, maka sesungguhnya Muhammad telah mati. Kalau kalian menyembah Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Hidup dan tidak akan pernah mati. Allah telah berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;�Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.� (QS Ali Imran : 144)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas radhiyallahu`anhuma berkata : �demi Allah, seakan-akan orang-orang tidak mengetahui bahwa Allah telah menurunkan ayat ini sampai Abu Bakar membacakannya. Maka semua orang menerima ayat Al-Qur`an itu, tak seorangpun diantara mereka yang mendengarnya melainkan melantunkannya.�&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sa`id bin Musayyab rahimahullah berkata : bahwa Umar ketika itu berkata : �Demi Allah, sepertinya aku baru mendengar ayat itu ketika dibaca oleh Abu Bakar, sampai-sampai aku tak kuasa mengangkat kedua kakiku, hingga aku tertunduk ke tanah ketika aku mendengar Abu Bakar membacanya. Kini aku sudah tahu bahwa nabi memang sudah meninggal.�&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riwayat al-Bukhari lainnya, Umar berkata : �maka orang-orang menabahkan hati mereka sambil tetap mengucurkan air mata. Lalu orang-orang Anshor berkumpul di sekitar Sa`ad bin Ubadah yang berada di Saqifah Bani Sa`idah� mereka berkata : �Dari kalangan kami (Anshor) ada pemimpin, demikian pula dari kalangan kalian!� maka Abu Bakar, Umar dan Abu Ubaidah bin al-Jarroh mendekati mereka. Umar mulai bicara, namun segera dihentikan Abu Bakar. Dalam hal ini Umar berkata : �Demi Allah, yang kuinginkan sebenarnya hanyalah mengungkapkan hal yang menurutku sangat bagus. Aku khawatir Abu Bakar tidak menyampaikannya� Kemudian Abu Bakar bicara, ternyata dia orang yang terfasih dalam ucapannya, beliau berkata : �Kami adalah pemimpin, sedangkan kalian adalah para menteri.� Habbab bin al-Mundzir menanggapi : �Tidak, demi Allah kami tidak akan melakukannya, dari kami ada pemimpin dan dari kalian juga ada pemimpin.� Abu Bakar menjawab : �Tidak, kami adalah pemimpin, sedangkan kalian adalah para menteri. Mereka (kaum Muhajirin) adalah suku Arab yang paling adil, yang paling mulia dan paling baik nasabnya. Maka baiatlah Umar atau Abu Ubaidah bin al-Jarroh.�Maka Umar menyela : �Bahkan kami akan membai`atmu. Engkau adalah sayyid kami, orang yang terbaik diantara kami dan paling dicintai Rasulullah.� Umar lalu memegang tangan Abu Bakar dan membai`atnya yang kemudian diikuti oleh orang banyak. Lalu ada seorang yang berkata : �kalian telah membunuh (hak khalifah) Sa`ad (bin Ubadah).� Maka Umar berkata : �Allah yang telah membunuhnya.� (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut `ulama ahli sejarah, Abu Bakar menerima jasa memerah susu kambing untuk penduduk desa. Ketika beliau telah dibai`at menjadi khalifah, ada seorang wanita desa berkata : �sekarang Abu Bakar tidak akan lagi memerahkan susu kambing kami.� Perkataan itu didengar oleh Abu Bakar sehingga dia berkata : �tidak, bahkan aku akan tetap menerima jasa memerah susu kambing kalian. Sesungguhnya aku berharap dengan jabatan yang telah aku sandang sekarang ini sama sekali tidak merubah kebiasaanku di masa silam.� Terbukti, Abu Bakar tetap memerahkan susu kambing-kambing mereka. (Shifatush-Shofwah: Ibn Jauzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Abu Bakar diangkat sebagai khalifah, beliau memerintahkan Umar untuk mengurusi urusan haji kaum muslimin. Barulah pada tahun berikutnya Abu Bakar menunaikan haji. Sedangkan untuk ibadah umroh, beliau lakukan pada bulan Rajab tahun 12 H. beliau memasuki kota Makkah sekitar waktu dhuha dan langsung menuju rumahnya. Beliau ditemani oleh beberapa orang pemuda yang sedang berbincang-bincang dengannya. Lalu dikatakan kepada Abu Quhafah (Ayahnya Abu Bakar) : �ini putramu (telah datang)!�&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Abu Quhafah berdiri dari tempatnya. Abu Bakar bergegas menyuruh untanya untuk bersimpuh. Beliau turun dari untanya ketika unta itu belum sempat bersimpuh dengan sempurna sambil berkata : �wahai ayahku, janganlah anda berdiri!� Lalu Abu Bakar memeluk Abu Quhafah&lt;br /&gt;dan mengecup keningnya. Tentu saja Abu Quhafah menangis sebagai luapan rasa bahagia dengan kedatangan putranya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu datanglah beberapa tokoh kota Makkah seperti Attab bin Usaid, Suhail bin Amru, Ikrimah bin Abi Jahal, dan al-Harits bin Hisyam. Mereka semua mengucapkan salam kepada Abu Bakar : �Assalamu`alaika wahai khalifah Rasulullah!� mereka semua menjabat tangan Abu Bakar. Lalu Abu Quhafah berkata : �wahai Atiq (julukan Abu Bakar), mereka itu adalah orang-orang (yang baik). Oleh karena itu, jalinlah persahabatan yang baik dengan mereka!� Abu Bakar berkata : �Wahai ayahku, tidak ada daya dan upaya kecuali hanya dengan pertolongan Allah. Aku telah diberi beban yang sangat berat, tentu saja aku tidak akan memiliki kekuatan untuk menanggungnya kecuali hanya dengan pertolongan Allah.� Lalu Abu Bakar berkata : �Apakah ada orang yang akan mengadukan sebuah perbuatan dzalim?� Ternyata tidak ada seorangpun yang datang kepada Abu Bakar untuk melapor sebuah kedzaliman. Semua orang malah menyanjung pemimpin mereka tersebut. (Shifatush Shofwah: Ibn Jauzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wafatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut para `ulama ahli sejarah Abu Bakar meninggal dunia pada malam selasa, tepatnya antara waktu maghrib dan isya pada tanggal 8 Jumadil awal 13 H. Usia beliau ketika meninggal dunia adalah 63 tahun. Beliau berwasiat agar jenazahnya dimandikan oleh Asma` binti Umais, istri beliau. Kemudian beliau dimakamkan di samping makam Rasulullah. Umar mensholati jenazahnya diantara makam Nabi dan mimbar (ar-Raudhah). Sedangkan yang turun langsung ke dalam liang lahat adalah putranya yang bernama Abdurrahman (bin Abi Bakar), Umar, Utsman, dan Thalhah bin Ubaidillah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-1098410435367843392?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/1098410435367843392/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=1098410435367843392&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/1098410435367843392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/1098410435367843392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2008/02/abu-bakar-ash-shiddiiq-11-13-h.html' title='Abu Bakar Ash-Shiddiiq (11-13 H)'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-75236799919260212</id><published>2008-02-06T11:53:00.000+07:00</published><updated>2008-02-06T12:00:42.343+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;الس&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;لام &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;علي&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;كم ورحمة الله وبركاته&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;كيف الحال أتمنى تكونوا بخير&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R6k-fqgyw9I/AAAAAAAAAN4/B8uKbg0z0wM/s1600-h/Hadits.png"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R6k-fqgyw9I/AAAAAAAAAN4/B8uKbg0z0wM/s320/Hadits.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163727161465684946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-75236799919260212?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/75236799919260212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=75236799919260212&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/75236799919260212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/75236799919260212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2008/02/blog-post.html' title=''/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R6k-fqgyw9I/AAAAAAAAAN4/B8uKbg0z0wM/s72-c/Hadits.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-2994861248313420563</id><published>2008-01-24T20:49:00.000+07:00</published><updated>2008-01-24T21:17:43.268+07:00</updated><title type='text'>Do`a Untuk Orang Tua</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R5idxKgywtI/AAAAAAAAALU/qlKT2mGFz4o/s1600-h/muslim_children_in_south_africa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R5idxKgywtI/AAAAAAAAALU/qlKT2mGFz4o/s200/muslim_children_in_south_africa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5159046841113952978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah,&lt;br /&gt;Rendahkanlah suaraku bagi mereka,&lt;br /&gt;Perindahlah ucapanku di depan mereka.&lt;br /&gt;Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan&lt;br /&gt;Lembutkanlah hatiku untuk mereka.&lt;br /&gt;Ya Allah,&lt;br /&gt;Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya&lt;br /&gt;Atas didikan mereka padaku dan&lt;br /&gt;Pahala yang besar&lt;br /&gt;Atas kesayangan yang mereka limpahkan padaku,&lt;br /&gt;Peliharalah mereka&lt;br /&gt;Sebagaimana mereka memeliharaku.&lt;br /&gt;Ya Allah,&lt;br /&gt;Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,&lt;br /&gt;atau kesusahan yang mereka derita karena aku,&lt;br /&gt;atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,&lt;br /&gt;jadikanlah itu semua&lt;br /&gt;Penyebab rontoknya dosa-! dosa mereka,&lt;br /&gt;Meningginya kedudukan mereka dan&lt;br /&gt;Bertambahnya pahala kebaikan mereka dengan&lt;br /&gt;perkenan-Mu, ya Allah&lt;br /&gt;sebab hanya Engkaulah&lt;br /&gt;yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan&lt;br /&gt;berlipat ganda.&lt;br /&gt;Ya Allah,&lt;br /&gt;Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,&lt;br /&gt;Izinkanlah mereka memberi syafa’at untukku.&lt;br /&gt;Tetapi jika magfirah-Mu lebih dahulu mencapai diriku,&lt;br /&gt;Maka izinkahlah aku memberi syafa’at untuk mereka,&lt;br /&gt;sehingga kami semua berkumpul&lt;br /&gt;Bersama dengan santunan-Mu&lt;br /&gt;di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu,&lt;br /&gt;ampunan-Mu serta rahmat-Mu.&lt;br /&gt;Sesungguhnya Engkaulah&lt;br /&gt;yang memiliki Karunia Maha Agung,&lt;br /&gt;serta anugerah yang tak berakhir dan&lt;br /&gt;Engkaulah yang Maha Pengasih Diantara semua pengasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita kenang dosa kepada orang tua kita.&lt;br /&gt;Siapa tahu hidup kita dirundung nestapa karena&lt;br /&gt;kedurhakaan kita.&lt;br /&gt;Karen! a kita sudah menghisap darahnya, tenaganya, airmatanya,&lt;br /&gt;keringatnya.&lt;br /&gt;Istighfar, istighfarlah&lt;br /&gt;Barangsiapa yang matanya pernah sinis melihat orangtuanya.&lt;br /&gt;Atau kata-katanya sering mengiris melukai hatinya,&lt;br /&gt;atau yang jarang memperdulikan dan mendoakannya.&lt;br /&gt;Percayalah bahwa anak yang durhaka siksanya&lt;br /&gt;didahulukan didunia ini.&lt;br /&gt;Istighfar yang pernah mendholimi ibu bapaknya.&lt;br /&gt;Astaghfirullahal Adhiim&lt;br /&gt;Astaghfirullahal Adhiim …….&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-2994861248313420563?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/2994861248313420563/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=2994861248313420563&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/2994861248313420563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/2994861248313420563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2008/01/doa-untuk-orang-tua.html' title='Do`a Untuk Orang Tua'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R5idxKgywtI/AAAAAAAAALU/qlKT2mGFz4o/s72-c/muslim_children_in_south_africa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-1921795654908446434</id><published>2008-01-19T09:42:00.000+07:00</published><updated>2008-01-22T21:26:10.740+07:00</updated><title type='text'>PROFIL AKU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R5FkZ7BCe_I/AAAAAAAAAKs/qdsubMJrAas/s1600-h/Alitio.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R5FkZ7BCe_I/AAAAAAAAAKs/qdsubMJrAas/s320/Alitio.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5157013444817484786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nama Lengkap : ALITIO TOBING&lt;br /&gt;Lahir        : Jakarta, 03 Oktober 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan nama:&lt;br /&gt;ALITIO diambil dari 2 (dua) kosa kata bahasa yang berbeda: ALI (tinggi) diambil dari bahasa Arab, dan menyimbulkan serta harapan memiliki keserupaan dengan kebesaran, kecerdasa imam Ali ra/as. Dan TIO (jernih) diambil dari bahasa Batak yang memiliki arti jernih seperti jernihnya air yang mengalir di surga, jernihnya pemikiran imam Ali ra/as.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-1921795654908446434?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/1921795654908446434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=1921795654908446434&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/1921795654908446434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/1921795654908446434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2008/01/profil-aku.html' title='PROFIL AKU'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R5FkZ7BCe_I/AAAAAAAAAKs/qdsubMJrAas/s72-c/Alitio.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-9189105263243069270</id><published>2008-01-18T19:18:00.000+07:00</published><updated>2008-01-18T20:34:12.693+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Spesial `Asyuro'/><title type='text'>TRAGEDI KARBALA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R5CqdbBCe-I/AAAAAAAAAKk/EiY_EbhI1nk/s1600-h/bloodbar.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R5CqdbBCe-I/AAAAAAAAAKk/EiY_EbhI1nk/s400/bloodbar.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156808995784260578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R5CoYLBCe9I/AAAAAAAAAKc/pGNFLt7OZEQ/s1600-h/karbala.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R5CoYLBCe9I/AAAAAAAAAKc/pGNFLt7OZEQ/s320/karbala.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5156806706566691794" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PARA KSATRIA KARBALA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan sejarah telah dipenuhi oleh figur-figur teladan dan tokoh-tokoh besar yang namanya abadi dan tindak-tanduknya layak diteladani. Lembaran hidup mereka mementaskan kepahlawanan, kedermawanan, keramahan, dan kebesaran. Di saat-saat genting sekalipun, kebesaran jiwa mereka tetap menjadi panutan. Kisah tragedi pembantaian keluarga Nabi di Karbala meski menjadi luka yang dalam bagi umat Islam sepanjang sejarah, namun penuh dengan hikmah. Tragedi Karbala adalah pertarungan antara kebenaran dan kebatilan, antara kemanusiaan dan kebinatangan, antara kemuliaan dan kehinaan, antara kebebasan dan keterbelengguan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hurr bin Yazid Al-Riyahi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di padang tandus Nainawa, figur-figur besar semisal Hurr bin Yazid Al-Riyahi, Habib bin Madhahir, Ali bin Al-Husein, Wahb bin Abdullah dan lainnya mengajarkan kepada umat manusia di sepanjang zaman tentang makna sejati dari kebesaran, keberanian, kepahlawanan, kehormatan, dan kesetiaan. Pada kesempatan kali ini, kami akan membawa Anda ke masa itu, saat lakon-lakon Karbala mementaskan drama kesucian. Kami akan mengajak Anda untuk mencermati fragmen-fragmen yang mereka mainkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hurr bin Yazid Al-Riyahi, komandan pasukan Ubaidillah bin Ziyad. Dengan sekitar seribu orang yang dipimpinnya, Hurr mendapat perintah untuk menghadang gerak Imam Husein dan rombongannya yang sedang menuju Kufah dan menggiring mereka menghadap Ibnu Ziyad. Untuk beberapa hari pertama setelah pasukannya berhadapan dengan rombongan Imam Husein a.s, mungkin Hurr dipandang sebagai orang yang paling berdosa terhadap keluarga Nabi itu. Sebab dengan menjalankan perintah demi perintah yang diterimanya dari Ibnu Ziyah, Hurr telah membuat posisi Imam Husein dan keluarganya terjepit sampai mereka kehabisan air minum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sikap hormatnya kepada keluarga Rasul dan kebesaran jiwanya telah membuat dia terbangun dari tidur yang hampir membuatnya celaka. Hurr sadar bahwa dia berada di tengah pasukan yang berniat membantai Al-Husein dan keluarganya. Jika tetap bersama pasukan ini berarti dia akan mencatatkan namanya dalam daftar orang-orang terlaknat sepanjang masa. Hurr melihat dirinya berada di persimpangan jalan. Dia harus memilih, mati tercincang-cincang dengan imbalan surga atau selamat dan kembali ke keluarga dengan membawa cela dan janji akan siksa neraka. Hurr memilih surga meski harus melewati pembantaian sadis pasukan Ibnu Ziyad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan langkah mantap Hurr memacu kudanya ke arah perkemahan Imam Husein a.s. Semua mata memandang mungkinkah Hurr komandan yang pemberani itu akan menjadi orang pertama yang menyerang Imam Husein? Namun semua tercengang kala menyaksikan Hurr bersimbuh di hadapan putra Fatimah dan meminta maaf atas kesalahannya. Sebagai penebus kesalahannya, Hurr bangkit dan dengan gagah berani mencabik-cabik barisan musuh. Hurr gugur sebagai syahid dengan menghadiahkan darahnya untuk Islam. Imam Husein memuji kepahlawanan Hurr dan mengatakan, “Engkau benar-benar orang yang bebas, seperti nama yang diberikan ibumu kepadamu. Engkau bebas di dunia dan akhirat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Muslim bin Ausajah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Muslim bin Ausajah termasuk kelompok orang-orang tua yang berada di dalam rombongan Imam Husein. Muslim adalah sahabat Nabi yang keberanian dan kepahlawanannya di berbagai medan perang dipuji banyak orang. Ketika Imam Husein mengumumkan rencananya untuk bangkit melawan pemerintahan Yazid, Muslim bin Ausajah mendapat tugas mengumpulkan dana, membeli senjata, dan mengambil baiat warga Kufah. Di padang Karbala, ketuaan Muslim sama sekali tidak menghalangi kelincahan geraknya. Satu-persatu orang-orang yang berada di hadapannya terjungkal. Akhirnya pasukan Ibnu Ziyad mengambil insiatif untuk menghujaninya dengan batu. Muslim tersungkur bersimbah darah. Sebelum melepas nyawa, dia memandang sahabatnya, Habib bin Madhahir dan berpesan untuk tidak meninggalkan Imam Husein.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Habib bin Madhahir&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di Karbala, Habib bin Madhahir mungkin yang paling tua diantara para sahabat Imam Husein. Meski tua, Habib adalah pecinta sejati Ahlul Bait. Kehadirannya di tengah rombongan keluarga Nabi memberikan semangat tersendiri. Di malam tanggal sepuluh Muharram, atau malam pembantaian, wajah Habib terlihat berseri-seri. Tak jarang dia melempar senyum kepada anggota rombongan yang lain. Ada yang mempertanyakan mengapa dia tersenyum di malam yang mencekam ini? Habib menjawab, “Ini adalah saat yang paling indah dan menyenangkan. Sebab tak lama lagi, kita akan berjumpa yang Tuhan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah terik mentari Karbala, Habib berlaga di tengah medan. Usia lanjut tidak menghalangi kelincahannya memainkan pedang. Habib sempat melantunkan bait-bait syair yang menunjukkan keberanian dan kesetiannya kepada Nabi dan kebenaran risalah Nabi. Jumlah pasukan dan kelengkapan militer yang ada di pihak musuh tidak membuatnya gentar. Sebab baginya, kemenangan bukan hanya kemenangan lahiriyah. Kematian di jalan Allah adalah kemenangan besar yang didambakan para pecinta seperti Habib. Ayunan pedang tepat mengenai kepala putra Madhahir dan membuatnya terjungkal. Darah segar membahasi janggutnya yang putih. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Habib sempat melempar senyum ke arah Al-Husein yang memberinya kata selamat menjumpai surga. Habib gugur setelah melagakan kepahlawanan dan kesetiaan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Nafi’ bin Hilal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nafi’ bin Hilal, adalah pahlawan Karbala yang dikenal sebagai perawi hadis, qari, dan sahabat dekat Imam Ali a.s. Kesetiaannya kepada Ahlul Bait telah ia tunjukkan dalam perang Jamal, Siffin, dan Nahrawan dalam membela Imam Ali a.s., ayah Imam Husain. Di Karbala, bersama Abul Fadhl Abbas dan lima puluh orang sahabat Imam Husein, Nafi’ memporak-porandakan barisan musuh untuk sampai ke sungai Furat. Setelah melalui pertempuran sengit, pasukan Imam Husein berhasil mengambil air dan mengirimnya ke perkemahan. Sahabat setia Al-Husien ini dikenal sebagai pemanah mahir. Setelah berhasil membunuh 12 orang dan melukai beberapa orang lainnya, Nafi’ bin Hilal gugur sebagai syahid. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Burair bin Khudhair&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Di tengah pasukan Imam Husein yang hanya berjumlah beberapa puluh orang, terdapat beberapa orang yang dikenal sebagai orang ahli ibadah dan zuhud, diantaranya adalah Burair bin Khudhair. Warga Kufah amat menghormati Burair dan menyebutnya sebagai guru besar Al-Qur’an. Ketinggian iman Burair tampak di malam Asyura. Burair yang biasanya jarang bergurau, malam itu menggoda Abdurrahman Al-Anshari, salah seorang sahabat Imam Husein. Kepadanya Abdurrahman berkata, “Wahai Burair, malam ini tidak sewajarnya engkau bergurau.” Burair menjawab, “Sahabatku, tahukah engkau bahwa sejak muda aku tidak gemar bercanda. Tapi malam ini aku sangat bahagia. Sebab jarak antara kita dan surga hanya beberapa saat. Kita hanya perlu sejenak menari-narikan pedang untuk menyambut pedang-pedang musuh mencabik-cabik tubuh kita, lalu terbang ke surga.” Burair gugur syahid dan namanya abadi. Dia telah mengajarkan kesetiaan kepada agama dan kecintaan kepada Allah, Rasul dan Ahlul Bait. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kemenangan dalam berjuang tidak selalu berbentuk kemenangan lahiriyah. Adakalanya gugur dalam perjuangan juga merupakan sebuah kemenangan besar. Tak salah bila ada pepatah yang mengatakan: darah mengalahkan pedang. Kisah Karbala adalah salah satu contohnya. Meski sejak awal, seluruh anggota rombongan Imam Husein telah mengetahui bahwa mereka adalah kafilah yang bergerak menuju kematian, tetapi cita-cita luhur dan keyakinan akan kemenangan dengan syahadah membuat mereka mantap melangkah. Kami masih bersama Anda dengan pembicaraan seputar tokoh-tokoh kebangkitan Asyura dan drama yang mereka pentaskan di Karbala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ali Akbar bin Husain as&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ketika rombongan Imam Husein memasuki padang Karbala, terlihat barisan pasukan Ibnu Ziyad yang berbaris bagai batang-batang korma di tengah sahara. Menyadari bahwa ribuan orang bersenjata lengkap yang berada di sana berniat membantai Al-Husein dan keluarganya, Ali Akbar putra Imam Husein bertanya kepada ayahnya, “Ayah, bukankah kita berada di pihak yang benar?” Imam menjawab, “Iya.” Mendengar jawaban itu Ali Akbar berseru, “Kalau begitu tidak alasan bagi kita untuk merasa ragu dan gentar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Ali Akbar maju ke medan tempur untuk menunjukkan kesetiaannya kepada sang ayah dan imam yang ia ikuti, Al-Husein dengan berlinang air mata memandang nanar ke arah putranya dan berkata, “Ya Allah, saksikankah pemuda yang paling mirip wajah, tutur kata dan perangainya dengan Rasul-Mu, kini maju ke medan tempur. Selama ini, kami mengobati kerinduan kepada Nabi dengan memandangnya. Ya Allah, jauhkan mereka dari barakah bumi ini dan cabik-cabiklah barisan mereka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali Akbar maju dan dengan gesit dia menari-narikan pedangnya. Beberapa orang yang menghadangnya terjerembab ke tanah terkena sabetan pedang putra Al-Husein. Tak lama kemudian, kisah kepahlawanan dan kesetiaan Ali Akbar menjadi lengkap setelah sebilah pedang mendarat di tubuhnya. Ali Akbar jatuh tersungkur dan musuh-musuh berhamburan menyambutnya dengan mendaratkan pukulan pedang bertubi-tubi ke tubuh pemuda tampan itu. Sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir, Ali Akbar berseru kepada ayahnya dengan mengatakan, “Ayah, Rasulullah telah memberiku air. Beliau menunggu kedatanganmu.” Cucu Rasul itu gugur syahid dengan meninggalkan pelajaran berharga tentang kesetiaan dan pengorbanan dalam membela kebenaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Qasim bin Hasan as&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kisah Qasim putra Imam Hasan as di Karbala adalah kisah yang paling menarik tentang kesetiaan dan pengorbanan. Kemenakan Imam Husein yang saat itu masih sangat belia, yaitu berusia kurang dari lima belas tahun, telah menyuguhkan pelajaran yang amat berharga. Di hari Asyura, saat pembantaian di Padang Karbala berlangsung, Qasim menatap pilu medan laga. Imam Husein mendatanginya dan bertanya, “Qasim, bagaimana engkau memandang kematian?” Qasim menjawab, “Kematian bagiku lebih manis dari madu.” Ya, remaja belia yang terdidik di rumah kenabian dan wilayah itu telah hanyut dalam cinta rabbani dan tak sabar menunggu saat-saat yang paling indah bertemu dengan sang Pencipta. Qasim maju ke medan laga dan gugur sebagai syahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jaun bin Abi Malik&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jaun bin Abi Malik, adalah bekas budak Abu Dzar Al-Ghifari yang kemudian mengabdi di rumah Imam Ali, Imam Hasan, dan terakhir di rumah Imam Husein as. Di siang hari Asyura, Jaun dari dekat menyaksikan dan merasakan penderitaan yang dialami oleh keluarga Nabi dan para pengikut setia mereka di Padang Karbala. Meski tidak terlibat dalam konflik, Jaun tidak mau tinggal diam. Dia bangkit dan meminta ijin kepada Imam Husein untuk mempersembahkan darahnya dalam membela keluarga Nabi. Imam Husein yang terkenal bijak mengatakan, “Wahai Jaun, jangan celakakan dirimu. Engkau telah kumerdekakan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaun menangis, dan sambil mencium kaki tuannya, dia berkata, “Tuanku, selama ini aku hidup sejahtera di rumahmu. Aku tidak bisa tinggal diam menyaksikan engkau dan keluargamu menghadapi kesulitan ini. Demi Allah aku tidak akan meninggalkanmu sampai darahku bercampur dengan darahmu yang suci.” Budak berkulit hitam itu menunjukkan kesetiaan seorang hamba kepada tuannya. Jaun mengajarkan makna sejati dari balas budi. Setelah mendapat ijin, bekas budak Abu Dzar itu maju ke medan laga dan mempertontonkan semangat pengorbanan untuk keluarga Rasul. Untuknya Imam Husein berdoa, “Ya Allah putihkan wajahnya, masukkanlah ia ke dalam golongan orang-orang yang baik dan jangan pisahkan dia dari keluarga Muhammad.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Wahb bin Abdullah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wahb bin Abdullah adalah salah seorang pengikut setia Imam Husein. Sebelum bertemu Imam Husein, Wahb adalah pengikut agama Nasrani. Di tangan Imam Husein, dia dan ibunya masuk Islam. Saat berada di padang Karbala bersama Imam Husein, Wahb baru 17 hari menikah. Sebagai bukti kesetiaan kepada penghulu pemuda surga dan pemimpin umat itu, Wahb maju ke medan tempur. 24 penunggang kuda dan 24 prajurit pejalan kaki berhasil ditumbangkannya. Namun Wahb berhasil ditangkap dan dibawa menghadap Umar bin Saad komandan pasukan Ibnu Ziyad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahb gugur syahid setelah Ibnu Saad mengeluarkan perintah pemenggalan kepalanya. Kepala tanpa badan itu dikirim ke perkemahan Imam Husein. Ibu Wahb dengan bangga mencium kepala anaknya yang gugur dalam membela kebenaran. Kepala itu dilemparkannya ke arah musuh sambil berkata, “Aku tidak akan mengambil kembali apa yang telah kupersembahkan untuk Islam.” Tak cukup dengan persembahan itu, wanita tua itu mengambil sebatang kayu dan berlari ke arah musuh. Ibu Wahb ingin menyusul anaknya yang telah mendahuluinya terbang ke surga. Namun Imam Husein mencegahnya dan mendoakan kebaikan untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah pengorbanan sahabat Nabi dalam perang Uhud yang menjadikan tubuhnya sebagai perisai hidup untuk melindungi Rasulullah, terulang kembali di padang Karbala. Di hari Asyura, pasukan Ibnu Ziyad tidak memberikan kesempatan kepada Imam Husein dan para sahabatnya untuk melaksanakan kewajiban shalat. Saat Imam Husein berdiri untuk mengerjakan shalat berjemaah dengan para sahabatnya, Said bin Abdillah Al-Hanafi berdiri melindungi putra Fatimah itu dari terjangan tombak dan anak panah yang meluncur ke arah Imam Husein. Tubuh Said dipenuhi oleh tombak dan anak panah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Said roboh. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya ia berkata, “Ya Allah, sampaikan salamku kepada Nabi-Mu Muhammad. Katakan kepada beliau bahwa luka-luka di sekujur tubuhku ini kudapatkan ketika melindungi dan membela cucu kesayangannya yang tengah memperjuangkan agama dan kebebasan.” Mata sayu Said untuk beberapa saat memandang wajah pemimpinnya. Dia berkata, “Wahai putra Rasulullah, apakah aku sudah melaksanakan janji setiaku?” Imam Husein menjawab, “Ya, engkau telah mendahuluiku masuk ke surga.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Abis bin Abu Syubaib Al-Syakiri&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kisah Abis bin Abu Syubaib Al-Syakiri di Karbala adalah kisah cinta yang luhur. Selain dikenal pemberani dan piawai dalam bertarung di medan tempur, Abis juga terkenal sebagai ahli ibadah dan rajin melaksanakan shalat tahajjud. Di malam Asyura, Abis mendatangi kemah Imam Husein. Kepada beliau, Abis mengatakan, “Demi Allah, tidak ada seorangpun di dunia ini yang kucintai dan aku hormati lebih dari dirimu, wahai putra Rasulullah. Jika ketulusan cinta ini dapat aku tunjukkan dengan mengorbankan sesuatu yang lebih berharga dari jiwa dan ragaku, pasti akan kulakukan.” Abis gugur syahid setelah pasukan musuh yang kewalahan dalam menghadapinya, menghujaninya dengan batu-batuan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-9189105263243069270?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/9189105263243069270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=9189105263243069270&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/9189105263243069270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/9189105263243069270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2008/01/tragedi-karbala.html' title='TRAGEDI KARBALA'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R5CqdbBCe-I/AAAAAAAAAKk/EiY_EbhI1nk/s72-c/bloodbar.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-478398645386785153</id><published>2008-01-14T13:31:00.000+07:00</published><updated>2008-02-14T14:15:27.343+07:00</updated><title type='text'>ALBUM PHOTO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R7PpvtVFogI/AAAAAAAAAQI/ssiXdhcSwgk/s1600-h/DSCF5795.BMP"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R7PpvtVFogI/AAAAAAAAAQI/ssiXdhcSwgk/s200/DSCF5795.BMP" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166730203355259394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R7Pm4dVFofI/AAAAAAAAAQA/1z27BwwDQKk/s1600-h/jadi_1.BMP"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R7Pm4dVFofI/AAAAAAAAAQA/1z27BwwDQKk/s200/jadi_1.BMP" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5166727055144231410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-478398645386785153?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/478398645386785153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=478398645386785153&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/478398645386785153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/478398645386785153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2008/02/album-photo.html' title='ALBUM PHOTO'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R7PpvtVFogI/AAAAAAAAAQI/ssiXdhcSwgk/s72-c/DSCF5795.BMP' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-7686377403535364103</id><published>2008-01-08T20:46:00.000+07:00</published><updated>2008-01-09T20:56:51.276+07:00</updated><title type='text'>SELAMAT TAHUN BARU 1429 Hijriyah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R4N--HsMA8I/AAAAAAAAAIQ/C_KvO4grQQA/s1600-h/Selamat+Tahun+Baru+1429H.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R4N--HsMA8I/AAAAAAAAAIQ/C_KvO4grQQA/s320/Selamat+Tahun+Baru+1429H.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5153102004323353538" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MAKNA HIJRAH&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara bahasa, hijrah berarti berpindah tempat. Adapun secara syar‘i, para fukaha mendefinisikan hijrah sebagai: keluar dari darul kufur menuju Darul Islam. (An-Nabhani, Asy-Syakhsiyyah al-Islâmiyyah, II/276). Darul Islam dalam definisi ini adalah suatu wilayah (negara) yang menerapkan syariat Islam secara total dalam segala aspek kehidupan dan yang keamanannya berada di tangan kaum Muslim. Sebaliknya, darul kufur adalah wilayah (negara) yang tidak menerapkan syariat Islam dan keamanannya bukan di tangan kaum Muslim, sekalipun mayoritas penduduknya beragama Islam. Definisi hijrah semacam ini diambil dari fakta Hijrah Nabi saw. sendiri dari Makkah (yang saat itu merupakan darul kufur) ke Madinah (yang kemudian menjadi Darul Islam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa Hijrah, paling tidak, memberikan makna sebagai berikut: Pertama, pemisah antara kebenaran dan kebatilan; antara Islam dan kekufuran; serta antara Darul Islam dan darul kufur. Paling tidak, demikianlah menurut Umar bin al-Khaththab ra. ketika beliau menyatakan: Hijrah itu memisahkan antara kebenaran dan kebatilan. (HR Ibn Hajar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: tonggak berdirinya Daulah Islamiyah (Negara Islam) untuk pertama kalinya. Dalam hal ini, para ulama dan sejarahwan Islam telah sepakat bahwa Madinah setelah Hijrah Nabi saw. telah berubah dari sekadar sebuah kota menjadi sebuah negara Islam; bahkan dengan struktur yang—menurut cendekiawan Barat, Robert N. Bellah—terlalu modern untuk ukuran zamannya. Saat itu, Muhammad Rasulullah saw. sendiri yang menjabat sebagai kepala negaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: awal kebangkitan Islam dan kaum Muslim yang pertama kalinya, setelah selama 13 tahun sejak kelahirannya, Islam dan kaum Muslim terus dikucilkan dan ditindas secara zalim oleh orang-orang kafir Makkah. Demikianlah sebagaimana pernah diisyaratkan oleh Aisyah ra.:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كَانَ الْمُؤْمِنُونَ يَفِرُّ أَحَدُهُمْ بِدِينِهِ إِلَى اللهِ تَعَالَى وَإِلَى رَسُولِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَخَافَةَ أَنْ يُفْتَنَ عَلَيْهِ فَأَمَّا الْيَوْمَ فَقَدْ أَظْهَرَ اللهُ اْلإِسْلاَمَ وَالْيَوْمَ يَعْبُدُ رَبَّهُ حَيْثُ شَاءَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu ada orang Mukmin yang lari membawa agamanya kepada Allah dan Rasul-Nya karena takut difitnah. Adapun sekarang (setelah Hijrah, red.) Allah Swt. benar-benar telah memenangkan Islam, dan seorang Mukmin dapat beribadah kepada Allah Swt. sesuka dia. (HR al-Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Hijrahlah ketertindasan dan kemalangan umat Islam berakhir. Setelah Hijrah pula Islam bangkit dan berkembang pesat hingga menyebar ke seluruh Jazirah Arab serta mampu menembus berbagai pelosok dunia. Setelah Rasulullah saw. wafat, yakni pada masa Khulafaur Rasyidin, kekuasan Islam semakin merambah ke luar Jazirah Arab. Bahkan setelah Khulafaur Rasyidin—yakni pada masa Kekhalifahan Umayah, Abbasiyah, dan terakhir Utsmaniyah—kekuasaan Islam hampir meliputi 2/3 dunia. Islam bukan hanya berkuasa di Jazirah Arab dan seluruh Timur Tengah, tetapi juga menyebar ke Afrika dan Asia Tengah; bahkan mampu menembus ke jantung Eropa. Kekuasaan Islam malah pernah berpusat di Andalusia (Spanyol).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, agar kaum Muslim dapat benar-benar mewujudkan kembali makna Hijrah yang sebenarnya, tidak lain, umat ini harus segera melepaskan diri dari segala bentuk kezaliman sistem kufur dan kekuasaan negara-negara imperialis Barat kafir, yang nyata-nyata telah menimbulkan ketertindasan dan kemalangan kaum Muslim dalam berbagai bidang kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara ekonomi, sistem Kapitalisme global telah secara sistematis memiskinkan umat manusia, termasuk umat Islam. Negeri-negeri Islam, pada dasarnya merupakan negeri yang kaya. Ironisnya rakyatnya hidup dalam kemiskinan. Secara politik, umat Islam juga dalam posisi yang sangat marginal dan tertindas. Sistem demokrasi yang diadopsi oleh hampir semua negeri-negeri Islam, alih-alih memberikan kebaikan dan kemajuan, malah menjadi alat penjajahan. Lewat sistem demokrasi ini Barat menyebarkan ide liberalisme yang membahayakan berbagai aspek kehidupan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liberalisme agama telah membuat agama menjadi hal yang sepele, ajaran-ajaran yang menyesatkan pun berkembang dengan dalih kebebasan berkeyakinan. Akibatnya, umat Islam terancam akidahnya. Liberalisme tingkah laku telah melahirkan perilaku bagaikan binatang seperti free sex, aborsi, pornografi dan lain-lain. Liberalisme pemilikan telah menjadi alat bagi negara-negara kapitalis yang rakus untuk mengeksploitasi kekayaan alam Indonesia atas nama investasi, pasar bebas. Tidak hanya itu, ide demokrasi juga pada realitasnya justru dijadikan Barat sebagai alat penjajahan mereka. Atas nama demokrasi mereka menginvasi Irak dan Afganistan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam tentu harus melepaskan diri dari semua itu. Caranya tidak lain dengan kembali berhijrah menuju Daulah Islamiyah. Karena saat ini Islam tidak lagi diterapkan dalam kehidupan nyata dalam sebuah negara, maka tugas seluruh kaum Muslimlah untuk mewujudkannya kembali di tengah-tengah mereka. Caranya tidak lain dengan mengubah negeri-negeri Muslim saat ini yang berada dalam kungkungan sistem kufur, yakni sistem Kapitalisme-sekular, sekaligus menghimpunnya kembali dalam satu wadah negara, yakni Daulah Islamiyah atau Khilafah Islamiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dengan mewujudkan kembali makna Hijrah yang hakiki, yakni hijrah dari sistem kufur ke sistem Islam inilah, kekufuran akan lenyap digantikan oleh keimanan; kejahiliahan akan musnah tertutup cahaya Islam; darul kufur akan terkubur oleh Darul Islam; dan masyarakat Jahiliah pun akan berubah menjadi masyarakat Islam. Hanya dengan itu pula, insya Allah, umat Islam saat ini akan berubah dari umat yang terhina menjadi umat yang akan meraih kembali posisi terhormat. [FW]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-7686377403535364103?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/7686377403535364103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=7686377403535364103&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/7686377403535364103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/7686377403535364103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2008/01/blog-post.html' title='SELAMAT TAHUN BARU 1429 Hijriyah'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R4N--HsMA8I/AAAAAAAAAIQ/C_KvO4grQQA/s72-c/Selamat+Tahun+Baru+1429H.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-1784838888177195399</id><published>2008-01-07T20:49:00.000+07:00</published><updated>2008-01-08T20:57:02.732+07:00</updated><title type='text'>Bila Sikecil banyak Bertanya</title><content type='html'>Pet! Listrik tiba-tiba padam, malam itu. Dengan sigap, abi segera menyalakan lampu minyak. Si kecil Asma’ (3) mengamati  lampu minyak itu dengan penuh rasa ingin tahu. Tak lama kemudian, muncullah beberapa pertanyaan dari bibir mungilnya. “Itu apa Bi?”  “Itu lampu minyak, Sayang.” “Kok pakai lampu minyak kenapa Bi?” “Karena listrik mati.” “Listriknya kok mati kenapa toh Bi?” “Ya…mungkin karena tadi ada hujan deras.” “Kok tadi ada hujan deras  kenapa Bi?” “Tadi di langit kan ada awan hitam, awan itu sekumpulan air, kalau turun jadi hujan.” Bla…bla…bla….Demikianlah pertanyaan si kecil bagai tak ada habisnya. Abinya pun dengan sabar menjawab pertanyaan putri sulungnya. Rasa Ingin Tahu, Jangan Dimatikan Anak-anak berusia 2-5 tahun memang seringkali mengajukan banyak pertanyaan kepada orangtua atau pengasuhnya. Pertanyaan mereka biasanya tidak jauh dari apa yang mereka temui, amati atau rasakan. Yang mendorong mereka mengajukan pertanyaan adalah besarnya rasa ingin tahu mereka terhadap segala sesuatu. Sebenarnya, kita semua memiliki bekal rasa ingin tahu ini semenjak lahir.  Kehebatan rasa ingin tahu inilah yang membuat bayi bisa merangkak, berjalan, dan bicara. Selanjutnya, rasa ingin tahu ini akan menentukan kualitas perkembangan otak mereka. Sayangnya, orangtua banyak melakukan intervensi negatif sehingga naluri penting ini terkubur dalam-dalam Seringkali orangtua tak mau menjawab pertanyaan anak-anaknya yang menurut mereka terdengar konyol, lugu, dan seperti dibuat-buat. Seakan tak ada gunanya kalaupun orangtua mau repot-repot menjawabnya. Hal ini menjadikan anak belajar untuk mematikan rasa ingin tahunya. Setelah pertanyaan-pertanyaannya tak pernah dijawab, anak pun jadi malas untuk bertanya lagi, dan jadi tak peduli pada segala sesuatu yang ada di sekelilingnya. Tindakan orangtua yang mematikan rasa ingin tahu anak itu sungguh tidak mendidik dan berpengaruh buruk terhadap perkembangan otak anak. Sebagian kecil orangtua memang ada yang sangat mendukung perkembangan intelektual anaknya. Mereka bukan hanya menjawab pertanyaan anak, tetapi juga berusaha melakukan sesuatu untuk semakin menumbuhkan rasa ingin tahu sang anak. Mereka mendorong anak untuk bertanya dan terus bertanya, hingga anak sendiri yang kehabisan pertanyaan. Untuk itu, para orangtua ini menyediakan waktu sebanyak mungkin, karena mereka tahu, sepatah kata jawaban bisa menjadi sangat berarti bagi perkembangan sel saraf otak anak.  Perlu Kesabaran Orangtua yang tidak sabaran, mungkin cuma diam atau menjawab ‘tidak tahu’ saat ditanya sang anak. Kadang, pertanyaan anak malah dijawab dengan bentakan, “Sudah diam! Jangan tanya-tanya terus. Ibu capek.” Memang untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan anak itu diperlukan kesabaran, di samping perhatian dan  kepandaian dalam menjawab. Seorang ibu yang sudah disibukkan dengan berbagai pekerjaan rumah, mungkin akan lelah menghadapi seribu satu macam pertanyaan anaknya. Demikian juga dengan sang ayah yang  sudah bekerja seharian mencari nafkah. Rasa lelah itu bisa menghilangkan mood untuk sekadar menjawab sang anak. Bukankah jika kita menyatakan siap punya anak, secara otomatis kita juga harus siap ‘direpoti’? Adalah salah besar jika hanya karena alasan sibuk atau capek, lalu orangtua mematikan rasa ingin tahu sang anak. Sebisa mungkin, walau sedang sibuk bekerja, kita tetap berusaha memberi perhatian pada anak.  Sambil memasak, seorang ibu bisa menjawab pertanyaan anak. Sambil membersihkan rumah pun bisa terus mengobrol dengan mereka. Sekali lagi, dalam hal ini memang dibutuhkan kesabaran tinggi. Dalam menjawab pun kita harus menunjukkan perhatian, yang bisa ditampakkan lewat mimik muka dan cara menjawab dengan nada bersungguh-sungguh. Jawablah dengan Benar Orangtua tak perlu memberikan jawaban panjang atau berbelit-belit, sehingga malah sulit dimengerti anak. Cukuplah menjawab pertanyaan anak dengan jawaban pendek dengan bahasa yang disesuaikan dengan pemahaman anak. Jangan pernah menjawab pertanyaan anak dengan sembarangan. Jika menjawab, jawablah dengan benar. Jika orang tua tidak tahu jawaban yang benar, tak usah mencoba berbohong. Lebih baik katakan tidak tahu, dan cobalah menerangkan di lain waktu bila jawabannya sudah didapat. Sebagaimana contoh kasus di awal tulisan ini, Abu Asma’ berusaha menjawab pertanyaan putrinya dengan jawaban-jawaban pendek yang mudah dipahami. Beruntunglah anak bila orangtuanya selalu berusaha menjawab pertanyaannya dengan benar. Selain bisa memuaskan hatinya, jawaban itu juga akan menambah pengetahuan dan wawasannya. Sayangnya, tak sedikit orangtua yang suka memberikan jawaban tidak benar pada anak. Misalnya saat Hasan (5) bertanya pada ibunya  tentang gempa yang menyebabkan genting-genting di rumahnya melorot ke bawah. “Kok terjadi gempa kenapa Bu?” “Karena ada raksasa besar yang mengamuk di dalam laut, jadi bumi bergoncang.” Mungkin jawaban tersebut bisa diterima oleh daya imajinasinya, akan tetapi jawaban itu tidak menambah perbendaharaan pengetahuannya. Jawaban semacam ini sangat tidak bermanfaat, dan harus dijauhi oleh para orangtua. Seharusnya pertanyaan Hasan bisa dijawab, “Gempa itu penyebabnya bisa bermacam-macam. Salah satunya karena ada gunung meletus di daratan atau lautan, jadi bumi bergoncang.” Jika Hasan masih penasaran dengan sebab-sebab gempa lainnya, ibu bisa mencarikan referensi, misalnya buku atau majalah yang membahas tentang gempa, untuk dibacakan atau dibaca sendiri oleh Hasan. Kemampuan Otak Balita Mungkin kita mengira, anak-anak balita itu selain lugu juga tak tahu apa-apa tentang alam semesta kehidupannya. Tapi adalah kesalahan besar jika kita  menganggap mereka bodoh, karena mereka  mempunyai daya tangkap dan daya ingat yang jauh lebih hebat dari yang kita pikirkan. Dari sekian banyak pertanyaannya yang dia ajukan dalam sehari, pasti ada yang masuk dan direkam baik-baik dalam otaknya. Ya, balita memang memiliki kemampuan menangkap pengetahuan dengan hebat, karena otak mereka belum dipengaruhi untuk memikirkan hal-hal lain. Sebuah pertanyaan saja, bagi anak ibarat mempelajari sebuah bab pelajaran di sekolah sebagaimana yang dipelajari kakak-kakaknya. Maka jawabannya akan  sangat berarti untuk mengasah ketajaman otaknya. Yang perlu dikhawatirkan justru kalau anak terlalu pendiam, dan tidak ingin tahu banyak tentang segala sesuatu. Ia tidak pernah bertanya, dan tidak tertarik dengan adanya benda baru. Anak seperti ini harus ‘dipancing’ untuk membangkitkan rasa ingin tahunya. Orangtua bisa memulai dengan mengajukan pertanyaan, “Azmi, mengapa kalau siang tampak terang dan malam tampak gelap?” Atau, “Kamu dan ayam sama-sama punya kaki. Mengapa kamu bisa menendang bola, ayam tidak?” Dengan pertanyaan menarik diharapkan anak akan terangsang, kemudian menanyakan segala sesuatu. Makin sering orangtua memancing dengan berbagai pertanyaan menarik, tentu anak akan meniru tindakan orangtua. Untuk mengembangkan kemampuan anak bertanya, bimbinglah anak untuk mempraktikkan kunci utama pertanyaan, yaitu 5W+1H. Yang dimaksud 5W+1H adalah what (apa), when (kapan), where (di mana), who (siapa), why (mengapa) dan how (bagaimana) Selain itu orang tua juga bisa menyediakan buku bacaan atau majalah islami untuk anak-anak.  Melihat gambar-gambarnya yang menarik dan berwarna-warni, bisanya anak-anak akan tertarik untuk mempertanyakan apa yang ia lihat. Jika anak tetap belum banyak bertanya seperti yang kita harapkan, maka orangtua yang harus aktif menyakan segala sesuatu tentang gambar-gambar atau  kisah di buku tersebut. Yang mesti disadari, proses ini membutuhkan waktu dan memerlukan kesabaran. Semoga kita memiliki putra-putri yang shalih dan pintar.&lt;br /&gt;(Oel) Maraji’:&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-1784838888177195399?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://majalah-nikah.com/nikah2/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=51&amp;Itemid=1' title='Bila Sikecil banyak Bertanya'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/1784838888177195399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=1784838888177195399&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/1784838888177195399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/1784838888177195399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/01/bila-sikecil-banyak-bertanya.html' title='Bila Sikecil banyak Bertanya'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-5288501299132970232</id><published>2008-01-06T18:21:00.000+07:00</published><updated>2008-01-08T20:46:00.723+07:00</updated><title type='text'>Teman Buat Anakku</title><content type='html'>Setiap anak membutuhkan teman. Oleh karena itu, menjadi kewajiban orang tua untuk memilihkan teman yang baik bagi anak-anaknya. Pendidikan anak ternyata tak sebatas dalam lingkup keluarganya semata. Ketika kematangan sosial anak terus bertambah, bertambah pula ruang lingkupnya. Teman menjadi satu kebutuhan tersendiri bagi si anak. Teman bermain, teman belajar di sekolah, suatu saat menjadi bagian hidup seorang anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itulah, orang tua harus menyadari betapa pentingnya pengawasan mereka terhadap anak-anak. Mengarahkan anak-anak, memilihkan teman yang baik untuk mereka, menjadi kewajiban bagi setiap orang tua yang menghendaki keselamatan anak-anaknya. Tidak jarang terjadi, orang tua yang telah berusaha menanamkan budi pekerti yang baik pada anak-anaknya di tengah keluarganya, mendapati anaknya menjadi seorang yang bengal dan rusak, akibat salah bergaul dengan teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini tidaklah mengherankan, karena bagaimanapun teman akan memberikan pengaruh yang besar terhadap diri seseorang. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memperingatkan hal ini dalam ucapan beliau yang disampaikan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seseorang itu berada di atas agama temannya, maka hendaklah setiap kalian memperhatikan siapa yang dia jadikan teman.” (HR. Abu Dawud no. 4833, dihasankan Asy-Syaikh Al-Albani v dalam Shahih Sunan Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, siapa saja yang diridhai agama dan akhlaknya hendaknya dijadikan teman, dan siapa yang tidak seperti itu hendaknya dijauhi, karena tabiat itu akan saling meniru. (‘Aunul Ma’bud, Kitabul Adab, Bab Man Yu`maru an Yujaalisa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memberikan gambaran yang jelas tentang perbedaan antara teman yang baik dan teman yang jelek. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perumpamaan teman duduk yang baik dan teman duduk yang jelek seperti penjual misik (sejenis minyak wangi, red.) dan pandai besi. Tidak lepas dirimu dari penjual misik, bisa jadi engkau membeli darinya atau pun engkau mendapati bau harumnya. Sementara pandai besi, bisa jadi dia membakar rumah atau bajumu atau engkau dapati bau yang tidak sedap darinya.” (HR. Al-Bukhari no. 2101 dan Muslim no. 2628)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ucapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ini terkandung keutamaan duduk bersama orang-orang yang shalih, yang memiliki kebaikan, muru`ah, akhlak yang mulia, wara’, ilmu serta adab. Juga terkandung larangan duduk bersama orang-orang yang jelek, ahlul bid’ah, orang yang suka menggunjing orang lain, atau sering melakukan perbuatan fajir, banyak menganggur, dan berbagai macam perbuatan tercela lainnya. (Syarh Shahih Muslim, 16/177)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang di dalamnya terkandung larangan duduk bersama orang yang dapat mengakibatkan kerugian pada agama maupun dunia, serta anjuran untuk duduk bersama orang yang dapat diambil manfaatnya bagi agama dan dunia. (Fathul Bari 4/410)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab-Nya yang mulia, Allah k memerintahkan hamba-hamba-Nya agar selalu bersama orang-orang yang beriman dan senantiasa kembali kepada Allah k, serta menjauhi orang-orang yang lalai dari mengingat Allah k sehingga Allah k menghukum mereka dengan dilupakan dari mengingat-Nya. Allah k melarang hamba-hamba-Nya menaati orang seperti ini, karena akan menggiring mereka untuk mencontohnya. Allah k berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sabarkanlah dirimu bersama orang-orang yang senantiasa menyeru Rabb mereka pada pagi dan senja hari dengan mengharapkan wajah-Nya, dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini. Dan janganlah mengikuti orang yang hati-Nya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta mengikuti hawa nafsunya, sementara keadaan mereka sia-sia.” (Al-Kahfi: 28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam ayat ini didapati perintah untuk bergaul dengan orang-orang yang baik, dan mengupayakan diri untuk tetap bersama mereka serta bergaul dengan mereka, walau mereka adalah orang-orang yang fakir. Karena bergaul bersama mereka membuahkan faidah yang tidak terhitung banyaknya. (Taisirul Karimir Rahman, hal. 475)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan begitu, orang tua wajib mengarahkan anak-anak, serta menekankan mereka untuk memilih kawan, teman duduk maupun teman dekat yang baik. Hendaknya orang tua menjelaskan kepada anak tentang manfaat di dunia dan di akhirat apabila duduk dan bergaul dengan orang-orang shalih, dan bahaya duduk dengan orang-orang yang suka melakukan kejelekan ataupun teman yang jelek. (Fiqh Tarbiyatil Abna`, hal. 154)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah menjadi kewajiban orang tua untuk mencari tahu setiap keadaan anak, menanyakan tentang teman-temannya. Betapa banyak terjadi seorang anak yang jelek mengajak teman-temannya untuk berbuat kemungkaran dan kerusakan, serta menghiasi perbuatan jelek dan dosa di hadapan teman-temannya. Padahal anak kecil seringkali meniru, suka menuruti keinginannya serta suka mencari pengalaman baru. Oleh karena itu, orang tua hendaknya berupaya agar anak berteman dengan teman-teman yang baik dan shalih, serta berasal dari keluarga yang baik. Di samping itu juga berupaya untuk memuliakan teman-teman si anak agar mudah memberi bimbingan dan arahan pada mereka dan mereka pun akan bersikap lembut di hadapan orang tua. (Fiqh Tarbiyatil Abna`, hal. 155)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila suatu ketika orang tua mendapati anaknya berbuat kejelekan dan kerusakan, tidak mengapa orang tua berusaha mencari tahu tentang keadaan anaknya. Walaupun dengan hal itu mereka terpaksa melakukan salah satu bentuk perbuatan tajassus (mata-mata). Ini tentu saja dengan tujuan mencegah kejelekan dan kerusakan yang terjadi, karena sesungguhnya Allah k tidak menyukai kerusakan. (Fiqh Tarbiyatil Abna`, hal. 156)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah kiranya sebuah kewajiban yang tak boleh dilupakan oleh setiap orang tua. Hendaknya orang tua mengingat sebuah ucapan yang dituturkan oleh ‘Amr bin Qais Al-Mala`I v:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya pemuda itu sedang tumbuh. Maka apabila dia lebih mengutamakan untuk duduk bersama orang-orang yang berilmu, hampir-hampir bisa dikata dia akan selamat. Namun bila dia cenderung pada selain mereka, hampir-hampir dia rusak binasa.” (Dinukil dari Lammud Durril Mantsur minal Qaulil Ma`tsur, bab Hukmus Salaf ‘alal Mar`i bi Qarinihi wa Mamsyahu no.517)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu ta’ala a’lamu bish-shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dicopy dari: http://www.asysyariah.com/print.php?id_online=314&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-5288501299132970232?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/5288501299132970232/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=5288501299132970232&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/5288501299132970232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/5288501299132970232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2008/01/teman-buat-anakku.html' title='Teman Buat Anakku'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-8346976319334155555</id><published>2008-01-06T17:58:00.000+07:00</published><updated>2008-01-06T18:20:52.196+07:00</updated><title type='text'>Nabi Ibrahim Dan Nabi Isma`il Mendirikan Ka`bah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R4C46HsMA5I/AAAAAAAAAH4/vx6Nl-pwPXE/s1600-h/kabba1crop.thumbnail.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R4C46HsMA5I/AAAAAAAAAH4/vx6Nl-pwPXE/s320/kabba1crop.thumbnail.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152321282348155794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R4C3FXsMA4I/AAAAAAAAAHw/KN0GJh5llaU/s1600-h/padang-pasir.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R4C3FXsMA4I/AAAAAAAAAHw/KN0GJh5llaU/s320/padang-pasir.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152319276598428546" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika persedian air mereka habis, Hajar pun mencari air untuk dia dan putranya. Dia pergi ke bukit Shafa, mencari-cari adakah orang di sana, namun dia tidak menemukan siapa pun di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hajar pun kemudian pergi ke Marwah dan mencari-cari orang pula di sana. Dia juga tidak mendapati seorang pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hajar berulang-ulang pergi dari Shafa ke Marwah, sebaliknya dari Marwah ke Shafa sampai tujuh kali. Oleh karena itu, di dalam ibadah haji ada yang namanya Sai, yaitu berlari-lari kecil dari Shafa ke Marwa dan sebaliknya sampai tujuh kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai ke Marwah, Hajar mendengar suara. Lalu dia berkata, “Diamlah”. Dia mendengar suara itu, lalu mencari sumber suara itu dan berkata, “Aku telah mendengarmu, apakah engkau dapat memberikan bantuan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata dia berada bersama malaikat di tempat di mana terdapat air zam-zam. Lalu, malaikat itu mengais-ngais tanah hingga akhirnya muncul air. Selanjutnya, ia pun menuruni air tersebut, mengisi bejananya dan kembali ke putranya Ismail, kemudian menyusuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat lalu berkata kepada Hajar, “Janganlah engkau takut disia-siakan, karena di sini akan dibangun sebuah rumah oleh anak ini dan bapaknya. Dan sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan keluarganya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa waktu berlalu, serombongan suku Jurhum datang ke tempat tersebut dan tinggal di sekitar air zam-zam bersama Hajar dan Ismail. Ini semua mereka lakukan atas izin dari Hajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ismail pun beranjak dewasa dan belajar Bahasa Arab dari Suku Jurhum tersebut. Beliau juga menikah dengan salah seorang wanita mereka. Diceritakan pula bahwa Hajar kemudian meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu saat, Nabi Ibrahim datang ingin menjenguk Nabi Ismail ‘alaihimassalam. Namun, beliau hanya menemui istri Nabi Ismail saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ibrahim bertanya kepada wanita tersebut ke mana kiranya Nabi Ismail pergi. Istrinya menjawab, “Dia sedang mencari nafkah untuk kami.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ibrahim lalu bertanya tentang keadaan mereka. Istri Nabi Ismail menjawab, “Kami dalam kondisi yang jelek dan hidup dalam kesempitan dan kemiskinan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar jawaban tersebut, sebelum pulang Nabi Ibrahim berpesan kepada wanita itu untuk menyampaikan salam kepada Nabi Ismail dan berpesan agar Nabi Ismail mengganti pegangan pintunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Nabi Ismail kembali ke rumah, istrinya pun menceritakan peristiwa tadi dan menyampaikan pesan Nabi Ibrahim kepada suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar hal tersebut, Nabi Ismail pun berkata kepada istrinya, “Itu tadi adalah bapakku. Ia menyuruhku untuk menceraikanmu, maka kembalilah engkau kepada orang tuamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ismail pun menceraikan istrinya tadi sesuai dengan pesan Nabi Ibrahim dan kemudian menikah lagi dengan seorang wanita dari Bani Jurhum juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa waktu berlalu, Nabi Ibrahim kemudian kembali mengunjungi Nabi Ismail. Namun, Nabi Ismail tidak ada di rumah. Nabi Ibrahim pun menemui istri Nabi Ismail yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau bertanya dimana Nabi Ismail sekarang. Istrinya menjawab bahwa Nabi Ismail sedang mencari nafkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ibrahim juga bertanya tentang keadaan mereka. Wanita itu menjawab bahwa keadaan mereka baik-baik saja dan berkecukupan, sambil kemudian memuji Allah azza wa jalla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ibrahim lalu bertanya tentang makanan serta minuman mereka. Wanita itu menjawab bahwa makanan mereka adalah daging, adapun minuman mereka adalah air. Maka Nabi Ibrahim mendoakan kedua hal ini, “Ya Allah berkatilah mereka pada daging dan air.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, Nabi Ibrahim pun pergi dari rumah Nabi Ismail. Namun, sebelumnya beliau berpesan kepada wanita itu agar Nabi Ismail memperkokoh pegangan pintunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Nabi Ismail pulang, beliau bertanya kepada istrinya, “Adakah tadi orang yang bertamu?”&lt;br /&gt;Istrinya menjawab, “Ada, seorang tua yang berpenampilan bagus.” Dia memuji Nabi Ibrahim.&lt;br /&gt;“Ia bertanya kepadaku tentang dirimu, maka aku jelaskan keadaanmu kepadanya. Dia juga bertanya tentang kehidupan kita, dan aku jawab bahwa kehidupan kita baik-baik saja.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ismail kemudian bertanya, “Apakah dia memesankan sesuatu kepadamu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istrinya kembali menjawab, “Ya. Ia menyampaikan salam kepadamu dan menyuruhku mengokohkan pegangan pintumu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ismail berkata, “Itu adalah ayahku dan engkau adalah pegangan pintu tersebut. Beliau menyuruhku untuk tetap menikahimu (menjagamu).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu pun berlalu. Suatu saat ketika Nabi Ismail sedang meraut anak panah, Nabi Ibrahim pun datang. Nabi Ismail pun bangkit menyambutnya, dan mereka pun saling melepaskan rindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, Nabi Ibrahim berkata, “Wahai anakku, sesungguhnya Allah menyuruhku menjalankan perintah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ismail menjawab, “Lakukanlah apa yang diperintahkan Rabbmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah engkau akan membantuku?”, Tanya Nabi Ibrahim kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku pasti akan membantumu.” seru Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Ibrahim kemudian menunjuk ke tumpukan tanah yang lebih tinggi dari yang sekitarnya. Beliau berkata, “Sesungguhnya Allah menyuruhku membuat suatu rumah di sini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat itulah, keduanya kemudian meninggikan pondasi Baitullah. Ismail mulai mengangkut batu, sementara Ibrahim memasangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bangunan tinggi, Ismail membawakan sebuah batu untuk menjadi pijakan bagi Nabi Ibrahim. Batu inilah yang akhirnya disebut sebagai maqam (tempat berdiri) Nabi Ibrahim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka pun terus bekerja sembari mengucapkan doa, “Wahai Rabb kami terimalah dari kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai akhirnya tuntaslah pembangunan baitullah itu. Ka’bah pun akhirnya berdiri di bumi Allah ‘azza wa jalla.(*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sumber: Kisah-Kisah tentang Ka’bah, Penerbit Al-Ilmu)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-8346976319334155555?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/8346976319334155555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=8346976319334155555&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/8346976319334155555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/8346976319334155555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2008/01/nabi-ibrahim-dan-nabi-ismail-mendirikan.html' title='Nabi Ibrahim Dan Nabi Isma`il Mendirikan Ka`bah'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R4C46HsMA5I/AAAAAAAAAH4/vx6Nl-pwPXE/s72-c/kabba1crop.thumbnail.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-5209603241246772351</id><published>2008-01-06T17:32:00.000+07:00</published><updated>2008-01-06T17:58:31.685+07:00</updated><title type='text'>Menanamkan Kecintaan Anak Terhadap Kitabullah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R4CwKXsMA3I/AAAAAAAAAHo/4po4OpwBLmY/s1600-h/anak+sholeh.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R4CwKXsMA3I/AAAAAAAAAHo/4po4OpwBLmY/s320/anak+sholeh.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5152311665916380018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh : Ummu Zakaria Al Atsariyyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak kenyataan pahit disekitar kita yang harus kita hadapi. Satu di antaranya adalah apa yang kita saksikan pada kebanyakan generasi Islam sekarang ini, mereka amat jauh dari agamanya. Begitu lazimnya kita dapati anak-anak Islam dengan lancar menyenandungkan lagu-lagu, bahkan nyanyian orang dewasa. Dalam hal ini sebenarnya bukanlah sesuatu yang aneh karena jauh sebelumnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam telah mengabarkannya. Beliau Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pernah bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akan ada di kalangan ummatku suatu kaum yang menghalalkan zina, sutera, khamar, dan alat musik.” (HR. Bukhari dan Abu Daud)[1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asy Syaikh Jamil Zainu berkata tentang Hadits ini : “Bahwasannya akan ada suatu kaum di kalangan Muslimin yang mereka meyakini bahwa zina, memakai sutera asli, minum khamar, dan musik itu halal, padahal haram.”[2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah indahnya ketika kita menengok genarasi Salaf kita. Memang tidaklah bisa generasi kita sekarang dibandingkan dengan mereka. Sungguh jauh sekali kita dibanding mereka, tapi seharusnya kita berusaha meneladani mereka sebagaimana Allah dan Rasul-Nya telah memerintahkan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai ayah dan bunda! Di sisimulah anak-anakmu menghabiskan sebagian besar waktu mereka. Apa yang engkau berikan maka itulah yang akan mereka terima. Maka berikanlah perkara-perkara yang baik kepada mereka, ajarkan dan biasakanlah pada mereka sejak dini Kalamullah agar mereka terbiasa melantunkannya dan timbul kecintaan pada hati-hati mereka dengan memahamkan makna-maknanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Imam Al Hafidh As Suyuthi berkata : “Mengajarkan Al Qur’an pada anak-anak merupakan salah satu dari pokok-pokok Islam agar mereka tumbuh di atas fitrahnya dan agar cahaya hikmah lebih dahulu menancap pada hati-hati mereka sebelum hawa nafsu dan sebelum hati-hati mereka dihitami (dipenuhi) oleh kekotoran maksiat dan kesesatan”[3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Generasi terbaik ummat ini telah memberikan teladan pada kita dalam masalah ini. Betapa tingginya semangat mereka dalam mengarahkan perbuatan anak-anak mereka agar selaras dengan Kitabullah. Kita bisa dapatkan para shahabat telah mengajarkan Al Qur’an sejak dini pada anak-anak mereka dan semua itu tidak lepas karena ittiba’ mereka kepada Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“… akan tetapi jadilah kalian orang-orang rabbani karena apa yang kalian ajarkan dari Al Kitab dan karena yang kalian pelajari darinya.” (Ali Imran : 79)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari dari Hadits Utsman radhiallahu ‘anhu secara marfu’)[4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sungguh begitu besar pahala yang akan didapatkan oleh kedua orang tua yang mengajarkan Al Qur’an pada buah hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengajarkan Al Qur’an bukan sekedar membaca lafadh-lafadhnya dan menghapalkannya, namun melalaikan makna-makna yang terkandung di dalamnya. Bahkan yang seharusnya kita mengajarkannya dengan disertai keterangan yang mencukupi. Permisalan indah hasil didikan generasi Salaf kita akibat terasahnya kecerdasan dan kepekaan mereka terhadap kandungan makna Al Qur’an, nampak pada apa yang ditunjukkan oleh Mush’ab bin Sa’ad bin Abi Waqqash. Dia berkata kepada ayahnya, Sa’ad bin Abi Waqqash : “Wahai ayahku, bagaimana pendapat ayah tentang firman Allah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yakni orang-orang yang lalai dalam shalat mereka.” (Al Ma’un : 6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mush’ab melanjutkan : “Siapa di antara kita yang tidak lalai dan tidak terlintas dalam benaknya perkara lain selain shalat sedikitpun?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sang ayah –Sa’ad bin Abi Waqqash– menjawab : “Bukan begitu, wahai anakku. Yang dimaksud lalai dalam firman Allah tersebut adalah menyia-nyiakan waktunya.”[5]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga kisah Abu Sulaiman Dawud bin Nashr Ath Tha’i. Ketika ia berumur lima tahun ayahnya menyerahkannya pada seorang pengajar adab. Maka pengajar tersebut memulai dengan mengajarkan Al Qur’an. Ketika sampai pada surat Al Insan dan dia telah menghapalnya, suatu hari ibunya melihatnya sedang menghadap dinding memikirkan sesuatu sambil jarinya menunjuk-nunjuk. Maka ibunya berkata : “Bangkitlah wahai Dawud, bermainlah bersama anak-anak yang lain!” Dawud tidak menyahut perintah ibunya hingga ketika sang ibu mendekapnya, Dawud baru bereaksi, ia berkata : “Ada apa denganmu, wahai ibuku?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata ibunya : “Di manakah pikiranmu, wahai anakku?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bersama hamba-hamba Allah,” jawab Dawud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di mana mereka?” Tanya sang ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di Surga,” jawab Dawud singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibunya bertanya lagi : “Apa yang sedang mereka perbuat?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar pertanyaan itu Dawud membacakan surat Al Insan ayat 13 sampai 21 yang mengabarkan kenikmatan Surga :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di dalamnya mereka duduk bertelekan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya (teriknya) mentari dan tidak pula dingin yang menyengat. Dan naungan (pohon-pohon Surga itu) dekat di atas mereka dan buah-buahannya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya. Dan diedarkan pada mereka bejana-bejana dari perak dan gelas-gelas yang bening laksana kaca, (yaitu) kaca-kaca (yang terbuat) dari perak yang telah diukur mereka dengan sebaik-baiknya. Di dalam Surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah zanjabil. (Yang didatangkan dari) sebuah mata air Surga yang dinamakan Salsabil. Dan mereka dikelilingi pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila engkau melihat mereka, engkau akan mengira mereka adalah mutiara yang bertaburan. Dan apabila engkau melihat di sana (Surga) niscaya engkau akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar. Mereka (penghuni Surga) memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang yang terbuat dari perak, dan Rabb mereka memberikan kepada mereka minuman yang bersih.” (Al Insan : 13-21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah! Di usia mereka yang masih belia akal-akal mereka telah terasah untuk memikirkan ayat-ayat Allah, men-tadabburi-nya. Fitrah yang Allah berikan pada mereka terjaga bahkan terkuatkan dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai ayah dan bunda, alangkah baiknya bila yang pertama kali diperdengarkan kepada anak-anak kita adalah kalimat-kalimat Allah dan memahamkan mereka sehingga mereka terbiasa mendengar dan mengucapkannya, dengan begitu hati-hati mereka menjadi cinta terhadap Al Qur’an dan mereka tumbuh di atasnya. Membiasakan anak untuk menghapal Al Qur’an sejak dini juga merupakan suatu pendidikan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai penggugah diri kita dari terlenanya kita dengan kondisi masyarakat Islam pada hari ini, adalah apa yang terjadi pada ulama Salaf kita. Al Imam Syafi’i berkata : “Aku telah menghapal Al Qur’an pada umur 7 tahun dan aku hapal Al Muwaththa’ (karya Imam Malik) pada umur 10 tahun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita bertanya-tanya bagaimana bisa di usia mereka yang masih belia telah dapat menghapal Al Qur’an. Jawaban yang pasti adalah karena keutamaan yang diberikan Allah pada mereka :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demikianlah keutamaan dari Allah, diberikannya kepada siapa yang Dia kehendaki dan Allah-lah yang memiliki keutamaan yang besar.” (Al Jumuah : 4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga karena terjaganya mereka dari perbuatan-perbuatan maksiat dan karena kedua orang tua mereka menyadari betul amanah yang diberikan Allah dan ini nampak dari semangat orang tua mereka dengan menyerahkan mereka kepada para pengajar adab dan para ulama, dan membimbing, serta mengarahkan mereka ketika berada di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita memperhatikan ayat-ayat Allah, kita akan dapatkan bahwa surat Makkiyyah umumnya merupakan surat-surat yang pendek dan ini sangatlah baik sebagai permulaan untuk diajarkan pada anak karena sangat mudah dihapal dan kuat pengaruhnya pada diri anak. Kita bisa lihat pada juz 30, sebagai misal surat An Nas. Di dalamnya terkandung makna yang besar tentang tauhid rububiyyah dan tauhid uluhiyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Ashim berkata : “Aku menyerahkan anakku pada Ibnu Juraij dan ketika itu usia anakku kurang dari tiga tahun. Maka Ibnu Juraij mengajarinya Al Qur’an dan Hadits.” Kemudian Abu Ashim melanjutkan : “Tidak mengapa mengajari anak Al Qur’an dan Hadits pada usia dini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Muhammad Abdullah bin Muhammad bin Abdurrahman Al Ashbahani berkata : “Aku telah menghapal Al Qur’an pada umur 5 tahun. Pada usia 4 tahun aku dibawa ke majelisnya Abu Bakar Al Muqri’. Sebagian yang hadir dalam majelis tersebut berkata : ((Jangan kalian mendengar dari anak ini, karena dia terlalu kecil)). Abu Bakar Al Muqri’ berkata : ((Baca surat At Takwir)). Maka akupun membacanya tanpa ada kesalahan. Sebagian yang hadir berkata : ((Baca surat Al Mursalat)). Maka akupun membacanya tanpa ada kesalahan. Maka Al Muqri’ berkata : ((Kalian dengarkan darinya)).”[6]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu ada pada hati kita harapan terhadap buah hati kita agar bisa seperti mereka. Kepada Allah-lah kita sandarkan segala harapan kita. Semoga Allah permudah jalan bagi kita untuk mendidik generasi penerus kita. Amin … . Wallahu A’lam Bishshawwab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar Pustaka :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kaifa Nurabbi Auladana. Asy Syaikh Jamil Zainu.&lt;br /&gt;2. Manhajut Tarbiyatun Nabawiyyah lith Thifl. Muhammad Nur Suwaid.&lt;br /&gt;3. Tarbiyatul Abna’. Asy Syaikh Mushthafa Al ‘Adawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] HR. Bukhari dalam Shahih-nya nomor 5590 dan Abu Daud dalam Sunan-nya nomor 3407 –Lihat Shahih Sunan Abi Daud–. Dishahihkan oleh Asy Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadhi’i dalam Ash Shahihul Musnad min Dalailin Nubuwwah halaman 511-512. (Red.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2] Lihat Kaifa Nurabbi Auladana. Halaman 47 (Red.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[3] Lihat Manhajut Tarbiyatun Nabawiyyah lith Tifl. Halaman 104 (Red.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[4] HR. Bukhari dalam Shahih-nya nomor 5027 (Red.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[5] Riwayat Abu Ya’la dalam Musnad-nya 2/63. Lihat Manhaj Tarbiyah lith Thifl. Halaman 108 (Red.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[6] Manhaj Tarbiyatun Nabawiyyah lith Thifl halaman 112-113, dinukil dari Al Kifayah fi Ilmir Riwayah oleh Al Khathib Al Baghdadi., halaman 116-117, cetakan Mesir &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dicopy dari&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-5209603241246772351?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='As-Sunnah' href='http://www.assunnah.cjb.net' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/5209603241246772351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=5209603241246772351&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/5209603241246772351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/5209603241246772351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2008/01/menanamkan-kecintaan-anak-terhadap.html' title='Menanamkan Kecintaan Anak Terhadap Kitabullah'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R4CwKXsMA3I/AAAAAAAAAHo/4po4OpwBLmY/s72-c/anak+sholeh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-8984683908231375063</id><published>2007-12-31T10:56:00.000+07:00</published><updated>2007-12-31T11:02:12.197+07:00</updated><title type='text'>Penegakan Hukum Lemah Melawan Eksploitasi Seksual Anak</title><content type='html'>Penegakan hukum di Indonesia untuk mencegah eksploitasi seksual komersial anak masih sangat lemah, sehingga banyak pelaku masih bebas. Kalaupun pelakunya dipidana, hukumannya ringan. Padahal, setiap tahun tak kurang dari 12.000-21.000 anak diperdagangkan untuk prostitusi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian benang merah diskusi menjelang Kongres Dunia Kedua Menentang Eksploitasi Seksual Komersial Anak yang diselenggarakan Unicef, Selasa (11/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA) dalam upaya penanganan kasus perdagangan anak di Sumatera Utara (Sumut), sebagaimana dituturkan Sekretaris Eksekutif PKPA Ahmad Sofian, mendapatkan sejumlah kelemahan. Antara lain, ada keterbatasan polisi dalam menangkap pelaku utama. Alasannya, tidak cukup anggaran untuk mencari tersangka di luar Sumut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan jaksa juga terbatas, bukti-bukti yang disampaikan ke pengadilan kurang meyakinkan hakim. Dari ancaman hukuman maksimal enam tahun, terdakwa hanya terkena satu tahun enam bulan. Selain itu, belum ada crisis centre yang mampu memulihkan anak korban perdagangan sehingga penanganan korban dari aspek psikologis dan medis kurang terprogram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jumlah anak yang diperdagangkan untuk tujuan pelacuran di Sumut mencapai 300-400 anak per tahun. Sebagian besar dijual ke Batam, Tanjung Balai Karimun, dan Dumai," tutur Ahmad. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masalah perdagangan anak merupakan bentuk kejahatan terorganisasi terbesar nomor tiga di dunia setelah perdagangan obat bius dan senjata."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langgar hak anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada dikemukakan Senior Programme Coordinator Unicef Willem Standaert. Dalam laporan Unicef berjudul "Children on the Edge: Protecting Children from Commercial Exploitation and Trafficking in East Asia and Pacific", setiap tahun diperkirakan satu juta anak terperangkap dalam perdagangan seks komersial multi milyaran dollar di Asia Selatan dan Tenggara. Jumlah pelacur anak di subwilayah Mekong kini mencapai sepertiga dari seluruh pekerja seks. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini merupakan pelanggaran terhadap hak anak paling mendasar sebagaimana ditetapkan dalam Konvensi Hak Anak. Anak korban perdagangan mengalami kekerasan fisik dan emosi, dipaksa meninggalkan tempat asalnya, terampas hak atas pendidikan, menjadi korban diskriminasi dan dieksploitasi secara ekonomi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, organisasi nonpemerintah berperan penting dalam pemulihan dan reintegrasi anak yang diselamatkan dari bisnis seks komersial serta perdagangan anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Standaert, sebagian upaya pemulihan harus ditujukan kepada penegakan hukum yang menjadi bagian terlemah di Indonesia. Sering kali pelaku eksploitasi dan konsumen anak tidak dihukum. Sebaliknya anak yang dieksploitasi secara seksual sering diperlakukan secara kriminal dan ditempatkan dalam tahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Revisi kerangka hukum sangat mendesak untuk disesuaikan dengan standar internasional. Perlu ada jaminan, pengajuan kasus kekerasan ke pengadilan tidak berhenti karena ambivalensi interpretasi hukum dan lemahnya hukuman bagi pelaku pelanggaran," tandas Standaert.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sambutannya, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Sri Redjeki Sumaryoto menyatakan perlunya strategi integratif untuk menyelesaikan masalah ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah telah menandatangani Protokol Tambahan untuk Konvensi Hak Anak tentang Perdagangan Anak, Pelacuran Anak dan Pornografi Anak, September 2001. Kini, pemerintah juga sedang mempersiapkan penyusunan rencana aksi nasional menentang eksploitasi seksual komersial anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delegasi Indonesia ke kongres yang akan berlangsung 17-20 Desember di Yokohama, Jepang, menurut Farid Mohammad yang bertindak sebagai NGO Regional Focal Point untuk Eksploitasi Seksual Komersial Anak, akan dipimpin oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan. (atk)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-8984683908231375063?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.kompas.com/kompas-cetak/0112/13/iptek/pene10.htm' title='Penegakan Hukum Lemah Melawan Eksploitasi Seksual Anak'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/8984683908231375063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=8984683908231375063&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/8984683908231375063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/8984683908231375063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/12/penegakan-hukum-lemah-melawan.html' title='Penegakan Hukum Lemah Melawan Eksploitasi Seksual Anak'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-1241327319480502894</id><published>2007-12-28T15:43:00.000+07:00</published><updated>2007-12-28T15:48:23.712+07:00</updated><title type='text'>اغتيــال زعيمة المعارضة الباكستانية بينظــير بوتــو</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3Sx5lkxB_I/AAAAAAAAAGU/YUH3ec159Zk/s1600-h/44216_318m.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3Sx5lkxB_I/AAAAAAAAAGU/YUH3ec159Zk/s320/44216_318m.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148935876888299506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;روالبندي باكستان ـ وكالات الأنباء‏:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;دماء واشلاء فى موقع الانفجار وبينظير بوتو تحيى أنصارها فى رو البندى قبل اغتيالها&lt;br /&gt;بعد نحو شهرين من عودتها من المنفي‏,‏ لقيت رئيسة وزراء باكستان السابقة وزعيمة المعارضة بينظير بوتو حتفها أمس‏,‏ إثر إصابتها بطلقات نارية أعقبها تفجير انتحاري مزق جسدها وسط حشد من أنصارها في مدينة روالبندي‏,‏ وسقط العشرات بين قتيل وجريح في الاعتداء‏,‏ الذي جاء عقب انتهاء بوتو من إلقاء كلمة أمام هذا التجمع الانتخابي‏,‏ وقبيل ركوبها سيارتها المصفحة‏.‏ قال واصف خان عضو حزب الشعب الباكستاني ـ الذي كانت تتزعمه بوتو ـ إن رئيسة الوزراء السابقة لقيت حتفها متأثرة بجراحها في مستشفي روالبندي العام في الساعة السادسة و‏16‏ دقيقة من بعد ظهر أمس‏.‏&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وأوضح مستشار أمني في حزب الشعب أن بوتو أصيبت بطلقات نارية في الرقبة والصدر‏,‏ بينما كانت تدخل سيارتها‏,‏ وبعد ذلك فجر انتحاري نفسه في الحشد‏.‏ وذكرت شبكة سكاي نيوز الإخبارية البريطانية أنه تم إطلاق النيران علي السيارة المصفحة التي كانت تنقل بوتو إلي المستشفي‏,‏ مما أدي إلي إصابتها بمزيد من الجراح‏,‏ وقالت الشبكة إن القتلة كانوا يترصدون سيارة بوتو في أثناء نقلها عقب العملية الانتحارية‏.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-1241327319480502894?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/1241327319480502894/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=1241327319480502894&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/1241327319480502894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/1241327319480502894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/12/blog-post.html' title='اغتيــال زعيمة المعارضة الباكستانية بينظــير بوتــو'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3Sx5lkxB_I/AAAAAAAAAGU/YUH3ec159Zk/s72-c/44216_318m.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-2063669551085957359</id><published>2007-12-28T15:42:00.000+07:00</published><updated>2007-12-28T15:44:34.981+07:00</updated><title type='text'>الجامعة الإسلامية الشعبية.. السبيل لبناء ال</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3S3SVkxCEI/AAAAAAAAAG8/_Ajf-Ubu_Wo/s1600-h/ikh12.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3S3SVkxCEI/AAAAAAAAAG8/_Ajf-Ubu_Wo/s320/ikh12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148941799648200770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رسالة من محمد مهدي عاكف المرشد العام للإخوان المسلمين &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;﴿ وَإِنَّ هَذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاتَّقُونِ (52)﴾ (المؤمنون)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;بسم الله، والصلاة والسلام على رسول الله، صلى الله عليه وسلم ومَن والاه.. وبعد،&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فإنه بانتهاء مناسك الحج، نكون قد وضعنا أيدينا على اللبناتِ الأساسية للوحدة بين الشعوب؛ حيث إن الحجَّ بذاته وكفريضةٍ إسلاميةٍ يُعبِّر ليس فقط عن تلاقي إرادات المسلمين، ولكنه يعني أيضًا إمكانية تشييد صرحٍ جديدٍ يُعبِّر عن الهوية والجامعة الإسلامية كمظلةٍ ثقافيةٍ واجتماعية تحمي قيم ومقدرات الأمة الإسلامية ووحدتها.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;واقع الشعوب المسلمة&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لقد ظلَّت الجامعةُ الإسلاميةُ فكرةً وحلمًا يُراود الشعوب الإسلامية منذ وقتٍ طويلٍ، ورابطةً يستطيعون من خلالها قهر التحديات التي قطَّعت أواصر العلاقات بين المسلمين، وها هي اليوم تُصبح ضرورةً لمواجهة التحديات المتجددة في الوقت الراهن، وجمع الأمة على كلمة الله سبحانه وتعالى وهدي نبيه عليه الصلاة والسلام.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ولقد ظلَّت بلداننا الإسلامية تُعاني من أَسْر التفرقة، وذاقت ويلات الصراعات فيما بينها، فلم تُفلح النظم الحاكمة في جمع كلمة المسلمين، ولكنها ساهمت في تأجيج الصراعات الثقافية انتصارًا لأحد المعسكرين؛ الرأسمالي أو الاشتراكي والشيوعي، وأدخلت الشعوب المسلمة في أزمات سياسية ذهبت بإمكاناتها ومواردها، كما مسخت هويتها من قبل.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لقد ترتب على تلك السياسات والتي لا تزال قائمةً حتى اليوم، ضعف الروابط الثقافية والاجتماعية بين البلدان المسلمة وتضاؤلها مقارنةً بحجم العلاقات مع البلدان الغربية رغم الحصول على الاستقلال منذ ما يقرب من ستة عقود خلت، وهذا ما يعتبر تحديًا أساسيًّا أمام تلاقي الشعوب لأجل بعثٍ جديدٍ للأمة يُعيد لها مجدها العتيد.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الحاجة إلى جامعة إسلامية شعبية&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ولذلك فإن الدعوة للجامعة الإسلامية الشعبية- بمعناها الواسع- تُصبح اليوم ضرورةً أكثر من أي وقتٍ مضى، كمهدٍ لنهضة أمة ومجتمعات تتعرض للتخريب والتشويه، فاليوم لا يختلف عن الأمس؛ حيث كان الاحتلال والنهب والظلم، فبالأمس تنادى العلماء الحادبون على مصلحة الأمة لتقوية الروابط بين المسلمين والتي أضعفها الاحتلال الأوروبي، فكانت دعوتهم دائمًا إلى قيامها على أساس التكامل والتعاون والاتحاد.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;واليوم، فإننا نُنادي الشعوبَ بالعمل على إحياء الدعوة لتبني الجامعة الإسلامية، ليس فقط كرابطةٍ طبيعيةٍ تُمثِّل القاسمَ المشتركَ بين المسلمين، ولكن أيضًا لمواجهة خطط وسياسات تغيير هوية الأمة ومكافحة فرض العلمانية ومناظرة التجمعات والاتحادات الدولية.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ولقد ركَّز الكثير من الاجتهادات السابقة على أن الجامعة الإسلامية هي إما رابطة ثقافية أو علاقة تعاونية أو رابطة سياسية، وهي بالنسبة لنا تعني كل هذه المناشط التي تحقق تماسك الشعوب وتسمو فوق القوميات وتعزز التعددية المجتمعية، فلا تلغيها كما لا تتصادم معها فإنه لا مكانَ لنظرياتِ الصراع والاستعلاء القومي لبعض المجتمعات في رؤيتنا ومشروعنا، فمشروعنا النهضوي والإصلاحي يقوم على التعاون والتكافل والتراحم، كما يقوم على الوسطيةِ والتعارف الذي يُؤسس على وحدانية الله: ﴿يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ﴾ (الحجرات: 13)، وبناء العلاقات بين البشر على أساس المساواة في القيمة الإنسانية والالتزامات والحقوق.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ولدينا اعتقاد راسخ بأن هذه القيم الحاكمة هي التي تُشكِّل أساس العلاقات حتى مع غير المسلمين، فالعلاقات تقوم على العدل ثم المساواة، فلقد اعتبر الإسلام العدل من الإيمان، كما هو القيمة العليا التي تدور حولها القيم الأخرى.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مرتكزات الجامعة الإسلامية&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إن الجامعةَ الإسلاميةَ كرابطةٍ ثقافيةٍ تعني تأطير الهوية الإسلامية للأمة، وتوحيدها، وبعثها من جديدٍ لكي تكون حصنًا للقيم يقيها من تغلغلِ الأفكار الهدَّامة الساعية لتفكيكِ الأمة، وبوتقة تنصهر فيها الاختلافات بين النظم الحاكمة والخلافات المصطنعة بين الشعوب، فالدور الثقافي للجامعة الإسلامية ليس دورًا دِفاعيًّا ضد العولمة الثقافية فحسب، وإنما وظيفته الأساسية تكمن في توفير مناخٍ ثقافي يُعزز الروابط بين الشعوب.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وهذا ما يمكن أن يكون من خلال التعاون بين المؤسسات الثقافية الخاصة في العلوم المختلفة لأجل تطوير المعرفة بالعلوم الشرعية والنظرية والتطبيقية، فإنَّ نشرَ المراكز والمنتديات الثقافية والعلمية، يُعدُّ أمرًا ضروريًّا للتوافق حول الرؤى تجاه التحديات الكبرى التي تواجه الأمة، وفي الوقت الحالي بعد امتلاك العلم وإنتاج المعرفة بشكلٍ عام، ودعم المعرفة الإسلامية بشكلٍ خاصٍّ، فإنَّ التحدياتِ تفرضُ واجبًا- على الأفراد قبل المؤسسات- القيام به لبلورة المشروع الحضاري الإسلامي.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ونحن نعتبر أن الجامعةَ الإسلاميةَ كرابطةٍ سياسيةٍ تُذلل العوائق التي وضعها الاحتلال الأوروبي لبلداننا وتبعته فيه الحكومات الوريثة من أمام ضمان حرية الانتقال للأفراد، فإن الدعوة لتأسيس المؤتمرات الشعبية للعلماء والمتخصصين تُعدُّ واحدةً من الأشكال المُعبِّرة عن الرابطة السياسية، كما أن تطوير العلاقات فيما بين مؤسسات المجتمع الأهلي يُعدُّ دورًا مكملاً لدور المؤتمرات الشعبية؛ وذلك بما يعزز دور ومكانة التواصل الاجتماعي.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إنَّ قيامَ الجامعة الإسلامية على أساس العقيدة لا يلغي الخصوصيات الأخرى للقوميات والأعراق، فالرابطة تقوم على الاحترام والقبول بالتعددية، فالحضارة الإسلامية اتسعت آفاقها لتشمل عقائد وثقافات وقوميات متعددة، واحترمت خصوصيتها، وهناك الكثير من المثل الشاهدة على التجانس والاستقرار الاجتماعي التي عاشته الشعوب المختلفة في ظل الحضارة الإسلامية.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إن الجامعة الإسلامية- وفي ظل الخصوصية الحضارية الإسلامية- تتطلب الأخذ بنموذجٍ للتنمية بشتى أنواعها يُعمِّق الشعور بالهوية ويُؤسس للنهضة والتنمية المستقلة، وهذه هي المهمة الرئيسية التي يجب العمل على ترسيخها في الوجدان الشعبي كخطوةٍ نحو بناء الأمة، ولا يعني ذلك رفض النماذج التنموية المطروح عالميًّا رفضًا تامًّا، فهناك جوانب يمكن التعاون فيها، لكنه ليس من المقبول فرض نموذج للتنمية يصادم هوية الشعوب.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إن التعاون والتكافل وكافة المعاملات المنضبطة بالشريعة الإسلامية هي من الأسس الفكرية للجامعة الإسلامية؛ ولذلك يجب العمل على تحويلها للتطبيق على مستوى العالم الإسلامي لتحقيق عددٍ من الأهداف لعلَّ أهدافها:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. تطوير المعرفة العلمية في كافةِ المجالات التنموية؛ وذلك من خلال المؤتمرات والمؤسسات البحثية الخاصة.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. تطوير نشاط المصارف الإسلامية كمًّا وكيفًا؛ وذلك باعتبارها مساهمًا رئيسيًّا في صياغة السياسات الاستثمارية.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. التخطيط لإقامة مشروعات مشتركة ذات طابعٍ إقليمي أو عالمي والحفز على المشاركة في المشروعات المشتركة القائمة.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وبعد.. فإنَّ الدعوةَ للجامعةِ الإسلامية الشعبية لا تُعدُّ أمرًا جديدًا، فقد سبق فيه مخلصون كُثر كان همهم تخليص الأمة من الانقسام والضعف والتخلف، وإذ نُنادي بها اليوم فإننا نؤكد ضرورة تحمُّل الشعوب لمسئوليتها في التمسكِ بهويتها والحفاظ على عقيدتها، كما أن عليها أن تبني لنفسها الخطواتِ والسياساتِ التي تُحقق تماسكها ووحدتها.. ﴿وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلا تَنَازَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ (46)﴾ (الأنفال)، وصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه وسلم&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-2063669551085957359?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/2063669551085957359/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=2063669551085957359&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/2063669551085957359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/2063669551085957359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/12/blog-post_7525.html' title='الجامعة الإسلامية الشعبية.. السبيل لبناء ال'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3S3SVkxCEI/AAAAAAAAAG8/_Ajf-Ubu_Wo/s72-c/ikh12.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-8977024155424201196</id><published>2007-12-28T15:31:00.000+07:00</published><updated>2007-12-28T15:41:21.646+07:00</updated><title type='text'>البنا والقضية الفلسطينية (الحلقة الأولى</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3S2cVkxCDI/AAAAAAAAAG0/mO37pNxvuss/s1600-h/Pic1658.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3S2cVkxCDI/AAAAAAAAAG0/mO37pNxvuss/s320/Pic1658.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148940871935264818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إعداد: طارق عبد الرحمن&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مقدمة&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;حظيت القضية الفلسطينية من الإمام الشهيد حسن البنا باهتمامٍ بالغٍ، حتى لا تُذكر فلسطين إلا ويُذكر معها الإمام وجهاد الإخوان المسلمين.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إن فلسطين تضم الأقصى أولى القبلتين وثالث الحرمين الشريفين، ومهد الرسالات السماوية، وأرض المعارك الإسلامية المجيدة التي لا توجد فيها ذرة رملٍ واحدةٍ إلا وقد رُويت بدماء الصحابة والتابعين والمجاهدين من السلف.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كيف لا.. وهي جزءٌ من العقيدة الإسلامية وملكٌ لجميع المسلمين، وقطعةٌ من الوطن الإسلامي غاليةٌ لا يجوز التفريط في شبرٍ واحدٍ منها؟!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ولقد عبَّر الإمام الشهيد عن ذلك بقوله:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"فلسطين تحتل من نفوسنا موضعًا روحيًّا وقدسيًّا فوق المعنى الوطني المجرد؛ إذ تهب علينا منها نسمات بيت المقدس المباركة، وبركات النبيين والصديقين، ومهد السيد المسيح- عليه السلام- وفي كل ذلك ما ينعش النفوس ويُغذي الأرواح".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ولم يكن اهتمام الإمام البنا بالقضية الفلسطينية وليدَ الحوادث أو من قبيل المصادفة، بل لقد فطن الإمام البنا إلى الأخطار الصهيونية المُحدِقة بفلسطين مذ كان يافعًا؛ حيث كتب في نهاية العشرينيات من القرن الماضي- وهو لم يتجاوز بعد الثالثة والعشرين- في مجلة "الفتح" التي كان يصدرها الشيخ محب الدين الخطيب مقالاً ينبه فيه إلى الخطر الصهيوني على فلسطين.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; الصورة غير متاحة&lt;br /&gt;ثم ضاعف الإمام البنا جهوده بعد تأسيس الجماعة واضطلاعها بمهمة الدعوة الإسلامية، وتفاعل معها ماديًّا وإعلاميًّا وسياسيًّا واقتصاديًّا، بل وعسكريًّا، وأصبحت القضية الفلسطينية في عهد الإمام البنا وحتى الآن من القضايا المركزية عند جماعة الإخوان المسلمين، وبفضل تلك الجهود أصبحت القضية الفلسطينية القضية المركزية للأمة العربية والأمة الإسلامية.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;أما ماديًّا:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فقد كان من خلال حركات الدعاية الواسعة لجمع التبرعات والمعونات للشعب الفلسطيني التي قام بها الإمام والإخوان في مختلف المدن والقرى، من خلال التنسيق مع الهيئات الإسلامية المختلفة وجامعة الدول العربية لتقديم الدعم المادي للشعب الفلسطيني.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;وأما إعلاميًّا:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فمن خلال تأسيس اللجنة المركزية لمساعدة فلسطين، واللجنة العليا لفلسطين، وتسخير صحف الإخوان لنشر أخبار الثورة الفلسطينية، ومعارك المجاهدين على أرض فلسطين، وكشف الممارسات البريطانية والصهيونية الوحشية على أرض فلسطين، ونشر بيانات زعماء فلسطين وقادة الثورة والجهاد، ونشر الفتاوى الشرعية للدعم المعنوي لحركة الجهاد، وبيان تفاعل العالم الإسلامي مع القضية.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;وأما سياسيًّا:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فمن خلال:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- إرسال البرقيات، وتقديم المذكرات والاحتجاجات إلى السفراء والوزراء في الداخل والخارج.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- تأييد السياسات الداعمة للقضية الفلسطينية، وتكريم الزعماء والمجاهدين الفلسطينيين.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- استنكار المواقف السلبية من الحكام والمسئولين.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- تنظيم المظاهرات والمسيرات والمؤتمرات لتعريف الشعوب الإسلامية بالقضية الفلسطينية ودعمها.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;واقتصاديًّا:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;من خلال الدعوة إلى المقاطعة للبضائع الصهيونية والإنجليزية والأمريكية.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وعسكريًّا:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;من خلال المشاركة العملية في حرب فلسطين 1948م، وإرسال كتائب الإخوان إلى أرض فلسطين، وزيارته بنفسه للمجاهدين في فلسطين. ولكي نعرف أثر تلك الجهود فإنه في عام 1938م، سئل محمد محمود باشا- رئيس وزراء مصر وقتها- عن القضية الفلسطينية فصرَّح بأنه رئيس وزراء مصر، وليس رئيس وزراء فلسطين، وبعد عشر سنوات من جهود الإخوان تحركت من مصر كتائب المجاهدين والجيش المصري لحماية فلسطين وطرد العصابات الصهيونية منها.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ولقد قضى الإمام البنا جزءًا كبيرًا من حياته مدافعًا عن فلسطين بقلمه ولسانه وماله ونفسه حتى قضى شهيدًا، فهو- بحق- شهيد فلسطين وإن لم يمت على أرضها.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ويأتي هذا الموضوع ليلقي الضوء على بعض جهود الإمام البنا تجاه "القضية الفلسطينية"، تلك الجهود المباركة التي نسأل الله- تعالى- أن يكمل مسيرتَها إخوانُه وتلامذتُه ومحبوه من بعده.. إنه نعم المولى ونعم النصير.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رسالة المرشد العام إلى المفتي عام 1931م&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;المؤتمر الإسلامي الأول (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;بسم الله الرحمن الرحيم&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;حضرة صاحب السماحة السيد/ محمد أمين الحسيني (2) مفتي فلسطين الأكبر:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;نحمد إليكم الله الذي لا إله إلا هو، ونُصلي ونسلِّم على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه الذين جاهدوا في الله حق جهاده، ومن تبع هداهم إلى يوم الدين، وبعد..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فإن العالم الإسلامي كله يقدر لكم حسن جهادكم، وسديد رأيكم في الدعوة إلى هذا المؤتمر المبارك، وجمعية الإخوان المسلمين بالقاهرة والمحمودية وشبراخيت وبورسعيد والإسماعيلية بالديار المصرية تقدم لسيادتكم جزيل شكرها وجميل تقديرها، ونرجو التكرم بعرض هذا البيان على هيئة المؤتمر الموقرة.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;حسن البنا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;حضرات السادة المحترمين أعضاء المؤتمر الإسلامي..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;السلام عليكم ورحمة الله وبركاته، وبعد..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فإن أربعمائة مليون من المسلمين في أنحاء المسكونة يرمقون نتيجة المؤتمر بقلوبٍ تخفق بالأمل والإشفاق، وتنتظر منكم المواقف المُشرِّفة التي ترفع رأس الإسلام والمسلمين، ومن ورائهم أصحاب المطامع يتربصون بالمؤتمر الدوائر، ويحيكون له الدسائس، ولن يتربصوا به إلا إحدى الحسنيين، وسيرد الله أهل الكيد بغيظهم لم ينالوا خيرًا.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أيها السادة أعضاء المؤتمر:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يجب أن تقدِّروا هذا تمام التقدير، ويجب أن تُثبتوا للأمانة التي أخذتموها على عاتقكم، وهي النظر في خير المسلمين بحكمةٍ وإخلاصٍ، ويجب أن تتصل قلوبكم بقلوب المؤمنين التي تحوطكم، وبأرواحهم التي ترفرف على مؤتمركم، وبآمالهم التي تحوم حولكم، والله من وراء الجميع محيطٌ، يعلم خائنة الأعين وما تُخفي الصدور.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أيها السادة أعضاء المؤتمر:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إن الإخلاص أساس النجاح، وإن الله بيده الأمر كله، وإن أسلافكم الكرام لم ينتصروا إلا بقوة إيمانهم وطهارة أرواحهم، وذكاء نفوسهم وإخلاص قلوبهم وعملهم عن عقيدةٍ واقتناعٍ جعلوا كل شيء وقفًا عليهما، حتى اختلطت نفوسهم بعقيدتهم، وعقيدتهم بنفوسهم، فكانوا هم الفكرة، وكانت الفكرة إياهم، فإن كنتم كذلك ففكروا والله يلهمكم الرشد والسداد، واعملوا والله يؤيدكم بالمقدرة والنجاح، وإن كان فيكم مريض القلب معلول الغاية مستور المطامع مجروح الماضي فأخرجوه من بينكم؛ فإنه حاجزٌ للرحمة، حائلٌ دون التوفيق، وقد أعلم الله رسوله بأن وجود قوم معروفين بسيماهم بين المؤمنين مثبط لهممهم فقال تعالى: ﴿لَوْ خَرَجُوا فِيكُمْ مَا زَادُوكُمْ إِلاَّ خَبَالاً وَلأَوْضَعُوا خِلالَكُمْ يَبْغُونَكُمْ الْفِتْنَةَ وَفِيكُمْ سَمَّاعُونَ لَهُمْ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَ (47) لَقَدْ ابْتَغَوْا الْفِتْنَةَ مِنْ قَبْلُ وَقَلَّبُوا لَكَ الأُمُورَ حَتَّى جَاءَ الْحَقُّ وَظَهَرَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ كَارِهُونَ (48)﴾ (التوبة).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فابدءوا عملكم أيها السادة الكرام بتصحيح الإخلاص وتحقيق النية في العمل يكن صرح عملكم مشيدًا، وأثره خالدًا إن شاء الله تعالى، وإن جمعية الإخوان المسلمين تشارككم فيما تقررون، وتقاسمكم على البعد عبء ما تحملون، تبعث إليكم بتحيات أعضائها مشفوعةً بالإجلال لأشخاصكم، والتقدير لعملكم، والإعجاب الكبير لفكرتكم، ولولا أعذارٌ قاهرةٌ، وظروفٌ طارئةٌ لكان من أعضائها بينكم من ينادي بكلمتها، ويمثل هيئات إدارتها، وإن ثقتها بكفاءتكم تخفف عنها ألم التخلف مع القاعدين، وقد أعذر الله للمتخلفين إذا نصحوا لله ولرسوله، والله غفور رحيم، وهي لذلك تدلي بنصيحتها مجملةً في المقترحات الآتية بعد تقديرها لما تستطيعه الأمم الإسلامية من وسائل العمل.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مقترحات جمعية الإخوان المسلمين:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أولاً: الدفاع عن فلسطين&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; الصورة غير متاحة&lt;br /&gt;أمر الدفاع عن فلسطين والمقدسات الإسلامية عامةً أمرٌ يهم المسلمين جميعًا، ولسنا بصدد استعراض أدوار قضية العدوان والدفاع؛ فذلك شيء ألممتم به حضراتكم كل الإلمام، ولكن المهم الآن أن تفكروا في الوسيلة العملية لكف المعتدين وشل حركاتهم في حدود السلم والقوانين.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;لقد علمنا أن الخُطَب والاحتجاجات لا تُجدي ولا تُسمع، وترى الجمعية أن من واجب المؤتمرين أن يعالجوا:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1- مسألة شراء الأرض بفلسطين: إن اليهود يحاربون الفكرة الإسلامية بذهبهم، وإذا تمكنوا من شراء أرض فلسطين صار لهم حق الملكية، فقوي مركزهم، وزاد عددهم، وبتوالي الأيام تأخذ المسألة شكلاً آخرَ، وقد نظَّم اليهود هذه الحركة وجعلوا لها صندوقًا خاصًّا يجمعون فيه الاكتتابات لهذه الغاية.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;فحبذا لو وُفِّق المؤتمر إلى إيجاد نواةٍ لصندوقٍ ماليٍّ إسلاميٍّ، أو شركةٍ لشراء أرض فلسطين المستغنى عنها، وتنظيم رأس المال وطريق جمع الاكتتابات وسهوم هذه الشركة.. إلخ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;والجمعية تكتتب مبدئيًّا في هذه الفكرة بخمسة جنيهاتٍ مصريةٍ ترسلها إذا قرر المؤتمر ذلك على أن تتوالى بعدها الاكتتابات، ولا يضحك حضراتكم هذا التبرع الضئيل؛ فالجمعية تقدِّر الفكرة، وتعلم أنها تحتاج إلى الآلاف من الجنيهات، ولكنها جرأت على ذلك إظهارًا لشدة الرغبة في إبراز الفكرة من حيِّز القول إلى حيِّز العمل.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2- تأليف اللجان في كل البلاد الإسلامية للدفاع عن المقدسات: كذلك تقترح الجمعية أن يعالج المؤتمر موضوع تأسيس لجانٍ فرعيةٍ لجمعيةٍ رئيسيةٍ مركزها القدس أو مكة، وغايتها الدفاع عن المقدسات الإسلامية في كل أنحاء الأرض، وتكون هذه اللجان الفرعية كلها مرتبطةً تمام الارتباط بالمركز العام.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ثانيًا: لنشر الثقافة الإسلامية&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;المسلمون الآن فوضى في ثقافتهم، وهذه الفوضى في الثقافة تؤدي إلى فوضى فكرية وتباين في العقائد والأفكار، والمشارب والأخلاق، فإذا دام الحال فسيأتي يومٌ يتنكر فيه المسلم للمسلم من التنافر والتناكر، فلا يفهم أحدهما الآخر، واعتبر ذلك بما تراه بين أبناء المعاهد التي تربي أبناءها تربيةً دينيةً، والتي تربي أبناءها تربيةً يسمونها علمانيةً في البلد الواحد.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;فليفكر المؤتمرون في الوسائل التي تؤدي إلى توحيد الثقافة الإسلامية وتقريب مسافة الخُلف بين أنواعها، وجعلها مؤسسةً على الفكرة الإسلامية، ونصيرة لها شاملة للتوفيق بين هذه الفكرة وبين الأفكار الحديثة، وترى جمعية الإخوان أن من الوسائل إلى هذه الغاية:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1- إنشاء جامعة فلسطين: على نحو كلية "عليكرة" بالهند تجمع بين العلوم العصرية والعلوم الدينية، وترفرف عليها روح الإسلام وتصطبغ بصبغته، مع احتوائها على الكليات العلمانية في العلوم والآداب، والسياسة والقانون، والتجارة والاقتصاد، والطب والفلسفة، وغير ذلك.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2- إنشاء جامعةٍ أخرى: بمكة على هذا النحو؛ حتى ينجح مشروع جامعة القدس إن شاء الله تعالى.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3- نداء علماء المسلمين: أن يؤلفوا لجانًا فنيةً لتهذيب الكتب الإسلامية القديمة، وتصنيف كتب جديدة تفي بحالة العصر الجديد، مع التفكير في مناهج التعليم بأنواعه.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4- نداء أغنياء المسلمين للاكتتاب: في صحيفةٍ عامةٍ يوميةٍ إسلاميةٍ تصدر في القاهرة، ويكون لها مثيلاتٌ في الحواضر الإسلامية تحمل فكرة القادة الإسلامية إلى الشعوب؛ فإن الصحافة الشرقية تقف من الشئون الإسلامية موقفًا لا يرتاح إليه الضمير.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;5- العناية بالوعظ والإرشاد: والتفكير في أنجع الوسائل لتخريج الوعاظ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وترى الجمعية أن من أهم الوسائل تربية الوعاظ تربيةً دينيةً عمليةً تكون أشبه بتربية الصوفية المحققين في الجمع بين العلم والعمل، ويكون ذلك بالسعي لدى أولي الأمر في الأقطار الإسلامية لافتتاح أقسام الوعظ، وتعديل مناهجه تعديلاً صالحًا.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ثالثًا: لربط الشعوب الشرقية&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لا سلاحَ للشرق يُرهب غاصبيه إلا الاتحاد والتكاتف، وقد أدركت أمم المطامع ذلك؛ فهي دائمًا تحول دون هذه الوحدة بمختلف الوسائل، إما بتسميتها تعصبًا، أو بإفهام البسطاء أنها تنافي الوطنية والقومية، وإما بمغالطة الناس بأنها فكرةٌ عتيقةٌ يجب التبرؤ منها، وكل ذلك غير صحيح، فهذه أوروبا تنادي بالوحدة وتنشرها بين أممها، وعصبة الأمم صورةٌ مصغرةٌ لذلك، ولم يقل أحد في الدنيا: إن التفكك والانقسام أفضل من الوحدة والوئام، ولكنها مطامعٌ وأهواءٌ تُلبس الأمر غير حقيقته.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فالوحدة ضروريةٌ لحياة الشرق ضرورةَ الهواء والماء والغذاء لحياة الشخص، وترى الجمعية أن من الوسائل التي تؤدي إلى ذلك:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1- تقوية رابطة التعارف بين المؤتمرين أنفسهم.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2- تأليف لجانٍ لهذا التعارف في كل بلدٍ فيه أجناسٌ مختلفةٌ من الشرقيين، كالقاهرة وبغداد وغيرهما.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3- دعوة زعماء الشعوب الشرقية إلى طرح المطامع، وتقدير الموقف الدقيق الذي يحيط بهم في هذه الأيام.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رابعًا: للدفاع عن العقيدة الإسلامية&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إن أعداء الإسلام من الملاحدة والمبشرين يجدّون في تشويه عقائده، وإدخال الشكوك على أبنائه، ويبتكرون الوسائل المختلفة لذلك، ومن ورائهم أغنياؤهم يمدونهم بالغي، وفي طغيانهم يعمهون.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;ومن واجب المؤتمر التفكير في أنجع الوسائل لدفع عدوانهم ودرء خطرهم.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;وترى الجمعية أن من الوسائل الناجعة في ذلك:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1- أن ينشر أعضاء المؤتمر فكرة تأليف اللجان التي تتولى تحذير الناس من دسائسهم، والرد عليهم بما يكفهم.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2- أن تشجع الجمعيات الإسلامية التي أرصدت نفسها لهذه الغاية.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3- أن يعنى الوعاظ بدراسة هذه الناحية ويحذروا الناس منها.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;مشروعاتٌ إسلاميةٌ أخرى:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1- مشروع سكة الحديد الحجازية.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2- مشروع مكتب الاستعلامات الإسلامي.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;تقترح الجمعية أن يفكر المؤتمر في إنقاذ سكة الحديد الحجازية من اليد الأجنبية، ويعمل على بدء العمل في تنميتها؛ حتى ينتفع المسلمون بها في أقرب فرصةٍ ممكنةٍ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;وتقترح كذلك أن يدرس المؤتمر مشروع مكتب الاستعلامات الأوروبي، ويوقف الناس على مبلغ الفائدة التي تعود على المسلمين من ورائه، ثم تجمع الاكتتابات مبدئيًّا له، وتؤلف اللجان التي تقوم بأداء هذه المهمة.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;وختامًا فالمؤتمر الإسلامي خطوةٌ واسعةٌ في طريق الإصلاح المنشود للإسلام والمسلمين، ترجو الجمعية أن يكون لها أثرها، وأن يتجدد انعقاد المؤتمر بعد مدةٍ معلومةٍ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;ولتثقوا أيها السادة بأن العالم الإسلامي من ورائكم يجود بالنفس والمال في سبيل إعادة مجد الإسلام، ووصول الأمم الإسلامية إلى حقوقها المنقوصة مصداق قول الله- تعالى-: ﴿إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَى مِنْ الْمُؤْمِنِينَ أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمْ الْجَنَّةَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالإِنجِيلِ وَالْقُرْآنِ وَمَنْ أَوْفَى بِعَهْدِهِ مِنْ اللَّهِ فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمْ الَّذِي بَايَعْتُمْ بِهِ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ (111) التَّائِبُونَ الْعَابِدُونَ الْحَامِدُونَ السَّائِحُونَ الرَّاكِعُونَ السَّاجِدُونَ الآمِرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَالنَّاهُونَ عَنْ الْمُنكَرِ وَالْحَافِظُونَ لِحُدُودِ اللَّهِ وَبَشِّرْ الْمُؤْمِنِينَ (112)﴾ (التوبة).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;فلسطين المجاهدة (3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; الصورة غير متاحة&lt;br /&gt;أفاضت الجرائد والمجلات في وصف الحوادث المؤثرة في البقعة المقدسة للوطن الإسلامي العام "فلسطين المباركة"، وليست قضية العرب في حاجةٍ إلى الإيضاح والجلاء، ولقد كان وعد بلفور (4) المشئوم ضربةً قاضيةً وُجِّهت إلى الأمة العربية في الصميم، وأخذت دولة الانتداب تعمل منذ صدوره سرًّا وعلانيةً على غزو فلسطين بجيوشٍ من مهاجري اليهود، ولم تبالِ في هذا السبيل بظلم العرب واغتصاب أرضهم وإخراجهم من ديارهم، وما حادث "وادي الحوارث (5)" ببعيد.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;وزاد الطين بلةً تدفق هذه السيول المهاجرة بعد طردها من ألمانيا، وقد أخذ العرب يقنعون حكومة الانتداب بخطر هذه الهجرة وهي لا تلقي لهم بالاً، فلم يسعهم أمام هذا الخطر الداهم إلا أن يرفعوا صوتهم بالاحتجاج في مظاهرةٍ سلميةٍ استأذنوا الحكومة في القيام بها، ولكن الحكومة التي تمالئ اليهود حرَّمت عليهم حتى حق الشكاية، وحتى صيحة الألم بعد أن أمَضَّتْهم (6) وهددتهم تصرفاتها في أنفسهم وأموالهم، ولم تكتف بهذا التحريم، بل قابلته في مظاهرتهم السلمية بما لم يكونوا ينتظرون من الفواجع وضروب العنت والإرهاق. كرامٌ يعتقلون، وأبرياء يسجنون، وأرواحٌ تزهق، ودماءٌ كريمة تسيل، وشهداءٌ يذهبون ضحايا القيام بالواجب والدفاع عن النفس والوطن في تلك الحوادث التي علم بها الخاص والعام، والآن وقد وردت الأنباء بهدوء الحال بعض الشيء على أثر وعد الحكومة بالتفاهم مع اللجنة التنفيذية للعرب، فإن على المسلمين واجبًا مقدسًا يجب أن يضعوه نصب أعينهم دائمًا، هو أن يتذكروا أن مطلب العرب الأسمى يتلخص في وقف الهجرة الصهيونية، وتحقيق وعود حكومة الانتداب التي قطعتها على نفسها للعرب إبَّان الحرب في حكم أنفسهم بأنفسهم.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;وما دام هذا المطلب غير محققٍ فإن الأمة الفلسطينية- ومن ورائها العالم الإسلامي- لا تسكت عن المطالبة به بكل وسيلةٍ مشروعةٍ، وأن يتذكروا دائمًا أن هذه الاضطرابات والحوادث في فلسطين تركت وراءها جرحى يجدون مس الألم، ويحتاجون إلى التطبيب والمواساة، وأيتامًا وأرامل لا عائلَ لهم، فعليهم أن يفكروا في وسائل المعونة العملية، ومن أهمها: جمع الاكتتابات وإرسالها إلى فلسطين، وجزى الله جماعة الدفاع عن الإسلام خير الجزاء على ما قامت به في هذا السبيل من عملٍ مبرورٍ وسعيٍ مشكورٍ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;وإن الإخوان المسلمين ليضمُّون صوتهم إلى أصوات إخوانهم في آفاق الأرض في مطالبتهم بحقوق العرب الأمجاد في نصرة فلسطين المجاهدة.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;من أجل فلسطين المجاهدة الباسلة (7)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;نداءٌ من مكتب الإرشاد العام للإخوان المسلمين بالقاهرة إلى شُعَب الجماعة بالقطر المصري وإلى الشعوب الإسلامية عامةً وإلى مواطنينا المسيحيين الأعزاء.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;أيها الإخوان: هذا يومٌ من أيام الله يختبر الله به العزائم، ويبتلي به الهمم، ويمحص به الصادقين، ويظهر فيه قول الله- تعالى-: ﴿أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمْ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَيَعْلَمَ الصَّابِرِينَ (142)﴾ (آل عمران).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;هؤلاء إخوانكم الفلسطينيون البواسل وقفوا صفًا واحدًا، وقلبًا واحدًا، وكلمةً واحدةً، وكتلةً صامدةً، يعاهدون الله وإخوانهم ووطنهم ألا يضعوا راية الجهاد إلا مكللةً بالنصر، محفوفةً بالفوز، أو يموتوا دون الغاية، وفداءً للوطن ومقدساته.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;أيها الإخوان: ثمانمائة ألف عربيٍّ ما بين مسلم ومسيحي وقفوا يذودون عن المقدسات العزيزة والتراث الخالد، وينوبون عن مسلمي الأرض ومسيحيي الأرض في حفظ المسجد المقدس والدفاع عن فلسطين بلد الذكريات والأنبياء، ويدفعون عنها حيف اليهود وظلم الإنجليز، ويقاومون يد الاستعمار الباطشة الفاتكة، وهم في هذا يقومون بالواجب عنكم، ويحتملون آلام الجهاد دونكم، وأنتم جميعًا آمنون وادعون.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;أيها الإخوان: إن وطنكم لا تنتهي حدوده بحدود مصر، بل تمتد إلى كل شبر أرضٍ فيه مسلم يقول: لا إله إلا الله، وإن قلوبكم التي تخفق لمصر وتحنو عليها وتعمل لها بحكم البر بالوطن يجب أن تخفق لفلسطين، وتحنو عليها، وتعمل لها بحكم الدين والجوار والإنسانية والوطن أيضًا.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لقد وقفتم بالأمس إلى جانب الحبشة موقفًا كريمًا، فقفوا اليوم بجانب فلسطين مثل ذلك الموقف أو أسمى؛ فإن فلسطين ألصق بكم جميعًا، وأقرب إليكم جميعًا، وقد وقع عليها من الظلم ما لا يعلم مداه إلا الله.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; الصورة غير متاحة&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; اعتقالات صهيونية لشبان فلسطينيين&lt;br /&gt;أيها الإخوان: إخوانكم الفلسطينيون الآن في الميدان يجوعون ويجهدون، ويُخرجون ويُقتلون، ويُسجنون في سبيل الله وفي سبيل البلد المقدس، وهم إلى الآن في أشرف المواقف، يقومون بأمجد الأعمال، ويبدون من ضروب البسالة ما هو فوق الاحتمال والطاقة، فهم قد أعذروا إلى الله وإلى التاريخ، فإذا ضعفت هذه الحركة، أو وهنت فأنتم المسئولون عن هذا الضعف وهذا الوهن، وهي جريرةٌ يُؤاخِذ بها الله أشدَّ المؤاخذة، ويحصيها التاريخ في أسود صحائفه، فانتهزوا الفرصة وقوموا بواجبكم إلى جانب إخوانكم، والله معكم ولن يتركم أعمالكم.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;وإن مكتب الإرشاد العام للإخوان المسلمين، وقد أقضت هذه الحوادث مضجعه في الوقت الذي يهيب فيه بالشعوب العربية مسلمها ومسيحيها أن يمدوا يد المعونة لفلسطين المجاهدة الباسلة، يقرر ما يأتي:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أولاً: تأليف لجنةٍ مركزيةٍ من أعضائه لتلقي تبرعات الإخوان وإرسالها إلى اللجنة العربية العليا.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ثانيًا: تأليف لجانٍ في شُعَب الإخوان لتلقي التبرعات، وإرسالها إلى اللجنة المركزية.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;ثالثًا: شكر الشعب الفلسطيني الباسل على موقفه المشرف، وتأييده فيه كل التأييد.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;رابعًا: إرسال برقية احتجاجٍ إلى المندوب السامي بفلسطين (8)، ووزير خارجية إنجلترا (9)، وسكرتارية عصبة الأمم.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;خامسًا: دعوة سمو الأمير عمر طوسون (10) والهيئات العاملة بمصر إلى العمل على مساعدة فلسطين.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سادسًا: رجاء لجنة مساعدة الحبشة في أن تحول وجهها شطر فلسطين، وأن تمدها بما بقي عندها من أموالٍ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;سابعًا: موالاة الكتابة تذكيرًا بالواجب نحو فلسطين، وحثُّ التجار الذين يساعدون اليهود على التضامن مع العرب في مقاطعة المعتدين الغاصبين.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;بعد ذلك أرسلت اللجنة المركزية لمساعدة فلسطين برسالةٍ إلى صاحب السمو الأمير عمر طوسون، عن هذه الرسالة يكون حديثنا في الحلقة القادمة إن شاء الله.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) حدث خطأٌ في كتابة تاريخ المؤتمر بالجريدة؛ حيث كتبته 1937م، والصحيح أنه في 1931م، [انظر: جريدة الإخوان المسلمين اليومية، العدد (719)، السنة الثالثة، 2 ذو القعدة 1367ﻫ- 5 سبتمبر 1948م، ص(10-11)].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وقد رد سماحة مفتي فلسطين على الإخوان برسالةٍ قال فيها: "بسم الله الرحمن الرحيم.&lt;br /&gt;حضرات السادة الكرام/ رئيس وأعضاء جمعية الإخوان المسلمين بالإسماعيلية المحترمين.&lt;br /&gt;السلام عليكم ورحمة الله وبركاته، وبعد..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فقد تُلِيَ بيانكم في مكتب المؤتمر الإسلامي العام فكان موضع التقدير والاعتبار، وستهتم اللجنة التنفيذية بما جاء فيه كل الاهتمام، وبهذه المناسبة فإنا نشكر لكم ما تبذلون من جهودٍ لإعلاء كلمة الإسلام، ونأمل أن يكون منكم ومن فروع جمعيتكم الموقرة في الديار المصرية أكبر مساعدٍ على تنفيذ مقررات المؤتمر ومشروعاته الطيبة.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وفي الختام نرجو الله أن يوفقنا وإياكم لخير الإسلام والمسلمين.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; رئيس المؤتمر/ محمد أمين الحسيني&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) وُلِد محمد أمين الحسيني في القدس عام 1897م، وتعلم في القدس ومصر وإستانبول، شارك في الجهاد الوطني الفلسطيني حتى تألبت عليه قوى الاحتلال، ويهرب منهم من بلدٍ إلى بلد، انتُخِب مفتيًا ولم يتجاوز الخامسة والعشرين، وتتحرك الثورة عام 1929م، ثم في عام 1933م، ثم تكون الثورة الكبرى عام 36- 1939م، ويتولى أمين الحسيني مسئولية اللجنة العربية العليا لفلسطين، ساند القضايا العربية والإسلامية في المحافل الدولية، ويعتبر رمزًا للكفاح الفلسطيني في مقاومة الاحتلال الصهيوني. فاضت روحه إلى بارئها عام 1974م وهي شاهدةٌ على عصر الخيانات الكثيرة والتضحيات الكبيرة، ولم يجرؤ أحدٌ من القادة الفلسطينيين أن يدعوَ إلى حلٍّ سياسيٍّ إلا بعد اختفاء روح المقاتل محمد أمين الحسيني من ساحة القضية الفلسطينية.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) جريدة الإخوان المسلمين الأسبوعية، العدد (17)، السنة الأولى، 20 رجب 1352ﻫ- 9 نوفمبر 1933م، ص(20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) أصدر وزير الخارجية البريطاني آرثر بلفور (1848-1930م) في الثاني من نوفمبر 1917م وعده، وهو عبارةٌ عن رسالةٍ قصيرةٍ إلى اللورد روتشيلد- أحد زعماء الحركة الصهيونية آنذاك- يقول نصها: "إن حكومة صاحب الجلالة تنظر بعين العطف إلى تأسيس وطنٍ قوميٍّ للشعب اليهودي في فلسطين، وستبذل غاية جهدها لتسهيل تحقيق هذه الغاية، على أن يكون مفهومًا بشكلٍ واضحٍ أنه لن يؤتى بعملٍ من شأنه أن ينتقص الحقوق المدنية والدينية التي تتمتع بها الطوائف غير اليهودية المقيمة الآن في فلسطين، ولا الحقوق أو الوضع السياسي الذي يتمتع به اليهود في البلدان الأخرى، وسأكون ممتنًا إذا ما أحطتم اتحاد الهيئات الصهيونية علمًا بهذا التصريح". [موقع مجلة الوطن].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5) وادي الحوارث كان أكبر قطعة أرض جرى الاستحواذ اليهودي عليها. [موقع مجلة رؤية].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(6) أمَضَّني الجرحُ إمْضاضًا: إذا أوجعَك. وفيه لغةٌ أخرى: "مَضَّني الجرحُ". وقال ثعلبٌ: يقال: قد أمَضَّنى الجرحُ. قال: وكان من مضى يقول: مَضَّني بغير ألف. والكُحْلُ يُمِضُّ العين، أي: يحرقها. وكَحَلَهُ بمُلْمولٍ مَضٍّ، أي حارّ. والمَضَضُ: وجعُ المصيبةِ. وقد مَضِضْتَ يا رجلُ تَمَضُّ مَضَضًا ومَضيضًا ومَضاضةً. [الصحاح، مادة (مضض)].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(7) جريدة الإخوان المسلمين الأسبوعية، العدد (6)، السنة الرابعة، 28 صفر 1355ﻫ- 19 مايو 1936م، ص(19-20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(8) هو الجنرال سير آرثر واكهوب.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(9) هو صمويل هور.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(10) عمر طوسون [1872-1944]: الأمير عمر طوسون هو الابن الثاني للأمير طوسون بن محمد سعيد بن محمد علي مؤسس مصر الحديثة، ولد في مدينة الإسكندرية يوم الأحد الموافق (5 رجب 1289 ﻫ- 8 من سبتمبر 1872م)، ولما بلغ الرابعة من عمره فقد والده، فكفلته وربته جدته لأبيه، وأشرفت على تعليمه، وكانت دراسته الأولى في القصر، ثم استكملها في سويسرا.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اقترب طوسون من القضايا الوطنية والقضايا الإسلامية، فلم يُخف ميوله إلى الدولة العثمانية والوقوف إلى جانبها وفي صفها.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;اتجه عمر طوسون إلى الكتابة والتأليف، ولم تشغله أعماله- على كثرتها- عن الإنتاج العلمي الغزير بالعربية والفرنسية، وموالاة الصحف ببحوثه العلمية الدقيقة، واستأثرت البحوث التاريخية والجغرافية والأثرية بإنتاجه كله، ودارت كلها حول مصر والسودان، وقد تُوفِّيَ الأمير عمر طوسون يوم الأربعاء (30 من محرم 1363ﻫ= 26 من يناير 1944م)، وكان قد أوصى ألا تقام له جنازةٌ، ونفذ له الملك فاروق وصيته، مقتصرًا على تشييع الجثمان الذي شارك فيه الوزراء والأمراء وكبار رجال الدولة. [موقع إسلام أون لاي&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-8977024155424201196?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/8977024155424201196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=8977024155424201196&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/8977024155424201196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/8977024155424201196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/12/blog-post_28.html' title='البنا والقضية الفلسطينية (الحلقة الأولى'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3S2cVkxCDI/AAAAAAAAAG0/mO37pNxvuss/s72-c/Pic1658.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-8166271436442078424</id><published>2007-12-28T14:54:00.000+07:00</published><updated>2007-12-28T15:13:12.990+07:00</updated><title type='text'>عندما تكلم السير فيديا نايبول الحائزعلي جائزة نوبل للسلام لسنة 2001 عن الدول التي تغذى الحرب الدينية قال بالحرف الواضح ان دولا مثل السعودية وايران يجب</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3SvKVkxB-I/AAAAAAAAAGI/CKh_JqlcJEc/s1600-h/naipaul.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3SvKVkxB-I/AAAAAAAAAGI/CKh_JqlcJEc/s320/naipaul.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148932866116224994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;وقال السير فيديا - الذي يعد حسب سيرته فى موقع جائزة نوبل افضل من يعبر ويوجز فى ابلغ العبارات – عن موقف الغرب من قضية الارهاب : ” حسنا, لم تكن العراق افضل مكان نتجه اليه. فالحرب الدينية هى من الخطورة لدرجة انها تهددنا جميعا ولا يمكن تحاشيها. وهذه الحرب يجب ان نخوضها .. لان بعض الدول تغذيها .. ولذا اعتقد انه يحتمل انه يجب علينا ان ندمرها بالفعل . وقال ردا على سؤال هل تقصد بالدول التى تغذى الحرب الدينية المملكةالعربية السعودية .. قال بالحرف الواحد : نعم اعتقد ذلك.. نعم.  وقال ردا على سؤال اخر وهل تقصد ايران : نعم يجب مواجهة ايران ايضا.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تذكرت هذا الحديث الهام والخطير للسير فيديا نايبول الحائزعلى جائزة نوبل للاداب والذى نشر فى صحيفة الاوبزرفر البريطانية يوم12 سبتمبر 2004 واوردت النص الكامل لهذا الحديث فى نهاية الموضوع لمن يؤرخون للارهاب وفكر التطرف.  وانا اتعجب كيف لم يلتفت العالم او تجاهل كل المثقفين هذا التحذير الواضح من رجل له وزن وثقل السير فيديا الذي يعد من كبار مثقفي العالم وملوك الكلمة فى عالم الادب.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ان المتطلع الى الصورة الحقيقية لتفشى الارهاب اليوم يجد ان التطرف والحرب الدينية تنتشر كالشبكة العنكبوتية عن طريق مباشر او غير مباشر من خلال تغذية واضحة من هاتين الدولتين اللتين حذر منهما السير فيديا نايبول.. ويكفى ان نذكر على سبيل المثال لا الحصر احتلال حماس لغزة بتمويل من ايران والحرب التى دمرت جنوب لبنان بقيادة حزب نصر الله الايرانى التمويل والتسليح ومعارك النهر البارد التى شارك فيها بعض المتطرفين السعوديين..والحرب الاهلية فى العراق التى يغذيها النفوذ الايرانى والمقاتلين المتطرفين السعوديين .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;واستطيع ان اقول بكل صراحة وبلا لف ودوران ان الرئيس الايرانى احمد نجاد وجه صفعة لكل زعماء دول الخليج عندما قال لهم ان الخليج فارسى ولم يجرا احدا منهم ان يرد عليه رغم انهم كانوا يجتمعون فى قطر التى يوجد بها مقر القوات الامريكية لعمليات الشرق الاوسط .. واذا تفحصنا الوضع الراهن فى الخليج نجد ان النفوذ الايرانى يكاد يبتلع الخليج&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;واحب ان انبه ان الحرب الدينية والتطرف تاخذ اشكال عدة  منها انتشار المشايخ والمتطرفين فى كل اجهزة الاعلام والفضائيات .. كما ان حصان طروادة الذي يستخدم بنجاح الان لنشر التطرف يتم عن طريق نشر وانتشار الحجاب والنقاب السعودي اوالايرانى .. وقد امتلات بالحجاب السعودي والايرانى  شوارع العالم العربي من سوريا الي لبنان الى مصر الى الامارات الى المغرب والى كل مكان يمتد اليه التطرف دون تنبه لهذا الخطر المحجب المتفجر.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;والسؤال الذي يحيرني هل يمكن ان يتنبه العالم من جديد لصرخة التحذير التى قالها السير فيديا نايبول .. ام اننا ننتظر وقوع الكارثة اولا مثل ماحدث فى غزة وفى لبنان وما سيحدث قريبا فى الخليج وفى اماكن ساخنة اخري قابلة للاننفجار&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; وقد عجبت  للحملة الاخوانية التي تعرض لها رجل الاعمال المصري الناجح نجيب سويرس حينما قال انه يشعر نتيجة انتشار الحجاب والنقاب ان شوارع القاهرة اصبحت اشبه بشوارع طهران..رغم انه  كان ينبه الي الخطر القادم خلف الحجاب والذي تقوم به المنظمات المتطرفة التى تستهدف تدمير حضارة مصر واستبدالها بنظم متخلفة كالنظامين السعودي والايرانى&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لقد حان الوقت لناخذ وندرس تحذير السير فيديا بجدية تامة قبل ان يخرج التطرف عن السيطرة وتندلع نيران الحرب الدينية لتحرق الاخضر والياب&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-8166271436442078424?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/8166271436442078424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=8166271436442078424&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/8166271436442078424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/8166271436442078424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/12/2001.html' title='عندما تكلم السير فيديا نايبول الحائزعلي جائزة نوبل للسلام لسنة 2001 عن الدول التي تغذى الحرب الدينية قال بالحرف الواضح ان دولا مثل السعودية وايران يجب'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3SvKVkxB-I/AAAAAAAAAGI/CKh_JqlcJEc/s72-c/naipaul.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-4214492529221925060</id><published>2007-12-27T22:03:00.000+07:00</published><updated>2007-12-27T22:26:04.751+07:00</updated><title type='text'>Piramida Besar Cheops di Giza</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3PDnlkxB4I/AAAAAAAAAFY/VvbdpzmymzQ/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3PDnlkxB4I/AAAAAAAAAFY/VvbdpzmymzQ/s200/untitled.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5148673883883243394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan pandangan umumnya, hanya Piramida Besar Cheops (Khufu) yang menjadi keajaiban dunia, bukan ketiga-tiganya di kompleks piramida di Giza. Piramida tersebut dibangun oleh Pharaoh dinasti IV yang bernama Khufu sekitar tahun 2560 sebelum Masehi. Tradisi pembangunan piramida berawal dari pengembangan bangunan mastaba (platform) yang melapisi makam kekaisaran. Selanjutnya, penumpukan beberapa mastaba menjadi dasar pembangunan piramida, salah satunya piramida tingkat Raja Djoser di Saqqara, Mesir oleh arsitek terkenal, Imhotep.&lt;br /&gt;Pembuatan Piramida Besar memakan waktu 20 tahun. Lokasi dipersiapkan, lalu blok batu diangkut dan ditempatkan. Pembungkus luar, yang lama kelamaan hilang terkikis, berguna untuk menghaluskan permukaan. Beberapa teori dikemukakan tentang bagaimana cara menempatkan blok-blok batu. Suatu teori menyatakan pembangunan jalur landai yang lurus maupun spiral selama pembuatan piramida. Jalur ini dilapisi lumpur dan air meringankan pemindahan blok - blok yang (mungkin) didorong atau ditarik sampai tempatnya. Teori lainnya menyebutkan penaruhan blok tersebut menggunakan pengungkit yang amat panjang dengan kaki bersudut sempit.&lt;br /&gt;Sepanjang sejarah, piramida telah memancing imaginasi manusia. Selain pernah disebut "Lumbung Josef" dan "Bukit Firaun", piramida juga menjadi bagian sejarah ketika Napoleon menguasai Mesir tahun 1798. Napoleon mengatakan ""Soldats! Du haut de ces Pyramides, 40 siècles nous contemplent"(Prajurit! Dari puncak piramida-piramida ini, sejarah 40 abad sedang mengamati pertempuran kita).&lt;br /&gt;Saat ini, lokasi Piramida Besar beserta piramida yang lain dan Sphinx menjadi daerah wisata dekat dataran tinggi Giza. Juga terdapat di daerah ini museum Kapal Matahari yang misterius, ditemukan tahun 1954 sebelah selatan piramida. Kapal tersebut dikatakan dipakai untuk membawa jasad Khufu menuju kediaman terakhirnya, dan dipercaya sebagai media transportasi menuju kehidupan setelah mati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-4214492529221925060?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/4214492529221925060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=4214492529221925060&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/4214492529221925060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/4214492529221925060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/12/piramida-besar-cheops-di-giza.html' title='Piramida Besar Cheops di Giza'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3PDnlkxB4I/AAAAAAAAAFY/VvbdpzmymzQ/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-7094041321631175127</id><published>2007-12-27T15:52:00.000+07:00</published><updated>2007-12-27T15:56:32.566+07:00</updated><title type='text'>Mendidik Anak dengan Keteladanan</title><content type='html'>Jika anak banyak dicela, ia akan terbiasa menyalahkan. &lt;br /&gt;Jika anak banyak dikasihani, ia akan terbiasa meratapi nasibnya.&lt;br /&gt;Jika anak serba dimengerti, ia akan terbiasa menjadi penyabar.&lt;br /&gt;Jika anak banyak diberi dorongan, ia akan terbiasa menghargai.&lt;br /&gt;Jika anak diperlakukan dengan jujur, ia akan terbiasa melihat kebenaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggalan ungkapan Dorothy Low Nolte dalam Children Learn What They Live With di atas menggambarkan kepada kita bahwa anak akan tumbuh sebagaimana lingkungan mengajarinya. Jika seorang anak tumbuh dalam lingkungan yang mengajarinya berbuat baik, maka insya Allah dia akan terbiasa untuk selalu berbuat baik. Sebaliknya jika seorang anak tumbuh dalam lingkungan yang mengajarinya berbuat kejahatan, kekerasan, maka ia akan tumbuh menjadi pelaku kekerasan dan kejahatan yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak adalah makhluk yang paling senang meniru. Orang tuanya merupakan figur dan idolanya. Bila mereka melihat kebiasaan baik dari ayah ibunya, maka mereka pun akan dengan cepat mencontohnya. Orang tua yang berperilaku buruk akan ditiru perilakunya oleh anak-anak. Anak-anak pun paling mudah mengikuti kata-kata yang keluar dari mulut kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu tanggung jawab kita sebagai orang tua untuk memberikan lingkungan terbaik bagi pertumbuhan anak-anak kita. Salah satunya dengan memberikan keteladanan yang baik buat anak-anak kita. Karena kenangan terindah bagi anak-anak kita adalah kepribadian ayah-ibunya yang benar-benar mulia. Keteladanan dalam pendidikan merupakan sarana yang paling efektif dan berpengaruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu kisah diriwayatkan, suatu ketika Rasulullah saw diberi minuman sedangkan disebelah kanan beliau ada seorang anak laki-laki dan disebelah kiri beliau ada orang-orang yang sudah tua. Rasulullah bertanya kepada anak laki-laki itu : “ Apakah kamu izinkan aku untuk memberi mereka ( yang tua-tua ) terlebih dahulu ? “ Anak laki-laki itu menjawab : “ Tidak, demi Allah, aku tidak akan memberikan hakku darimu kepada siapapun “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kisah ini rasulullah memberikan teladan bagaimana bersikap lemah lembut kepada anak kecil dan tidak meremehkan keberadaan mereka dihadapan orang tua disekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah anak-anak, ia akan menyimpan apa yang ia dapati dalam memorinya kuat-kuat. Orang tua tidak boleh memperlihatkan sikap yang kontradiktif dihadapan anak-anaknya. Misalnya orang tua mengatakan bahwa dusta itu haram, sedangkan ia sendiri berdusta dihadapan anaknya. Atau, orang tua selalu menganjurkan hidup bersih tapi mereka melihat kita makan tanpa cuci tangan terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua orang tua dituntut melaksanakan perintah-perintah Allah dan sunnah rasulNya dalam bentuk nyata, sebab anak-anak senantiasa mengamati mereka pagi, petang dan dalam setiap kesempatan.&lt;br /&gt;Dalam hadits lain menggambarkan bahwa Rasulullah pernah menasehati secara langsung kepada anak-anak. Rasulullah saw bersabda : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai anak, jagalah semua perintah Allah, niscaya Allah memeliharamu. Periharalah semua perintah Allah, niscaya engkau dapati Dia di hadapanmu. Apabila engkau memohon sesuatu, mohonlah hal itu kepada Allah, dan bila meminta pertolongan, mintalah kepada Allah. Dan ketahuilah, sekiranya seluruh masyarakat sepakat berbuat sesuatu yang bermanfaat bagimu, maka semua manfaat itu hanyalah Allah yang menentukannya, dan bila mereka akan berbuat jahat kepadamu, maka kejahatan itu tidak akan menimpamu kecuali yang telah ditetapkan Allah pula. Terangkat qalam dan keringlah pena." (HR At-Turmuzi)&lt;br /&gt;Dalam konteks realita sekarang, banyak sekali kasus anak-anak yang tidak mendapatkan hak yang sewajarnya. Mereka hidup nyaris tanpa perlindungan, bahkan dibawah ancaman dan kekerasan. Maka tak dapat dihindari, jika kemudian generasi yang muncul adalah generasi-generasi yang juga tidak terarah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-7094041321631175127?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/7094041321631175127/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=7094041321631175127&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/7094041321631175127'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/7094041321631175127'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/12/mendidik-anak-dengan-keteladanan.html' title='Mendidik Anak dengan Keteladanan'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-6766939933616280182</id><published>2007-12-27T15:48:00.000+07:00</published><updated>2007-12-27T15:50:51.801+07:00</updated><title type='text'>Menumbuhkan Kepercayaan Diri Anak</title><content type='html'>Menumbuhkan kepercayaan diri pada buah hati kita tidaklah mudah. Berbagai teori yang diajarkan para pakar melalui buku, media cetak, dan elektronik masih memiliki kekurangan. Teori-teori itu sebagian di antaranya masih mengandalkan teori para ahli dari Barat. Sehingga bila dipraktekkan kadang tidak cocok, karena memang kondisi sosial budaya masyarakat Timur —dalam hal ini umat Islam—berbeda dengan Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlakuan orangtua memiliki pengaruh terhadap tumbuhnya kepercayaan diri anak. Kesalahan dalam memperlakukan anak akan berakibat fatal pada perkembangan jiwanya. Bukannya anak makin percaya diri, malah ia tumbuh menjadi anak yang minder dan penakut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kesalahan orangtua dalam memperlakukan anak diantaranya :&lt;br /&gt;1) Terlalu sering memanjakannya.&lt;br /&gt;2) Mendidik dengan mengandalkan bentakan dan pukulan.&lt;br /&gt;3) Tidak mewujudkan suasana psikologis yang membuatnya merasa nyaman.&lt;br /&gt;4) Menakut-nakuti jika anak menangis di malam hari.&lt;br /&gt;5) Tidak memberikan keleluasaan kepada anak untuk berfikir dan bertindak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran Islam sangat lengkap dan sempurna. Melalui Rasulullah SAW, Allah SWT mengajarkan seluruh ilmu yang berkaitan dengan kehidupan di alam raya ini, termasuk ilmu mendidik putera-puteri kita. Mungkin kurangnya wawasan keislaman membuat kita tidak mengetahui cara mendidik yang benar sesuai tuntunan Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Rasyid Dimas dalam buku 25 Kiat Mempengaruhi Jiwa dan Akal Anak menjelaskan, Rasulullah SAW menggunakan banyak cara untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak, antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, memperkuat kemauan anak. Dalam memperkuat kemauan anak beliau melakukannya dengan dua cara, yaitu dengan membiasakan menjaga rahasia dan puasa. Ketika anak belajar menjaga rahasia dan tidak membocorkannya, maka kemauannya tumbuh dan menguat, sehingga rasa percaya dirinya menjadi besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pun ketika anak mampu bertahan dalam keadaan lapar dan haus saat puasa, ia akan merasakan kemenangan mengalahkan hawa nafsu. Kemampuannya menjadi kuat dalam menghadapi kehidupan. Rasa percaya dirinya tumbuh karena merasa telah mampu melewati hari-harinya meski merasakan lapar yang sangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, menumbuhkan kepercayaan sosial. Seorang anak yang sering diajak berinteraksi dengan teman sebayanya atau dengan orang dewasa maka akan tumbuh rasa kepercayaan dirinya. Ia tidak minder bergaul dengan anak yang lebih muda, sebaya, atau dengan orangtua sekalipun.&lt;br /&gt;Para sahabat Rasulullah terbiasa membawa anak-anaknya saat menghadiri majelis Rasulullah SAW. Mengenai hal ini Anas bin Malik ra mengatakan, "Adalah Rasulullah SAW bergaul dengan kami, sehingga ia mengatakan kepada adik kami, "Hai Aba 'Umair, sedang apa burung kecil itu?" Kami menggelar tikar lalu beliau shalat dan membariskan kami di belakangnya." (HR. Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak yang dibawa ke suatu majelis ilmu akan belajar tatakrama dan kesopanan. Ia belajar mengenal sedikit demi sedikit pembicaraan orang dewasa sehingga ia siap berkecimpung di tengah masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menumbuhkan kepercayaan sosial anak juga dapat dilakukan dengan membiasakan mengucapkan salam. Saat kita tiba di rumah atau hendak bepergian ucapkanlah salam. At-Tirmidzi meriwayatkan dari Anas RA ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Wahai anakku, jika kamu masuk kepada keluargamu maka ucapkanlah salam. Niscaya hal itu akan mendatangkan barokah kepadamu dan kepada keluargamu."&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketiga, menumbuhkan kepercayaan ilmiah. Ajarkanlah Al-Qur'an, sunnah, dan sirah (sejarah) Rasulullah SAW yang agung. Kelak anak akan tumbuh dengan membawa ilmu yang luas. Insya Allah akan tumbuh kepercayaan ilmiah pada dirinya karena ia memiliki hakikat-hakikat ilmu yang jauh dari khurafat dan dongeng fiktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, menumbuhkan kepercayaan ekonomi dan bisnis. Untuk menumbuhkan kepercayaan bermuamalah dalam urusan ekonomi dan bisnis, biasakanlah anak berjual-beli. Ajaklah anak ke pasar untuk membeli kebutuhan mereka. Kalau perlu, berikan kebebasan kepada mereka untuk memilih dan melakukan transaksi. Insya Allah ia tidak asing lagi melakukan transaksi jual beli setelah dewasa nanti. Suatu waktu, Rasulullah SAW menyaksikan si kecil Abdullah bin Jafar sedang bermain dagang-dagangan, lalu beliau mendo'akannya, "Ya Allah, curahkanlah barokah dalam perdagangannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah beberapa kiat praktis untuk menumbuhkan kepercayaan diri pada anak kita. Semoga anak-anak kita dapat tumbuh menjadi anak yang penuh percaya diri, tidak minder, dan penakut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-6766939933616280182?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/6766939933616280182/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=6766939933616280182&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/6766939933616280182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/6766939933616280182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/12/menumbuhkan-kepercayaan-diri-anak.html' title='Menumbuhkan Kepercayaan Diri Anak'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-2308419102315085340</id><published>2007-11-29T11:50:00.000+07:00</published><updated>2007-12-29T11:56:10.343+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3XST1kxCGI/AAAAAAAAAHM/o6wRP2Ly6_0/s1600-h/1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3XST1kxCGI/AAAAAAAAAHM/o6wRP2Ly6_0/s400/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5149252987208665186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-2308419102315085340?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/2308419102315085340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=2308419102315085340&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/2308419102315085340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/2308419102315085340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/11/blog-post.html' title=''/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/R3XST1kxCGI/AAAAAAAAAHM/o6wRP2Ly6_0/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-1094006498794110062</id><published>2007-10-10T21:27:00.000+07:00</published><updated>2007-10-10T21:33:02.132+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/RwziDdP752I/AAAAAAAAAEQ/OKVKTjMW8Ko/s1600-h/kartu_lebaran.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/RwziDdP752I/AAAAAAAAAEQ/OKVKTjMW8Ko/s320/kartu_lebaran.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5119715425432364898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-1094006498794110062?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/1094006498794110062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=1094006498794110062&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/1094006498794110062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/1094006498794110062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/10/blog-post.html' title=''/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/RwziDdP752I/AAAAAAAAAEQ/OKVKTjMW8Ko/s72-c/kartu_lebaran.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-5431459730189678818</id><published>2007-09-29T16:02:00.000+07:00</published><updated>2007-09-29T16:06:09.604+07:00</updated><title type='text'>Inilah silsilah - ku</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/Rv4VE9P751I/AAAAAAAAAEE/MEoMLAXqEAs/s1600-h/tarombo.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/Rv4VE9P751I/AAAAAAAAAEE/MEoMLAXqEAs/s320/tarombo.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5115549401644525394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-5431459730189678818?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/5431459730189678818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=5431459730189678818&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/5431459730189678818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/5431459730189678818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/09/inilah-silsilah-ku.html' title='Inilah silsilah - ku'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/Rv4VE9P751I/AAAAAAAAAEE/MEoMLAXqEAs/s72-c/tarombo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-8792116758374762345</id><published>2007-09-29T15:58:00.000+07:00</published><updated>2007-09-29T15:59:11.157+07:00</updated><title type='text'>Syi`ah</title><content type='html'>&lt;p style="visibility:visible;"&gt;&lt;object type="application/x-shockwave-flash" data="http://widget-27.slide.com/widgets/slideticker.swf" height="375" width="475" style="width:475px;height:375px"&gt;&lt;param name="movie" value="http://widget-27.slide.com/widgets/slideticker.swf" /&gt;&lt;param name="quality" value="high" /&gt;&lt;param name="scale" value="noscale" /&gt;&lt;param name="salign" value="l" /&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"/&gt; &lt;param name="flashvars" value="cy=ms&amp;il=1&amp;channel=72057594041986855&amp;site=widget-27.slide.com"/&gt;&lt;/object&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=ms&amp;ad=0&amp;id=72057594041986855&amp;map=1" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-27.slide.com/p1/72057594041986855/ms_t014_v000_a000_f00/images/xslide1.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=ms&amp;ad=0&amp;id=72057594041986855&amp;map=2" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-27.slide.com/p2/72057594041986855/ms_t014_v000_a000_f00/images/xslide2.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-8792116758374762345?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/8792116758374762345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=8792116758374762345&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/8792116758374762345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/8792116758374762345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/09/syiah.html' title='Syi`ah'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-1856510859414347960</id><published>2007-09-06T21:23:00.000+07:00</published><updated>2007-09-10T21:48:27.315+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/RuAOIy14QDI/AAAAAAAAACE/yg_aZXM8avQ/s1600-h/WBp2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5107097521687642162" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/RuAOIy14QDI/AAAAAAAAACE/yg_aZXM8avQ/s320/WBp2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Setiap tahun, Jakarta dihujani bencana. Banjir kini tidak lagimenggenangi Ibu Kota sekali setahun, tetapi terjadi hingga dua-tigakali. Berikutnya, masyarakat dipaksa menuai wabah penyakit, kerugianekonomi, dan dampak negatif lainnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5107097062126141458" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/RuANuC14QBI/AAAAAAAAAB0/hixgyG588MQ/s320/55055.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;ata dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dan BadanPengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal) DKI Jakarta menunjukkan,masyarakat menanggung kerugian akibat banjir sebesar Rp 95 miliar perhari. Jumlah itu jauh lebih tinggi dari anggaran penanggulangan banjirPemerintah Provinsi DKI Jakarta yang hanya Rp 500 miliar per tahun.&lt;br /&gt;Berdasarkan data dari Walhi dan Bapedal DKI Jakarta, dalam beberapatahun terakhir, bahkan hingga dua kali setahun, masyarakat harusbersiap kehilangan akses bekerja, terganggu kesehatan, gangguankenyamanan, kerusakan fisik bangunan, dan perbaikan rumah.&lt;br /&gt;Sesuai dengan data yang diperoleh Kompas dari warga yang menjadikorban banjir awal Februari 2007, sebanyak 370.167 kepala keluargayang tinggal di 514 RW di Jakarta harus menanggung kerugian sebesar Rp92.541.689.017 per hari. Semakin sering banjir datang, angka kerugianini dipastikan terus merangkak. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5107097324119146530" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/RuAN9S14QCI/AAAAAAAAAB8/Ut92QzSN68U/s320/rp2-4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ffff00;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=3944565808153670612&amp;amp;postID=1856510859414347960#top"&gt;Atas&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-1856510859414347960?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/1856510859414347960/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=1856510859414347960&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/1856510859414347960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/1856510859414347960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/09/setiap-tahun-jakarta-dihujani-bencana.html' title=''/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/RuAOIy14QDI/AAAAAAAAACE/yg_aZXM8avQ/s72-c/WBp2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-2685232503774397638</id><published>2007-09-06T21:15:00.000+07:00</published><updated>2007-09-10T21:45:28.600+07:00</updated><title type='text'>Mutu Kesehatan</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/RuAM8C14QAI/AAAAAAAAABs/b8WXYzctHp8/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5107096203132682242" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/RuAM8C14QAI/AAAAAAAAABs/b8WXYzctHp8/s320/untitled.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kesehatan makin nggak mutu di Jakarta selama si abang ngurusin nih kota.Makin banyak aja orang sakit. Makin susah aja orang berobat.Apalagi kalo jadi orang miskin, dilarang sakit di Jakarta.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kalo sakit di Jakarta, ke laut aja!Plis deh bang, jangan tebar pesona melulu…&lt;br /&gt;Anak BetawiPrihatin sama warga yang sakit di Jakarta112 Warga Jakarta Positif Leptospirosis &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Jakarta – Jumlah pasien positif penyakit kencing tikus (leptospirosis) di Jakarta telah mencapai 112 orang. Sementara itu, korban meninggal dunia tercatat empat orang.Kepala Pusat Pengendalian Krisis Departemen Kesehatan, Rustam Pakaya mengungkapkan hal tersebut ketika dihubungi SH, Kamis pagi. Dia mengatakan, dari 112 pasien positif terserang penyakit leptospirosis, sebanyak 88 pasien hingga kini masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Jakarta. Di antaranya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng Jakarta Barat sebanyak sembilan orang, RSUD Tarakan Jakarta Pusat 38 pasien, RSUD Tangerang 13 orang, Rumah Sakit (RS) Persahabatan Jakarta Timur tujuh pasien, RSUD Budi Asih Jakarta Timur sebanyak enam orang, Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Sunter Jakarta Utara dua orang, RS Sumber Waras Jakarta Barat lima pasien, RS Fatmawati Jakarta Selatan tujuh orang dan RS Gading Pluit satu pasien.Sedangkan pasien suspect leptospirosis, ungkapnya, tercatat 23 pasien. Dari jumlah itu, 13 pasien di antaranya dirawat di RSUD Tangerang enam pasien, RS Persahabatan satu pasien, RSUD Budi Asih dua pasien, RS Fatmawati tiga pasien, RS Pondok Indah satu pasien. Sisanya dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang.Khusus yang meninggal dunia, Rustam menambahkan, hingga kini tercatat empat pasien di antaranya tiga dari RSUD Tarakan dan seorang lagi di RSPI Sulianti Saroso satu orang.Kasus CampakSementara itu, Wakil Kepala Dinas Kesehatan Jakarta, Salimar Salim dalam kesempatan terpisah menyatakan, sepanjang 2007 pihaknya menemukan sedikitnya 59 kasus campak di Jakarta. Kendati belum ditemukan angka kematian, jumlah balita penderita campak terbanyak terjadi di wilayah Jakarta Timur mencapai 18 kasus. Sementara itu, di Jakarta Selatan sebanyak 13 orang, Jakarta Barat 12 orang, Jakarta Utara 11 orang dan Jakarta Pusat sebanyak 5 orang.Menurutnya, tertinggi di Jakarta Timur dipicu karena jumlah penduduk yang lebih banyak dari wilayah lain. Dia menambahkan, saat ini pihaknya belum dapat menyebutkan perbandingan dengan tahun sebelumnya. Sepanjang tahun 2006 ditemukan kasus sebanyak 1.201. Angka ini menurutnya menurun jika dibandingkan tahun sebelumnya mencapai 1.307 kasus.Untuk mengurangi persoalan ini, dengan bantuan World Health Organization (WHO), Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta menggelar imunisasi campak terhadap 903.757 balita selama satu bulan sejak Selasa (20/2) hingga Maret mendatang.WHO memberikan jatah vaksin kepada Dinkes Jakarta sebanyak 54.510 botol atau setara untuk 1.090.200 anak. Salimar mengingatkan warga waspada terhadap penyebaran penyakit ini. Sebab, penyakit yang berasal dari virus campak golongan Paramixo-viridae ini dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, diare, infeksi otak, kebutaan hingga meninggal dunia.Sementara itu, Wali Kota Jakarta Utara, Effendi Anas, Rabu (21/2) siang mengatakan, walau banjir yang melanda permukiman di Jakarta Utara berangsur surut, permasalahan belum ada habisnya. Seperti halnya sampah dan lumpur seusai banjir menumpuk. Begitu juga dengan wabah penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan diare terus mengancam.“Untuk itu kami meminta semua pejabat Pemkot Jakarta Utara, mulai lurah dan camat agar tidak terlena. Dengan harapan kejadian yang serupa muncul secara tiba-tiba seperti wabah diare, DBD, dan cikungunya tidak terulang lagi,” katanya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=3944565808153670612&amp;amp;postID=2685232503774397638#top"&gt;Atas&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-2685232503774397638?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/2685232503774397638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=2685232503774397638&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/2685232503774397638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/2685232503774397638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/09/mutu-kesehatan.html' title='Mutu Kesehatan'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/RuAM8C14QAI/AAAAAAAAABs/b8WXYzctHp8/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-418411861278584804</id><published>2007-09-05T21:34:00.000+07:00</published><updated>2007-09-05T21:35:09.917+07:00</updated><title type='text'>PROFIL MARGA TOBING DUNIA</title><content type='html'>PROFIL MARGA TOBING KINIMarga Tobing itu unik. Marga dan boru Tobing merupakan marga yang fenomenal. Suatu marga yang diklaim dan diyakini sebagai marga yang diberkati Tuhan. Berbagai peristiwa di republik ini hingga di luar negeri telah dilakukan oleh pribadi-pribadi dari marga ini.Menelusuri peran dan aktivitas marga dan boru Tobing sungguh menarik. Sangat variatif sekali peran dan aktivitasnya. Melalui penelusuran dunia maya, lewat berbagai situs, mulut kita bakal terkagum-kagum. Tampaknya cirri khas dari marga ini terletak pada menonjolnya cara berfikir dan pelayanananya. Brain &amp; Service. Mengapa Service? Sebab, ternyata yang menjadi hamba Tuhan berprofesi sebagai pendeta sangat tak terbilang jumlahnya. Kalau kita membuka Ancestry.com kita dapat membaca nama-nama keluarga Tobing yang tinggal di Inggris, dan Amerika. Tapi, yang menganggetkan kita kebanyakan yang hijrah ke USA malah Tobing yang berasal dari Irlandia. Lha? Ini menunjukkan bahwa tradisi merantau sampai ke negeri orang sudah jadi tipikal Tobing.Jangan heran belakangan ada beberapa orang Jepang ikutan latah memakai marga Tobing. Nama yang pernah sangat terkenal dari marga ini yakni nama dr. Ferdinand Lumban Tobing, yang dicatat sebagai pahlawan nasional. Pernah menduduki berbagai jabatan penting di republik ini, seperti Manteri Penerangan Indonesia. Buku tentang Ferdinad Tobing malah lebih gampang dicari di perpustakaan nasional National Library of Australia (www.nla.gov.au).Yang paling menarik terdapat seorang boru Tobing yang mewakili negara Suriname. Dr.Irma Loemban Tobing-Klein (Suriname) menjabat Secretary-General United Nations Association of Suriname P.o. Box 1359 Paramaribo Suriname Telephone: +597 463 760 , +597 455 500 , +597490 778 Fax: +597 463 760, +697455 019 Email: tobing@sr.net. Dalam sebuah Press Release disebutkan Irma Klein-Loemban Tobing, disebutkan the new Permanent Representative of Suriname to the United Nations, presented her credentials to Secretary-General Kofi Annan today. Mrs. Klein-Loemban Tobing began her career in 1958 with Suriname?s Ministry of Justice, where she headed divisions for the legal protection of children and rehabilitation of delinquents; served as barrister; and eventually became Chief of the Legal Department. From 1982 to 1988, she served as Chief of the Department of Juridical Affairs and Treaties of the Ministry of Foreign Affairs.Her diplomatic career began in September 1988 with her appointment as Counsellor at the Embassy of Suriname in the Netherlands, followed by her first assignment in June 1994 at the Permanent Mission of Suriname to the United Nations. Most recently, she became Ambassador-at-large at the Permanent Mission.Dalam politik luar negeri setelah Leonard Tobing menjadi Duta Besar Republik Indonesia di Praha, tercatat nama Jacob Tobing yang menjadi Duta besar Indonesia untuk Korea Selatan; yang oleh The Japan Times dan The Korea Times (www.times.hankokii.com) memuji-muji pemikiran Jacob Tobing untuk persoalan Korea Utara-Korea Selatan sebagai an Indonesian official. "They agreed to resume the inter-Korean dialogue . . . and they agreed to exchange views over the six-party talks," said Jacob Tobing, Indonesia's ambassador to South Korea. Tobing was at the conference with the South Korean delegation. Selain itu tercatat nama Artauli RM Panggabean Tobing, yang tercatat sebagai duta besar Indonesia untuk Vietnam (Indonesian Ambassador to Vietnam);dan Dewi Gustina Tobing ?sebagai Fisrt Secretary KBRI Buonos Aires, juga tercatat marga Tobing yang menjadi staff local KBRI di Tokyo. Juga tercatat nama Martamba Tobing (Konsul Indonesia dari Hamburg).Banyak Marga Tobing yang menonjol di bidang akademis. Baik yang menjadi guru besar di dalam negeri bahkan yang menjadi asisten bahkan professor di berbagai perguruan tinggi di luar negeri. Diantaranya terdapat nama: Prof. Ir MPL Tobing (Rektor US XII); Ir. Erina Herawaty Christiana Tobing, MSc; Dr. Ekayani Tobing (UI); Fatimah Tobing Rony, Ph.D (Assistant Professor, Ph.D. Yale University); Dr. Wilson RLTobing, Ak (Perbanas) dan Huala Adolf Tobing Ph.D (UNPAD); Bonggas L. Tobing (dosen Teknik Universitas Sumatera Barat). Dalam penyelenggaraan training di dalam negeri kita mengenal Viktor Tobing, MBA (Viatama Training). Selain itu di luar negeri terdapat nama Dr. med. Sotar Hondur Lumban Tobing Facharzt f?r Allgemeinmedizin, Badearzt; Detmolder Str. 5; 32545 Bad Oeynhausen Innenstadt; Telefon: 0 57 31 / 2 12 47; Fax:05731/21248.Dr.Anne Lumban Tobing Diese kleine Vortr (ahli ilmu politik di Jerman); dan tercatat beberapa marga Tobing yang aktif sebagai akademisi dan telah menjadi warga negara Australia.Di Indonesian Institute terdapat nama Elwin Tobing is a Ph.D. candidate in Economics at the University of Iowa, U.S. He worked for years as a research analyst in Jakarta, Boston Financial Data Services and American International Group (AIG) both in Boston, Massachusetts. He did internship at Arthur D. Little, a multinational consulting company, and Harvard Business School both in Cambridge, Massachusetts. Currently he writing his dissertation and teaching Statistics at Henry Tippie College of Business, the University of Iowa. He is also writing a book Indonesia's Agenda: Building a Value-based Nation to be published soon.Fatimah Tobing Rony dalam sebuah tulisan Women Make Movies disebut sebagai a filmmaker, writer, and educator. Dalam Women Make Movies dia dipuji-puji atas karyanya. She received her MFA in Film (Directing/Production) from UCLA and her PhD in the History of Art from Yale UniversityDalam bidang media massa (jurnalistik) tercatat nama Sumita Tobing, Ph.D (mantan Dirut TV RI) Jurnalis dan Broadcaster Sejati; Maruli Tobing (wartawan Kompas); Paul Tobing (Mantan wartawan Suara Pembaruan). Terdapat nama Hermanto Tobing sebagai fotografer yang karya-karyanya dimuat di www.Guardian.co.ukDalam bidang seni pasca Gordon Tobing muncul nama Sandro Tobing, Jelly Tobing (drum); Joy Tobing (Juara Idonesian Idol I); Jelita Tobing (AFI); Lulu Tobing (Artis); dll.Di dunia kedokteran khususnya seksologi tercatat nama Dr. naek L.Tobing dan Dohar Tobing MD Dohar Tobing; Dept. Orthopaedic Surgery, Jakarta Pusat 10430, Orthopedic Surgeon, Tel: 62-21-3929655Yang berprofesi sebagai polisi tercatat nama Posma Tobing, Drs Erwin TPL Tobing, ?AKP L.Tobing SH (Kapolsek Legok); AKBP Adi Karia Tobing (Kapolres HSU, Banjarmasin Kalimantan); di Angkatan Udara Kolonel Tek Lambok L Tobing (mantan Aslog Kas Koopsau I); Letkol Victor Tobing (Dandim 1701/Jayapura)Di dunia usaha/swasta terdapat namaBing Tobing, Presiden Direktur PT International Nickel Indonesia Tbk; Drs. Simon Tobing, MBA, (Farmasi); Elias L. Tobing, penguaaha garment; Renata Tobing Vice President HSBC; dan Juliandus Tobing. (Director BES, Gedung Bakrie)Hayatinufus A.L.Tobing Seorang pakar dunia boga, Hayatinufus A.L.Tobing atau lebih akrab disapa ibu Tobing. Telah berkecimpung didunia boga selama lebih dari 30 tahun. Setelah sekian tahun menjadi pengajar diberbagai sekolah kejuruan dan SMA, jurusan boga, pada tahun 1977 ia kemudian beralih kedunia media massa, mengasuh rubrik seni masak-memasak di sebuah majalah terkemuka di Indonesia dan menjadi koordinator Dapur uji coba di majalah tersebut. Setelah menjalani masa pensiun,ia melanjutkan profesinya sebagai penulis buku masak. Bersama beberapa teman yang memiliki minat sama, mereka tergabung dalam kelompok pengarang buku masak yang cukup terkenal dan karya mereka merupakan best seller di Indonesia, bahkan diminati di luar negeri.Saat ini tercatat dua orang marga Tobing yang menjabat sebagai Bupati yakni Torang Tobing (Tapanuli Utara) dan Tuani Tobing, M.Si (Bupati Tapanuli Tengah).Dalam profesi pajak dan hokum tercatat berbagai nama yang tak tersebut. *** (hga)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-418411861278584804?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/418411861278584804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=418411861278584804&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/418411861278584804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/418411861278584804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/09/profil-marga-tobing-dunia.html' title='PROFIL MARGA TOBING DUNIA'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-4645882130348173537</id><published>2007-09-05T21:28:00.000+07:00</published><updated>2007-09-05T21:30:08.348+07:00</updated><title type='text'>Tarutung-Siopat Pusoran</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/Rt69Yy14P5I/AAAAAAAAAA0/YvgdauP2RZg/s1600-h/adat_batak.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5106727261146988434" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/Rt69Yy14P5I/AAAAAAAAAA0/YvgdauP2RZg/s320/adat_batak.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Daerah Tarutung yang menjadi ibukota Tapanuli Utara dahulu merupakan wilayah Silindung. Sebuah wilayah yang dihuni oleh marga Pasaribu. Kumpulan marga-marga yang serumpun dengan Pasaribu disebut Siopat Pusoran.Mereka itu adalah Matondang, Tarihoran, Bonda dan Habeahan. Namun entah kenapa pada masa sekarang berdasarkan rapat Pasaribu Saruksuk mereka yang disebut Opat Pusoran tersebut adalah Habeahan, Bondar, Gorat dan Saruksuk.Kota Tarutung sendiri mulai dikenal saat marga Hasibuan mulai datang dan menikah dengan boru Pasaribu yaitu Guru Mangaloksa Hasibuan.Setelah itu GM Hasibuan mempunyai anak-anak yaitu Si Raja Nabarat (Hutabarat), Si Raja Gabe (Panggabean), Si Raja Galung (Hutagalung), Si Raja Toruan (Hutatoruan). Berafiliasi menjadi Hutabarat, Panggabean anak-anaknya Panggabean dan Simorangkir, Hutagalung, Hutatoruan anak-anaknya Hutapea dan Lumbantobing. Dominasi komunitas muslim marga Hutagalung dalam bidang ekonomi di Tanah Batak terjadi antara 1513-1818 M. Mesjid pertama di Silindung didirikan oleh marga Hutagalung pada abad 14. Komunitas muslim ini dengan karavan-karavan kuda menjadi komunitas pedagang penting yang menghubungkan Silindung, Humbang Hasundutan dan Pahae. Pada abad ke-16 ini marga Hutagalung mendirikan mesjid lokal kedua di Silindung.Marga Hutagalung ini juga yang diyakini pertama sekali membangun pelabuhan maritim di Sibolga yang menjadi cikal bakal kota Sibolga sekarang. Secara umum kalangan Siopat Pusoran, menguasai daerah Silindung sampai pesisir Sumatare Utara. Sultan Ibrahimsyah Pasaribu merupakan tokoh pimpinan kesultanan Barus Raya (Hilir) dari rumpun marga ini.Dalam politik ekonomi, Kelompok Siopat Pusoran selalu berlawanan secara politik di era dinasti Sisingamangaraja. Alasannya adalah kompetisi dalam penguasaan jalur ekonomi dari dan ke tanah Batak. Persaingan itu terus berlanjut sampai zaman penjajahan Belanda dimana Raja Huta, Pontas Lumbantobing dari Saitnihuta, Silindung, menjadi antipode dari Sisingamangaraja XII, maharaja di wilayah huta-huta Batak, dan menjadi pihak pendukung Belanda.Dimasa sekarang, Keturunan Siopat Pusoran banyak yang berhasil dan menjadi tokoh penting di Indonesia. Contohnya, Jenderal M. Panggabean dan F.L Tobing serta masih banyak lagi yang menjadi konglomerat dan bupati/walikota di Sumatera Utara. Menurut wikipedia: Hutagalung adalah salah satu marga dari suku batak, termasuk golongan batak toba. Hutagalung merupakan salah satu anak dari Hasibuan, memiliki 3 saudara, yaitu Tobing, Hutabarat, dan Panggabean. Keturunan marga Hutagalung dilarang menikah dengan sesama marga Hutagalung dan dengan marga Hasibuan.Kelompok Marga Hutagalung di Tarutung merupakan elemen pertama Batak melakukan kontak dengan dunia luar di pesisir barat Sumatera. Mereka menjadi penghubung antara masyarakat pedalaman Batak dan dunia internasional karena profesi mereka yang pedagang.Di Tarutung, mereka membangun mesjid pertama pada abad-14 dan beberapa mesjid berikutnya namun semuanya dihancurkan oleh penjajah Belanda pada abad ke-19. Keturunan Hutagalung, khususnyanya yang muslim dibasmi oleh Belanda dari Silindung.Daerah lain di Tarutung adalah Sipoholon yang dihuni marga turunan Naipospos seperti Hutauruk, Simanungkalit, Situmeang, Marbun dll &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-4645882130348173537?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/4645882130348173537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=4645882130348173537&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/4645882130348173537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/4645882130348173537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/09/tarutung-siopat-pusoran.html' title='Tarutung-Siopat Pusoran'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/Rt69Yy14P5I/AAAAAAAAAA0/YvgdauP2RZg/s72-c/adat_batak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3944565808153670612.post-8179835908784072529</id><published>2007-09-05T21:12:00.000+07:00</published><updated>2007-09-05T21:19:26.860+07:00</updated><title type='text'>Filsafat Mangulosi &amp; Jenis-jenis Ulos</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/Rt66sy14P4I/AAAAAAAAAAs/z1tgwy0vz5M/s1600-h/untitled.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5106724306209488770" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/Rt66sy14P4I/AAAAAAAAAAs/z1tgwy0vz5M/s320/untitled.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Mangulosi adalah salah satu hal yang teramat penting dalam adat Batak.Kenapa begitu dan darimana semua ini bermula ?Beginilah filsafatnya...Dulu...para nenek moyang kita selalu berusaha untuk menghangatkan tubuhnyadengan berbagai cara untuk kesehatan dan kenyamanan. Masalahnya , paraleluhur kita hidupnya bukanlah di kota-kota besar, tetapi di pegunungan yangjauh di atas permukaan laut ( sea level ). Jadi jangan tersinggung kalausalah satu sebutan untuk bangso kita adalah ' Orang Gunung '.Di daerah tadi, tentu saja suhunya sangat dingin dan leluhur kita selalumencari akal untuk menciptakan rasa hangat yang ideal. Satu contohnya bisakita lihat dari umpasa ini'Sinuan bulu mambahen las, Sinuan partuturan sibahen horas'Itulah sebabnya di kampung kita banyak sekali terdapat tanaman bambu = bulu.Selain dimaksudkan untuk menangkal musuh dan ancaman hewan buas, bambu taditernyata sengaja dibuat untuk menciptakan rasa hangat melingkupi rumahsekelilingnya. Logis kan...? Simpelnya begini, kawanan bambu yang salingmengait akan menghambat hembusan angin.Leluhur kita menyebutkan bahwa ada 3 unsur kehidupan ; darah, nafas, danrasa hangat. Hangat dalam bahasa kita adalah ' las '. Kita tentu pahamucapan semacam ' las roha '..adalah ungkapan yang menggambarkan rasasukacita yang dalam. Dari sini, kita makin paham, kehangatan adalah hal yangteramat di inginkan bangso kita.Dulu, leluhur mengandalkan sinar matahari dan perapian sebagai pencipta rasahangat. Tapi setelah dipikir-pikir...matahari itu datang dan pergi tanpabisa dikontrol, lagipula datangnya siang hari. Sementara malam haridinginnya minta ampun. Api tidak praktis digunakan waktu tidur karenaresikonya besar.Akhirnya ditemukanlah Ulos. Jangan heran kalau ulos yang kita kenal sekarangdulunya dipakai tidur lho. Tapi jangan salah juga, dulu..kualitasnya jauhlebih tinggi, tebal, lembut, dan motifnya sangat artistik ( saya pernahlihat contohnya di ruma parsangtian Frank Alexander Radja PanggomgomHutapea ).Sejak saat itu, ulos makin digemari karena praktis. Kemana saja merekamelangkah, selalu ada ulos yang siap membalut tubuhnya dalam kehangatan.Ulospun jadi kebutuhan yang vital, karena sekaligus juga dijadikan bahanpakaian yang indah = uli. Kalau ada pertemuan kepala-kepala kampung, seluruhpeserta melilitkan ulos di tubuhnya.Sedemikian pentingnya ulos ini untuk kehidupan sehari-hari, sehingga paraleluhur kita selalu memilih ulos sebagai hadiah atau pemberian untukorang-orang yang mereka sayangi.Nyatalah sekarang umpasa yang mengatakan :'Si dua uli songon na mangan poga malum sahit bosur butuha 'Akhirnya, ulos pun masuk dalam adat yang sakral dan dibuat aturannya. Kitaharus paham aturan-aturan yang dimaksud :- Ulos hanya diberikan kepada pihak kerabat yang tingkat partuturannya lebihrendah. Misal ; dari hulahula untuk parboruan; dari orangtua untukanak-anaknya; dari haha untuk angginya. Jadi kita tak akan pernah menemukanorang Batak yang mangulosi orang tuanya sendiri atau ada seorang adik yangtanpa perasaan bersalah mangulosi abangnya. Tak ada itu.- Karena ulos telah dibuat menjadi beberapa macam, sudah barang tentutidaklah sembarangan memberi ulos (mangulosi) kepada orang-orang. MisalnyaRagidup sebagai ulos panggomgom untuk ina ni hela, Sibolang atau Ragihotangsebagai ulos pansamot untuk ama ni hela. ( kalau ada yang belum pahamistilah kekerabatan ini, tolong baca lagi souvenir sebelumnya - Paratur niparhundulon -, jadi bukan salah saya lho...)Cara pemakaian ulos ada 3 :1. Siabithononton (dipakai) : Ragidup, Sibolang, Runjat, Djobit,Simarindjamisi, Ragi Pangko.2. Sihadanghononton (dililit di kepala atau bisa juga ditengteng) : Sirara,Sumbat, Bolean, Mangiring, Surisuri, Sadum.3. Sitalitalihononton (dililit di pinggang) : Tumtuman, Mangiring,Padangrusa.Jaman sekarang, terutama Batak yang sudah tinggal di kota, ulos mutlakdigunakan sebagai pendukung ritual adat saja, karena ulos = blanket yangmacam-macam sudah bisa kita dapatkan dengan mudah dan sekarang kebanyakandari kita pasti berpikiran kalau memakai ulos akan kelihatan seperti orangbodoh. Apa boleh buat, itu tergantung dari selera, pergaulan, dan sejauhmana kita mencintai ulos. Tapi terus terang saya tidak bisa memastikan itusalah, benar, atau tidak salah dan tidak benar.Sekedar informasi saja, di Surabaya sini banyak sekali orang Madura yangbangga menggunakan pakaian khas daerahnya di depan public, dan jangan bilangkalau mereka itu kampungan !Kita harus berterima kasih kepada Martha Ulos atau Eva Gracia Ulos yang maumelestarikan seni maha kaya ini.Berikut adalah jenis-jenis ulos yang biasa digunakan dalam acara adatsekarang ini. Jadi kalau ada jenis ulos yang anda ketahui, tapi tidaktercantum disini, anda boleh menambahi berdasarkan fakta dan persetujuankita semua. Kita memang kehilangan lecture asli mengenai ragam ulos. Tanpaada kesan menghakimi, saya menduga, orang Belanda telah mencurinyaProbably).Ada 12 jenis berdasarkan motif dan fungsinya dalam ritual adat :MANGIRINGSering diberikan sebagai ulos parompa = gendongan anak, juga dihadiahkankepada dua kekasih ataupun pasangan muda, dengan harapan, anak yang akanmemakai parompa ini akan terus dalam iringan oangtuanya.Kepada pasangan pengantin, ulos ini diberikan sembari mengucapkan sebaitumpasa :' Giringgiring gostagosta, sai tibu ma hamu mangiringiring huhutmangompaompa 'Cara memakainya : sitalihononton atau sinampesampehon = dijadikan selendang.MANGIRING PINARSUNGSANGUlos ini diberikan kalau ada acara adat yang masisuharan/marsungsang =kacau. Misalkan, ada pihak yang semula adalah hulahula kita, tapi kemudianmenjadi pihak boru karena alasan pernikahan. Ulos inilah yang patutdiberikan kepada pengantin sembari berucap :' Rundut biur ni eme mambahen tu porngisna, masijaitan andor ni gadongmambahen tu ramosna 'artinya, biarlah partuturon jadi sedikit kacau kalau itu demi kebaikan.Lihatlah, betapa mulia adat kita Batak. Seharusnya kita bangga.Cara memakainya : sitalihononton atau sinampesampehon.BINTANG MAROTUR/MARATURBeginilah leluhur kita menyebut ulos ini : On ma ulos ni Siboru Habonaran,Siboru Deak Parujar, mula ni panggantion dohot parsorhaon, pargantangpamonori, na so boi lobi na so boi hurang. Artinya adalah kebijaksanaan.Sekedar info, Deak Parujar adalah tokoh Batak paling bijaksana dan ini akansaya rampungkan dalam kisah tarombo.Ulos ini juga disebut sebagai siatur maranak, siatur marboru, siaturhagabeon, siatur hamoraon.Cara memakainya : sitalihononton atau sinampesampehon.GODANGDisebut juga Sadum atau Sadum Angkola. Indah nian ulos ini, dan harganya puncukup indah. Walaupun derajat ulos ini masih di bawah Ragidup, kalau masalahharga ulos ini jangan diadu.Ulos godang kita berikan kepada anak kesayangan kita, yang membawa sukacitadalam keluarga. Inilah yang diharapkan dengan adanya pemberian ulos ini,supaya kelak si anak makin membawa hal-hal kebajikan yang godang = banyak,mencapai apa yng dicita-citakannya dan mendapat berkat yang godang pula dariDebata = Tuhan.Cara memakainya : dibuat baju, sinampesampehonRAGIHOTANGUlos inilah yang umumnya lebih banyak diuloshon = diberikan saat ini.Kelihatan sangat anggun saat ulos ini diuloshon = dipakaikan = disandangkan,terlebih kalau jenisnya dari motif yang paling bagus. Ragihotang terbaikdisebut ' Potir si na gok '.Ada beberapa umpasa yang bisa digunakan ketika manguloshon yang satu ini,yakni :'Hotang do ragian, hadanghadangan pansalongan sihahaan gabe sianggian, molohurang sinaloan ''Hotang binebebebe, hotang pinulospulos unang iba mandele, ai godang dotudostudos ''Tumbur ni pangkat tu tumbur ni hotang tu si hamu mangalangka sai di si mahamu dapotan ''Hotang hotari, hotang pulogos gogo ma hamu mansari asa dao pogos ''Hotang do bahen hirang, laho mandurung porapora sai dao ma nian hamu nasirang, alai lam balga ma holong ni roha ''Hotang diparapara, ijuk di parlabian sai dao ma na sa mara, jala sai ro maparsaulian 'Cara memakainya : dibuat baju, sinampesampehonSITOLUNTUHO/SITOLUTUHOAda keistimewaan dari ulos ini, terlihat jelas dalam motif gorganya terdapattolu = tiga tuho = bidang arsiran. Tak salah lagi ini pasti menggambarkanDalihan Na Tolu ( baca souvenir sebelumnya ' Paratur ni Parhundulon ' ).Jadi jelaslah tujuan ulos ini diberikan. Setelah wejangan Dalihan Na Toludiberikan, kita jangan lupa manghatahon = mengucapkan ' sitolu saihot ',yakni :1. Pasupasu asa sai masihaholongan jala rap saur matua :'Sidangka ni arirang na so tupa sirang, di ginjang ia arirang, di toru iapanggongonan...badan mu na ma na so ra sirang, tondi mu sai masigomgoman '2. Pasupasu hagabeon :'Bintang na rumiris ombun na sumorop anak pe di hamu riris, boru pe antongtorop'3. Pasupasu pansamotan :'Bona ni aek puli, di dolok Sitapongan, sai ro ma tu hamu angka na uli,songon i nang pansamotan 'Cara memakainya : sinampesampehon.BOLEANUlos ini diberikan kepada anak yang kehilangan orangtua nya. Bolean =membelaibelai, dimaksudkan untuk mangapuli = membelai hati si anak agarselalu tabah.Cara memakainya : sinampesampehon.SIBOLANGDisebut juga sibulang dan diberikan kepada orang sibulang = orang yangdihormati karena jasanya. Misalkan ulubalang yang mengalahkan musuh, atauyang bisa membinasakan binatang pemangsa yang mengganggu.Jaman sekarang, ulos ini diberikan kepada amang ni hela dan ulos ini disebutsebagai ulos pansamot na sumintahon supaya amang ni hela tadi bisa menjaditempat bersandar dan berlindung, na gogo mansamot jala parpomparansibulangbulangan :'Marasar sihosari di tombak ni panggulangan sai halak na gogoma hamu mansarijala parpomparan sibulangbulangan 'Ulos sibolang juga sering dipakai untuk menghadiri upacara kematian.Sekaligus ulos ini dililitkan di kepala dari namabalu = isteri/suami yangditinggalkan.Cara memakainya : dibuat baju, sinampesampehonRAGIDUPBetapa sulit dan lelahnya membuat ulos ini, karena motifnya sungguh rumit.Dan memang inilah ulos paling tinggi derajatnya dalam adat kita Batak. Kalaukita cermati rupa gorga dalam ulos ini, seolah-olah semuanya hidup danbernyawa. Itu sebabnya dinamakan Ragidup ( aragi = hidup ). Inilah ulossimbol kehidupan. Umumnya orang Batak ingin hidup dalam waktu yang lama danjarang/tidak pernah ada orang Batak yang saya dengar bunuh diri. Orang Bataktak takut hidup dalam kemiskinan yang mendera untuk terus berjuang demihidup. Kita adalah survivors. itu sebabnya ada umpasa seperti berikut :'Agia pe lapalapa asal di toru ni sobuan agia pe malapalap asal ma dihangoluan, ai sai na boi do partalaga gabe parjujuon 'Bagian-bagian dari ulos ragidup, namanya dan artinya :- Ada dua sisi tepi sebagai batas, yang menjelaskan kalau semua yang ada didunia ini ada batasnya.- Dua sisi tadi mengapit tiga bagian dan disebut ' badan '. Bagian palingujung dimana bentuknya kelihatan sama disebut ' ingananni pinarhalak '.Ingananni pinarhalak terbagi dua lagi , yakni ingananni pinarhalak baoa daningananni pinarhalak boruboru. Bagian 'badan ' tadi warnanya merah kehitamandan ditingkahi garis-garis putih yang disebut 'honda '. Ingananni pinarhalaktadi adalah simbol hagabeon, maranak dan marboru. Masih terdapat tiga simbollagi di sana, yakni :1. Antinganting, adalah simbol hamoraon, karena antinganting biasanyaterbuat dari emas.2. Sigumang = beruang, yakni simbol kemakmuran. Beruang adalah binatang yangbekerja tepat dan efisien, tidak banyak aksi.3. Batu ni ansimun, melambangkan hahipason (ansimun sipalambok, taoarsipangalumi).Di celah ketiga simbol ini, ada lagi macam bunga yang disebut 'ipon', dan dicelah iponipon tadi ada yang disebut dengan 'rasianna'.Cara mangarasi = memeriksa Ragidup yang baik :1. Ulos itu kelihatan jernih2. Tenunannya rapi dan ukurannya benar ( Martha Ulos mungkin tahu, atauBelanda ? )3. Honda harus berjumlah ganjil.4. Jumlah ipon harus benar.Cara memakainya : dibuat baju, sinampesampehon.RAGIDUP SILINGGOMPerbedaan ulos ini dengan Ragidup biasa adalah bagian ' badan '. Ulos inipunya badan yang kelihatan lebih linggom = gelap. Ulos inilah yang palingtepat diberikan kepada anak yang punya pangkat dan punya kuasa, denganmaksud, kita bisa marlinggom = berlindung di bawah kebijaksanaannya. Inibisa juga kita berikan kepada petinggi yang mendatangi kampung kita.Ragidup Silinggom tidak diperjual belikan. Tapi entahlah ada pihak tertentuyang melakukannya. Sebenarnya, ulos jenis ini hanya akan ditenun bila adapemesannya.Cara memakainya : sinampesampehon.PINUSSAANMasih termasuk Ragidup. Cara memakainya pun sama.SURISURI/TOGUTOGU/LOBULOBUIni ulos yang eksentrik. Rambu-rambunya tidak dipotong hingga kedua ujungnyabersatu sebagaimana layaknya kain sarung. Dan hanya wanita lah yang memakaiulos ini. Dimaksudkan, agar mereka kelihatan sopan karena ini pakaianrumahan. Jenis ini juga paling banyak dijadikan parompa.Dinamakan lobulobu supaya segala kebaikan marlobu = masuk ke rumah orangyang memakainya.Apabila ada boruboru yang menggendong ibotonya = adik laki-laki yang kecil,dia akan bersenandung :'Ulos lobulobu marrambu ho ditongatonga tibu ma ho ito dolidoli, jalamambahen si las ni roha 'Apabila dia menggendong adik perempuannya, dia akan bersenandung :' Ulos lobulobu marrambu ho ditongatonga sinok ma modom ho anggi, suman tuboru ni namora 'Disadur dari Djambar Hata - oleh Ompu ni MarhulalanBotima&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;Hadanallah&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3944565808153670612-8179835908784072529?l=alitio1.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://alitio1.blogspot.com/feeds/8179835908784072529/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3944565808153670612&amp;postID=8179835908784072529&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/8179835908784072529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3944565808153670612/posts/default/8179835908784072529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://alitio1.blogspot.com/2007/09/filsafat-mangulosi-jenis-jenis-ulos.html' title='Filsafat Mangulosi &amp; Jenis-jenis Ulos'/><author><name>ALITIO TOBING</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07396456827732612075</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='22' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_qN_4IWu2c-s/R3PFBlkxB6I/AAAAAAAAAFo/kCoAc_dkPgk/S220/Khilafah.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_qN_4IWu2c-s/Rt66sy14P4I/AAAAAAAAAAs/z1tgwy0vz5M/s72-c/untitled.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
